Breaking News
Trending Tags

SAE Makin Menyebar Di Kota Bandung, Oded: Apresiasi wilayah Dan Kelompok Pemuda Mandiri

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Buruan Sae (Sehat, Alami dan Ekonomis) terus menyebar ke berbagai sudut Kota Bandung. Termasuk di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Untuk mengetahui secara langsung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pun mengunjungi kawasan tersebut.

Oded meninjau lokasi yang tersebar di kawasan itu 12 titik. Seperti budi daya ikan dalam ember, pakcoy, Terong, Salada, Kangkung dan berbagai tanaman sayuran lainnya.

Atas hal tersebut, Oded mengapresiasi wilayah tersebut dan Kelompok Pemuda Mandiri. Pasalnya watga telah bergerak dan berinovasi. Ia pun yakin wilayah tersebut bisa berkembang.

“Harapan Mang Oded dengan program ini, masyarakat terus mempercantik wilayah masing-masing,” ujarnya di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu 10 Februari 2021.

“Buruan SAE akronim, selain Sae secara harfiah (indah) akronimnya Sehat, Alami dan Ekonomis. Jadi, mudah-mudahan program ini bisa diterapkan disemua wilayah,” tuturnya.

Menurut Oded, banyak manfaat Buruan Sae. Masayarakat bisa memanfaatkan sayuran untuk dikonsumsi. Sehingga memiliki nilai ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Beberapa di wilayah Kota Bandung punya Buruan SAE, karena sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Oded.

Banyak manfaat dengan menerapkan Buruan SAE, yaitu lingkungan menjadi sehat juga sebagai pengintegrasian pengelolaan sampah.

“Dari Buruan SAE ini lingkungan menjadi sehat, karena diintegrasikan dengan pengelolaan sampah, sehingga banyak RW di Kota Bandung yang tidak buang sampah ke TPS,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukajadi, Tubagus Agus Mulyadi menyampaikan, kawasan tersebut mulai memanfaatkan lahan setelah hadirnya Kampung Tohaga Lodaya. Atas inisiasi setiap warga, maka lahan dimanfaatkan untuk ditanami sayuran.

“Ini mulai kita sentuh saat diluncurkan Lembur Tohaga Lodaya. Ini cocok tempatnya dan partisipasi serta inisiatif masyarkat luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Mandiri, Bambang mengungkapkan, Buruan SAE yang berjalan 8 bulan ini telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga.

“Bantuan dari pemerintah pun datang, seperti Budikdamper, bibit sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Lahan yang dimanfaatkan ini, lanjut Bambang sekitar 6 meter persegi, terus ditanami sayuran dan buah-buahan sampai binatang unggas seperti ayam. Ini semua untuk warga dimanfaatkan.

“Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alahamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya. (yan)** mengapresiasi wilayah tersebut dan Kelompok Pemuda Mandiri. Pasalnya watga telah bergerak dan berinovasi. Ia pun yakin wilayah tersebut bisa berkembang.

“Harapan Mang Oded dengan program ini, masyarakat terus mempercantik wilayah masing-masing,” ujarnya di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu (10 /2/2021).

“Buruan SAE akronim, selain Sae secara harfiah (indah) akronimnya Sehat, Alami dan Ekonomis. Jadi, mudah-mudahan program ini bisa diterapkan disemua wilayah,” tuturnya.

Menurut Oded, banyak manfaat Buruan Sae. Masayarakat bisa memanfaatkan sayuran untuk dikonsumsi. Sehingga memiliki nilai ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Beberapa di wilayah Kota Bandung punya Buruan SAE, karena sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Oded.

Banyak manfaat dengan menerapkan Buruan SAE, yaitu lingkungan menjadi sehat juga sebagai pengintegrasian pengelolaan sampah.

“Dari Buruan SAE ini lingkungan menjadi sehat, karena diintegrasikan dengan pengelolaan sampah, sehingga banyak RW di Kota Bandung yang tidak buang sampah ke TPS,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukajadi, Tubagus Agus Mulyadi menyampaikan, kawasan tersebut mulai memanfaatkan lahan setelah hadirnya Kampung Tohaga Lodaya. Atas inisiasi setiap warga, maka lahan dimanfaatkan untuk ditanami sayuran.

“Ini mulai kita sentuh saat diluncurkan Lembur Tohaga Lodaya. Ini cocok tempatnya dan partisipasi serta inisiatif masyarkat luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Mandiri, Bambang mengungkapkan, Buruan SAE yang berjalan 8 bulan ini telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga.

“Bantuan dari pemerintah pun datang, seperti Budikdamper, bibit sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Lahan yang dimanfaatkan ini, lanjut Bambang sekitar 6 meter persegi, terus ditanami sayuran dan buah-buahan sampai binatang unggas seperti ayam. Ini semua untuk warga dimanfaatkan.

“Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alahamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya. (yan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tika Sulap Tempat Pengolahan Sampah Jadi Lokasi Berswafoto Ria

    Tika Sulap Tempat Pengolahan Sampah Jadi Lokasi Berswafoto Ria

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Percaya atau tidak, Kota Bandung ternyata memiliki spot wisata dan berswafoto ria di tengah lokasi pengolahan sampah. Di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cinambo, Kota Bandung tepatnya RW 01, Anda bisa melihat langsung bagaimana warga mengelola lokasi pengolahan sampah menjadi menarik. Di sepanjang jalannya dihiasi mural motivasi, lalu ada payung-payung kecil yang menggantung menambah […]

  • Pansus DPRD Kota Sukabumi Siap Bahas Tiga Raperda

    Pansus DPRD Kota Sukabumi Siap Bahas Tiga Raperda

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi bentuk tiga panitia khusus (Pansus) untuk tiga rancangan peraturan daerah (Raperda), Rabu (09/06/21). Ketiga Raperda tersebut, yaitu Raperda tentang Perubahan atas perda nomor 3 tahun 2021 tentang retribusi pelayanan-pelayanan kesehatan dan Raperda penyertaan modal untuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (Perumda AM […]

  • Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    Oded Minta OPD Tingkatkan Kualitas Layanan Pada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sekalipun, pada 2020 lalu Kota Bandung sudah mendapat kategori penilaian tertinggi dengan skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,54 atau Pelayanan Prima. Penilaian IPP ini berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Kreatif Usai APBD 2026 Terancam Defisit

    DPRD Kota Bandung Dorong Pemkot Kreatif Usai APBD 2026 Terancam Defisit

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemkot Bandung terancam mengalami defisit anggaran untuk tahun depan. Pada Rancangan APBD 2026, Pemkot masih kekurangan anggaran senilai Rp 300 miliar karena kebijakan dari Pemerintah Pusat. Sebagaimana diketahui, Pemkot Bandung terdampak pemangkasan dana tranfer ke daerah (TKD) Rp 658,49 miliar. Alhasil, efisiensi pun wajib dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anggaran. Rencananya, Pemkot […]

  • Dari Kantong Plastik Bekas Menjadi Produk Bernilai Tinggi, Inovasi FIB Unpad di Sumedang

    Dari Kantong Plastik Bekas Menjadi Produk Bernilai Tinggi, Inovasi FIB Unpad di Sumedang

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 806
    • 0Komentar

    SUMEDANG,Mbinews  – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama BIYA Project menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bertajuk “Dari Sampah Menjadi Berkah: Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Masyarakat” di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis (23/7/2026). Program ini mengajak masyarakat mengubah limbah kantong plastik menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai guna, estetika, dan nilai […]

  • Besok, PWI Peduli Kota Sukabumi Salurkan Bantuan Untuk Bencana Alam Sukabumi

    Besok, PWI Peduli Kota Sukabumi Salurkan Bantuan Untuk Bencana Alam Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

      SUKABUMI,MBinews.id– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, melalui PWI Peduli melakukan aksi bakti sosial (Baksos), guna menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban terdampak bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Bantuan tersebut dijadwalkan akan disalurkan pada Sabtu, 14 Desmeber 2024. Seperti diketahui, sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi, diterpa musibah bencana alam akibat curah hujan deras […]

expand_less