Breaking News
Trending Tags

Yana: Calon Pengantin Wajib Konseling Terkait HIV/AIDS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Bandung kembali mengingatkan agar para calon pengantin melakukan konseling dan pemeriksaan HIV/AIDS sebelum melaksanakan pernikahan. Hal ini sebagai upaya mencegah terjadinya penularan baru HIV/AIDS.

Hal itu juga telah tercantum dalam Pasal 31 ayat 4 Perda tahun 2015 tentang Napza dan penanggulangan HIV/AIDS.

“Setiap calon pengantin diwajibkan melaksanakan konseling terkait HIV/AIDS,” beber Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada kegiatan Program Pencegahan HIV/AIDS pada Calon Pengantin, Kamis 26 Agustus 2021.

Para calon pengantin bisa melakukan konseling di Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, dan rumah sakit.

“Kami menyediakan pelayanan kesehatan bagi calon pengantin. Salah satunya pemerikasan darah untuk mendeteksi berbagai penyakit termasuk HIV,” kata Yana melalui zoom meeting.

Menurutnya, deteksi ini sangat penting bagi para calon pengantin untuk mengetahui statusnya.

“Deteksi ini sangat penting, dengan mengetahui staus HIV/AIDS, calon ini dapat memutuskan lebih awal sebelum terlambat,” kata Yana.

Yana menerangkan, selain pelayanan kesehatan, sosisalisasi maupun edukasi juga wajib dijalankan. Bukan hanya di umur remaja saja yang menjadi usur produktif menikah, tetapi orang tua juga yang hendak menikahkan anak-anaknya.

“Sosialisasi dan edukasi perlu terus dijalankan. Tidak saja kepada muda mudi yang menjadi objek kebijakan, tapi juga orang tua yang hendak menikahkan anaknya,” tutur Yana.

Ia mengungkapkan, Dinas Kesehatan mencatat per bulan April 2021 lalu terdapat 5.716 kasus, penambahan 300-400 orang per tahun.

Berdasarkan klasifikasinya, kasus terbanyak pada usia 20-39 tahun atau 80,97 persen dari total kasus.

“Kita tahu usia tersebut merupakan usia produktif dan masuk siklus pada jenjang pernikahan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA Kota Bandung, Momon Ahmad Imron menyampaikan, kasus HIV/AIDS hampir merata pada jenis kelamin. Ketika terinfeksi, ada risiko untuk mengintervensi pasangannya yang berpotensi kepada bayi dan anak.

“Startegi pencegahan merupakan kunci dalam menanggulangi HIV tidak masuk ke keluarga. Ini meliputi pencegan dari semua mode penularan HIV ke anak,” beber Momon yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Tidak hanya persalinan, sejalan dengan ini akan bersama mencegah dan menanggulangi penyebaran di Kota Bandung,” tambahnya.

Kegiatan pencegahan ini bertujuan mencegah infeksi. Sehingga calon pengantin di Kota Bandung sehat.

“Ini menjadi kunci. Kota Bandung telah menyusun dengan membuat Surat Edaran tentang pelaksaan pelayan kesehatan bagi calon pengantin,” ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, intervensi berdasarkan siklus hidup, berada pada calon pengantin untuk konseling pranikah, konseling gizi seimbang dan sebagainya.

“Pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin. Kesehatan reproduksi kepada KUA dan lembaga agama serta bimbingan perkawain dan konseling,” jelas Ahyani.

“Tujuannya, masalah yang ditemukan dapat diobati atau dikontrol sebelum calon pengantin menikah. Tak hanya itu, calon pengantin juga punya cukup waktu untuk mempersiapkan fisik dan mental dan menempuh kehidupan rumah tangga,” tuturnya.

Ahyani mengatakan, kasus HIV sampai Juni 2021 sebanyak 5.741 orang. Rata-rata temuan baru pertahun 300-400 kasus.

Terbanyak faktor risiko heteroseksual 39,57 persen, penggunaan napza suntik 31,39 persen homoskeusal 22,47 persen dan perinatal 2,61 persen.

Kelompok risiko dominan menularkan HIV/AIDS di Kota Bandung terdapat pada kelompok faktor risiko Heteroseksual naik 2-3 persen per tahun, IDU (pengguna Napza disuntik) turun 2-3 persen pertahun.

“Hanya dari 2 kelompok resiko penularan HIV berdampak pada 69,94 persen kasusu HIV AIDS di Kota Bandung,” jelas Ahyani.

Ia menambahkan, walaupun heteroseksual dan IDU merupakan 2 kelompok dominan risiko penularan HIV, akan tetapi pada kelompok homoskesual mengalami kenaikan 1-2 persen per tahun.

Penularan HIV pada ibu rumah tangga melalui transmisi seks yang saat ini mencapai 11,11 persen dari kasus HIV total rata-rata 40 orang IRT terinveksi HIV pertahun.

Peningkatan kasus pada IRT dapat berdampak peningkatan status epidemic dari terkonsentrasi menjadi generalized epidemic. Maka dari itu harus skrining HIV bagi calon pengantin.

Terdapat program untuk mengatasi hal tersebut yakni “Eta Si Catin” merupakan singkatan edukasi kesehatan reprosduksi bagi calon pengantin.

“Tagline-nya ‘Tah Eta Deui’ (talasemia, HIV/HepB/Sifilis (triple Eliminasi) enyahkan stunting pada anak dengan edukasi dini). Sebagai salah satu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” jelasnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengadakan seleksi terbuka bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Kali ini, panitia seleksi (pansel) yang diketuai oleh Dida Sembada, mengadakan seleksi JPT Pratama, untuk mengisi beberapa posisi yang lowong, Kamis (18/11/2021). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Asep Suhendrawan megatakan, bahwa saat ini […]

  • DPP Bumi Budaya Nawacita Jabar : Siap Menjaga  Dan melestarikan  Budaya leluhur,   Menuju Indonesia Berdaulat Dan Mandiri

    DPP Bumi Budaya Nawacita Jabar : Siap Menjaga Dan melestarikan Budaya leluhur, Menuju Indonesia Berdaulat Dan Mandiri

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBImews.id-  Ratusan budayawan serta  masyarakat adat dan budaya  Jawa Barat , banten dan Seluruh Nusantara  Hadir untuk  bisa merumuskan metode, ide, gagasan dalam melestarikan budaya leluhur untuk bisa dilestarikan dan dijaga dikembangkan dimasa depan, dikumpulkan dalam  Konferensi Bumi Budaya Nawacita,  untuk membangun kesadaran dan komitmen  bersama.  Dalam sambutanya  ketua umum Bumi Budaya Nawacita dan […]

  • Terkait Edaran Surat  Walikota Sukabumi,  Kamal :  DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    Terkait Edaran Surat Walikota Sukabumi, Kamal : DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman mengatakan, di isu wabah COVID-19 saat ini, pihaknya tidak bisa melakukan penundaan pemberangkatan kerja ke luar daerah. Pasalnya, agenda DPRD Kota Sukabumi telah disusun melalui badan musyawarah (banmus) selama 1 bulan kedepan. Meskipun diakui Kamal, ada sebagin anggota dewan saat ini tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) […]

  • Dari Panggung Seni ke Generasi Muda, BNNP Jabar Perkuat Kampanye Antinarkoba

    Dari Panggung Seni ke Generasi Muda, BNNP Jabar Perkuat Kampanye Antinarkoba

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 816
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews– Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat melalui pendekatan yang kreatif dan berbasis budaya lokal. Salah satunya diwujudkan melalui Pasanggiri Agung Kawih Sinom bertajuk “Narkoba Musuh Bangsa” yang digelar di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (14/9/2026). Pagelaran tersebut menjadi ruang bagi pelajar, […]

  • Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    Wajib Diketahui Apa Itu Virus Corona Alias Covid-19 ? Dan Apa Itu ODP & PDP ?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Virus Corona tengah mewabah hampir seluruh belahan dunia. Tetapi tahukah anda tentang Virus Corona? Berikut Humas Kota Bandung mencoba merangkumnya dari situs resmi World Health Organization (WHO). Virus Corona Nama virus penyebab penyakit Middle East Respiratory Sydrome Coronavirus (MERS-CoV) atau disebut MERS. Menular melalui bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi virus […]

  • Pemkot Bandung Apresiasi 10 Pelestari Bangunan Cagar Budaya

    Pemkot Bandung Apresiasi 10 Pelestari Bangunan Cagar Budaya

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memberikan penghargaan cagar budaya kepada 10 pelestari bangunan. Bangunan cagar budaya yang menerima penghargaan di antaranya, Gedung Balai Pertemuan Ilmiah (BPI) ITB (Jalan Dipatiukur Nomor 4/ Jalan Surapati Nomor 1). Cafe Antiqo (Jalan Cilaki Nomor 9), Gereja Bethel (Jalan Wastukancana Nomor 1), Kantor IAI Jabar […]

expand_less