SUKABUMI, Mbinews.id – Mantan Wakil Kepala Sekolah SMA PGRI Ciaul Baru, A Sutrisna Subandi mendorong Pemerintah Kota Sukabumi untuk memberikan dukungan lebih kepada sekolah swasta di Kota Sukabumi, Minggu (02/10).
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri acara reuni akbar lintas angkatang 1984-1988 di Rinjani Resto Sukabumi. Saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan Pemerintah Kota Sukabumi sudah seharusnya mengambil peran yang jelas dalam memberikan dukungan terhadap sekolah swasta.
“Satu-satunya kesulitan bagi sekolah swasta yaitu bagi penerimaan murid baru. Jadi orang lebih cenderung memilih ke sekolah negeri, nah disitu harusnya Pemerintah Kota Sukabumi mengambil peran,” ujarnya.
Baca Juga: Putuskan Jadi Mualaf, Tahanan Polsek Cikole Ikrarkan Kalimat Syahadat
Lanjutnya, dukungan moril maupun materil dari Pemerintah Kota Sukabumi tentunya sangat dibutuhkan oleh seklah-sekolah swasta di Kota Sukabumi.
“Jangan hanya memfasilitasi sekolah negeri saja, contoh selalu dibangunkan ruang kelas baru,” bebernya.
Masih menurut Subandi, menurutnya kwalitas murid lulusan sekolah swasta juga tidak kalah dari lulusan sekolah negeri. Oleh karena itu dirinya menekankan, sudah sepatutnya Pemerintah Kota Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan sekolah swasta.
“Karena tidak dipungkiri, lulusan dari sekolah swasta juga saat ini banyak yang menjadi orang yang berhasil,” pungkasnya.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi, Buka Pelatihan LPK Bagi Pramuka
Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat beberapa sekolah swasta di Kota Sukabumi yang memang sudah berada di ujung tanduk. Bahkan ada sekolah swasta yang hanya memiliki murid belasan dari seluruh tingkatan kelas yang ada.
Tentunya hal tersebut berbanding terbailk dengan kondisi sekolah negeri yang menjadi favorit para siswa maupun orang tua. Mesikipun telah ditetapkan zonasi dalam cara penerimaan siswa untuk menghindari terjadinya ketimpangan pada sekolah yang ada, namun hingga saat ini metode tersebut masih belum beerjalan maksimal.
Faktanya dilapangan saat ini, mayoritas siswa maupun orang tua lebih memilih sekolah negeri untuk dijadikan sarang pendidikan. (Ardan/Wan/Mbi)