Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam menurunkan angka stunting. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pembentukan Satgas ODF (Open Defecation Free).

Sebab, menurut Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bandung, Nila Avianti, ada tiga poin utama yang mempengaruhi terjadinya stunting yakni pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang kurang sehat.

Maka untuk mencegah terjadinya stunting baru diperlukan pencegahan mulai dari hulu. Yaitu pemberian tablet penambah darah minimal satu bulan sekali bagi remaja putri dan ibu hamil.

Kemudian yang paling penting yakni pemberian makanan sehat dan bergizi di 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan), yaitu mulai dari usia kandungan 0 (nol) bulan hingga anak usia 2 tahun.

Karena stunting merupakan kekurangan gizi kronis atau kurangnya asupan protein dan sumber energi pada anak dalam waktu yang cukup lama. Sehingga menyebabkan anak gagal tumbuh.

“Makanya stunting ini tidak langsung pada saat anak lahir, tapi dari mulai ibunya hamil sampai anak 2 tahun. Kalau sudah lewat 2 tahun ini sulit diintervensinya,” tuturnya.

“Jadi kalau tidak ingin anak stunting, mulai remaja diberikan asupan gizi seimbang, minum tablet penambah darah. Ketika hamil diberikan asupan gizi yang baik sampai anaknya kemudian lahir sampai 2 tahun,” imbuhnya.

Dinkes Kota Bandung mencatat, angka stunting kini mencapai 8,93 persen atau sebanyak 9.567 balita mengalami stunting.

Untuk itu, kata dia, Dinkes terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menangani permasalahan stunting di Kota Bandung.

Mulai dari pemberian makanan tambahan bagi bayi dan ibu hamil, melakukan pemantauan perkembangan pertumbuhan balita secara rutin bersama kader PKK.

Kemudian rutin melakukan bulan penimbangan balita bersama Posyandu untuk memantau tumbuh kembang balita, hingga melakukan edukasi tentang pemberian makanan bagi bayi dan anak.

“Karena stunting menjadi tanggung jawab bersama, menyelamatkan satu generasi berarti menyelamatkan anak bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pokja 4 TP-PKK Kota Bandung, Eulis Sumiyati mengungkapkan, dalam rangka menurunkan angka stunting pihaknya telah menggagas program unggulan yaitu gerakan Bandung Tanginas atau Bandung Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat.

“Dalam arti sesungguhnya, Tanginas itu bergerak cepat. Kita berharap betul penanganan stunting bergerak cepat, bagaimana setiap OPD maupun organisasi kemasyarakatanan bisa mendukung menurunkan angka stunting,” tuturnya.

Melalui Bandung Tanginas, pihaknya memberi pangan aman dan sehat bagi ibu hamil, ibu menyusui 0-6 bulan, dan anak dibawah usia 2 tahun.

Dengan cara memberikan makanan sehat dan bergizi di 1000 HPK diharapkan angka stunting tidak terus bertambah. Sebab ia paham betul bahwa stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis.

“Mungkin kuncinya itu di pangan aman dan sehat. Pangan aman sehat itu bisa diperoleh bukan karena makanan mahal. Tetapi dengan makanan yang murah sebetulnya bisa menyediakan makanan sehat bagi anak-anak terutama di 1000 HPK,” ujarnya.

Bahkan, pihaknya mendorong setiap rumah untuk memiliki Buruan Sae yaitu memanfaatkan lahan rumah untuk menanam sayuran dan budidaya ikan.

“Dan September-Oktober kita akan gelar pelatihan bagi kader posyandu. Ada 400 orang yang akan kita latih. Karena kader posyandu juga menjadi garda terdepan yang akan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rancang Pembangunan, Pemkot Sukabumi Libatkan Pemuda

    Rancang Pembangunan, Pemkot Sukabumi Libatkan Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Untuk memajukan suatu pembangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, melibatkan berbagi unur. Salah satunya para pemuda. Melalui kolaborasi dengan Sukabumi Creative Hub (SCH) yang menyelenggarakan kegiatan Sukabumi Youth Planner Conference (SYPC), di Kantor Bappeda Kota Sukabumi. Jumat, (26/11/2021). Kegiatan SYPC 2021 ini, merupakan ajang pelibatan anak muda dalam […]

  • Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi terus mengingatkan, kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi, untuk bersama mensukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19. Karena menurutnya, capaian hasil vaksinasi Covid-19, merupakan salah satu indikator utama bagi penetapan status level pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Minggu (7/11/2021). “Status level Kota Sukabumi pada PPKM, saat ini masih istiqomah […]

  • Cegah Korupsi, DPRD Kota Bandung  Apresiasi Capaian MCP Pemkot Bandung

    Cegah Korupsi, DPRD Kota Bandung Apresiasi Capaian MCP Pemkot Bandung

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Kota Bandung menilai upaya-upaya pencegahan korupsi oleh Pemerintah Kota Bandung Bandung telah berjalan pada jalur yang benar. Salah satunya, nilai Monitoring Control for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup baik. Penilaian tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan saat Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD Kota Bandung terkait tindak lanjut […]

  • Bank bjb Gelar Digi Ramadhan Bisa Jadi Berkah 2.0,  Tingkatkan Transaksi Non Tunai dan Digitalisasi Donasi

    Bank bjb Gelar Digi Ramadhan Bisa Jadi Berkah 2.0, Tingkatkan Transaksi Non Tunai dan Digitalisasi Donasi

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mudahkan dan tingkatkan minat masyarakat berkegiatan sosial di bulan suci Ramadan melalui digitalisasi donasi. bank bjb melalui Divisi Digital Banking menggelar Digi Ramadhan Bisa Jadi Berkah 2.0 mulai 2 April hingga 30 April 2022, dengan beberapa rangkaian kegiatan dan tersebar […]

  • Siap Tertibkan PKL, Kuasa Hukum Pengelola Pasar Tipar Gede: Kami Akan Lakukan Sesuai Perjanjian Kerjasama

    Siap Tertibkan PKL, Kuasa Hukum Pengelola Pasar Tipar Gede: Kami Akan Lakukan Sesuai Perjanjian Kerjasama

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi selaku pengelola Pasar Tipar Gede, berencana melakukan penertiban mandiri para pedagang eks Pasar Tipar Gede yang saat ini berjualan di bahu jalan. Hal tersebut diutarakan langsung oleh kuasa hukum Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi, Padlilah. Saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan adanya rencana penertiban mandiri yang akan dilakukan pada […]

  • Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi  Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tiga agenda DPRD kota Sukabumi yang saat ini tengah di bahas yakni, pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2020, tata terib dan kode etik merupakan sisa pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang akhir tahun ini. Raperda APBD tahun 2020 yang merupakan usulan dari eksekutif sudah masuk dalam jawaban wali kota. “Kalau pekerjaan DPRD sendiri, […]

expand_less