Breaking News
Trending Tags

Peredaran Pupuk Kota Sukabumi Aman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Meskipun peredaran pupuk bersubsidi di Kota Sukabumi tergolong aman, namun jumlah kebutuhannya setiap tahun selalu alami penurunan.”Pasti alami penurunan kebutuhan pupuk subsidi di kita, sebab adanya perubahan ahli fungsi lahan yang luar biasa setiap tahunya,”ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi, Selasa,(30/07/2019).

Kardina menjelaskan, berdasarkan laporan rekapitulasi hasil validasi dan verifikasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk sub sektor tanaman pangan dan hortikultura hingga Juni 2019 yakni 308,30 ton untuk urea, 353,85 ton NPK, dan 60,08 ton organik.”Sedangkan untuk pupuk Petro Kimia Gresik sebanyak 32,00 ton Za dan 172,00 ton SP-36,”ujarnya.

Selain itu juga, lanjut Kardina tak hanya luas lahan yang mulai berkurang. Musim panas tahun ini juga relatif panjang. Pola tanam juga kemungkinan berubah. Jadi, para petani menunggu mulai hujan untuk bertanam.”Dimusim kemarau ini juga, di kita tidak alami kekeringan yang besar, cukup kecil sekitar  0,025 hektare,”ujarnya.

Kardina mengatakan, kalau untuk kebutahan tahun ini sekitar 1410 hektare , kalau kebutuhan pemupukanya 1 hektare itu sekitar 1 ton tinggal dikalikan saja. Kemudian Usulan itu juga tidak semua bisa terpenuhi, sebab kadang-kadang ada pembagian langsung dari kementrian ada juga pembagian alokasi.”Pupuk itu kan subsisidi, jadi jika petani sudah memiliki kartu tani itu mendapatkan subsisidi, kecuali tidak memiliki kartu tersebut,”terangnya.

Karfina juga akan terus mensosialisasaikan manfaat kartu tani tersebut, sebab dari 40 petani di Kota Sukabumi baru sekitar 20 persen yang sudah memiliki kartu tersebut.”Tahun kemarin itu kita sosialisasikan, dan seharusnya ditahun ini bisa diterapkan. Tapi masih banyak petani yang belum mengerti manfaat kartu tani tersebut, padahal kartu tani itu berguna juga untuk asuransi ketika terjadi gagal panen,”terangnya.

Di Kota Sukabumi sendiri ada lima perusahaan yang mendistribusikan pupuk bersubsidi tersebut. Mereka terdiri dari PT Benteng Purwa Putra, CV. Keluarga Tani, PT Citra Kurnia Putra, PT PPI, dan PT Roda Bumi Nusantara.”Perusahaan ini menjadi distributor pupuk bersubsidi untuk tujuh kecamatan di Kota Sukabumi,” pungkasnya.(Ardan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Mabuk Berat, Gadis Belia Sukabumi Ditemukan Tersungkur

    Diduga Mabuk Berat, Gadis Belia Sukabumi Ditemukan Tersungkur

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Seorang gadis belia di Kota Sukabumi, ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan dekat pelataran rumah warga. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebut, sempat membuat panik warga sekitaran Kampung Babakan Bandung, Kecamatan Citamiang. Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja mengatakan, pihaknya menerima aduan dari warga sekitar pukul 06.00 WIB. Atas aduan […]

  • Perumda Tirta Raharja Bandung Capai 107.000 Pelanggan, Cek Sumber Mata Airnya

    Perumda Tirta Raharja Bandung Capai 107.000 Pelanggan, Cek Sumber Mata Airnya

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews.id – Penambahan pemasangan pelanggan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung tahun 2021 ini sampai bulan September tercapai sebanyak 107.000 pelanggan. Hal ini dikatakan Supervisor Humas dan Protokol PERUMDA Air Minum Tirta Raharja Novi Ratna Ningrum saat menghadiri undangan Konferensi kerja PWI Kabupaten Bandung 2021 di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (1/11/2021). Novi yang […]

  • Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

    Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Banyak lagu-lagu pop sunda yang sedang naik daun saat ini. Saking tenarnya, lagu ini pun kerap dibawakan oleh sejumlah artis kenamaan. Sebut saja lagu “Jayanti” saat dibawakan artis Ade Astrid. Di sejumlah media sosial, lagu ini ditonton hingga ratusan ribu bahkan jutaan. Namun demikian, pencipta lagu “Jayanti” Abah Anton merasakan tidak […]

  • Ketua Harian Gugus Tugas Bandung Apresiasi Terapkan Standarisasi Protokol Kesehatan Di Gereja

    Ketua Harian Gugus Tugas Bandung Apresiasi Terapkan Standarisasi Protokol Kesehatan Di Gereja

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi penerapan standarisasi protokol kesehatan di gereja. Bahkan sampai saat ini masih ada gereja yang masih belum membuka aktivitas beribadahnya walaupun regulasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah memperbolehkannya. Ema mengungkapkan, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional, rumah ibadah sudah mulai […]

  • Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Perintis Berdaya Connect, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Program ini dirancang sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat kapasitas UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif, berdaya […]

  • Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO,  Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO, Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan akan terus lakukan 3T (tracing, tracking, treatment) sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Meski pun saat ini, pelacakan epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung sudah di atas standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Kita tetap lakukan 3T dengan pegangan ketentuan dari WHO yaitu harus mencapai 1 per […]

expand_less