SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2026 dengan tema “Pengembangan Tenaga Kerja yang Terampil Berbasis Vokasi di Wilayah Kota Sukabumi”, di Aula Politeknik Kota Sukabumi. Senin (9/2/2026).
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, perwakilan Bappeda, Direktur Politeknik Sukabumi, para kepala SKPD, serta sekitar 100 peserta dari organisasi, sekolah kejuruan, lembaga pelatihan kerja (LPK), calon pekerja migran, dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Punjul Saepul Hayat, menyampaikan, forum ini diselenggarakan sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027 dan bertujuan menyelaraskan program hasil Musrenbang tingkat kecamatan dengan program antarperangkat daerah.
“Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan seluruh program ketenagakerjaan sehingga target pembangunan tenaga kerja di Kota Sukabumi dapat tercapai secara optimal,” ujar Punjul.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki secara resmi membuka FPD dan menegaskan, agenda ini merupakan realisasi janji politiknya, khususnya dalam upaya penyelesaian persoalan pengangguran.
“Program ketenagakerjaan, termasuk pemberangkatan pekerja migran, sudah mulai direalisasikan. Ini langkah nyata pemerintah daerah untuk menurunkan pengangguran, mengurangi kemiskinan dan stunting, serta mengatasi permasalahan rumah kumuh,”katanya..
Ayep mengarahkan, seluruh peserta untuk menanamkan nilai jujur, amanah, komitmen, dan konsisten dalam pelaksanaan program. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan simbolis calon pekerja migran dan penyerahan simbolis kepada peserta dari LPK dan sekolah.
Hingga saat ini, sekitar 300 peserta telah menjalani pendidikan dan siap diberangkatkan, sementara target pendaftaran mencapai 3.500 peserta, dengan jumlah pendaftar awal 700 orang.
Pemkot Sukabumi juga , membuka kesempatan bagi masyarakat tanpa ijazah, selama memiliki KTP Kota Sukabumi, untuk tetap difasilitasi mengikuti program ketenagakerjaan.
“Melalui Forum Perangkat Daerah ini, kami berharap tercipta sinergi antarpemangku kepentingan sehingga tenaga kerja Kota Sukabumi semakin terampil, berdaya saing, dan berbasis vokasi,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.









