SUKABUMI, Mbinews.id – Apriyadi Difinubun atlet dari cabang olahraga tinju, yang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua beberapa waktu lalu, mendapatkan reward dari Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/10/2021).
Meskipun agak sedikit kecewa dengan proses pertandingan yang berlangsung, namun Apriyadi tetap bersyukur atas pengalaman yang didiapatnya, usai berlaga pada ajang bergengsi bagi insan olahraga tersebut.
“Saya berharap, atas pengalaman saya bertanding pada PON ke-20 kemarin, bisa menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi,” tutur atlet peraih medali perunggu tersebut.
Lanjutnya, Apri mengatakan bahwa pada laga pertandingan tinju saat PON kemarin, ia merasa adanya kecurangan yang dilakukan oleh wasit. Bahkan seharusnya, dirinya bisa melangkah ketingkat pertandingan yang lebih tinggi lagi.
“Saya hanya sampai laga semi final. Karena sangat jelas sekali adanya tekanan yang dilakukan oleh wasit, untuk memenangkan salah satu peserta dari pihak lawan,” jelasnya.
Namun terlepas dari itu semua, dirinya sudah menerima segala hasil dari pertandingan pada laga PON tersebut. Dan ia bertekad, akan menjadikan itu semua sebagai pelajaran kedepannya, termasuk pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov, yang akan dilakasanakan pada tahun 2022 mendatang.
“Semua sudah terjadi, saya juga sudah menerima. Dan saya juga berterima kasih kepada KONI Kabupaten Sukabumi, yang sudah memperhatikan kami,” tandasnya.
Sementara itu, Ketum KONI Kabupaten Sukabumi Sirodjudin mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dicapai oleh para atlet pada PON ke-20 kemarin. Termasuk juga dengan Apriyadi, yang turut menyumbang medali, serta mngharumkan nama baik Kabupaten Sukabumi.
“Saya sangat bangga sekali, melihat atlet-atlet andalan Kabupaten Sukabumi yang terpilih menjadi atlet Provinsi Jawa Barat, untuk memperkuat Jawa Barat pada PON ke-20 kemarin,” tutur Sirodjudin kepada awak media.
Orang nomor satu pada KONI Kabupaten Sukabumi tersebut, selain memberikan apresiasi kepada para atlet yang meraih medali, ia juga sempat menyayangkan atas terjadinya dugaan kecurangan pada beberapa pertandingan tersebut.
“Kita memang menyayangkan adanya dugaan kecurangan yang terjadi tersebut, termasuk pada cabang olahraga tinju. Namun kami akan jadikan itu semua sebagai evaluasi kedepannya. Dan kami juga mengikuti saja keputusan dari Provinsi Jawa Barat,” tandasnya. Ardan/Wan/Mbi