SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terguncang saat masa pandemi, namun program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terus berjalan. Melalui program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece), pemkot berharap bisa mengatasi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, dengan memberikan pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat kelurahan.
“Hingga saat ini, program Sukabumi Kece masih terus berjalan. Namun memang kan saat ini terbentur oleh keadaan pandemi Covid-19, jadi memang kegiatan ada yang dikurangi,” tutur Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami kepada Mbinews.id usai menghadiri penutupan acara Diklatsar CPNS, Rabu (6/10/2021).
Ia melanjutkan, Sukabumi Kece memang program Pemkot Sukabumi, namun terkait anggaran kegiatannya, Sukabumi Kece tidak terfokus pada Anggaran Belanja Pemerintah Daerah (APBD) Kota Sukabumi saja.
“Kece ini bisa berkolaborasi dengan stake holder yang ada. Seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan juga Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi),” ujarnya.
Ia menambahkan, Sukabumi Kece merupakan tempat pelatihan bagi para pengusaha yang berada di Kota Sukabumi, yang berbasis di masing-masing kelurahan.
“Saat ini Pemkot Sukabumi memang baru sebatas memberikan pelatihan saja. Kedepannya kita harapkan bisa menjadi pemberdayaan juga,” bebernya.
Andri menegaskan, hingga saat ini meskipun memang kegiatan Sukabumi Kece dikurangi, namun hingga saat ini Sukabumi Kece masih tetap ada. Dan program itu masih terus berjalan hingga saat ini.
“Program masih ada hingga saat ini, namun kita memang masih hanya sampai pendampingan saja. Semoga kedepannya bisa lebih giat dan aktif lagi, sehingga bisa menjadi corong ekonomi baru bagi warga Kota Sukabumi,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi