Breaking News
Trending Tags

Sebanyak 300 Aktifis dan Masyarakat Tanam Pohon di Kawargian Situs Gunung Sadu

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Berawal dari keperihatinan terhadao alam, sekitar 300 orang yang terdiri dari aktifis, TNI Polri dan masyarakat melakukan penanaman pohon. Kegiatan reboisasi itj dilakukan di Kawargian Situs Gunung Sadu, desa Sadu kecamatan Soreang kabupaten Bandung, Rabu, 27/12/2023.

Sesi penanaman pohon dibagi menjadi dua yakni dilakukan pagi hari, pada pukul 06:00-09:00 WIB sesi pertama dan pukul 15:00-17:00 WIB sesi kedua.

Mang XKem, salah satu penggagas kegiatan yang juga pengurus di Kawargian Situs Gunung Sadu, kepada wartawan, Jumat (29/12/23) mengatakan penamaman dibagi dalam dua sesi karena pihaknya memakai sistem menanam menurut ajaran para leluhur.

Aktifitas penanaman pohon yang dilakukan Kawargian Situs gunung Sadu Soreang, oleh anak-anak dan dewasa berlangsung semangat, Rabu (27/12/23)

“Ya kami telah me laksanakan penamaan sekitar 1700 pohon di lokasi ini. Yakni bersama-sama para penggiat lingkungan Kawargian situs Gunung Sadu ini,”ungkap peria berambut gondrong ini.

Dia menjelaskan, kenapa harus menanam!? Hal itu dilakukan beranjak dari keresahan pasca terjadi kebakaran di situs gunung
Sadu dan gunung Singgah. Lalu obrolan pun berlanjut bersama juru pelihara Bah Chacan Zuhara dan kang Arab selaku masyarakat yang memperhatikan gunung tersebut.

“Jadi gunung ini sangat kritis ditambah dengan kebiasaan mitos masyarakat yang beranggapan bahwa kalau gunung Sadu dan gunung Singgah dibakar maka akan cepat turun hujan. Maka dari itu kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa ini adalah perilaku yang salah. Karena gunung di bakar tentu akan menimbulkan bencana kebakaran, yang mengakibatkan banyak kerugian. Dan setelah saya monitoring bersama Tim Mitigasi aleutan Patanjala, banyak sekali batu besar di atas gunung Sadu dan ini akan berpotensi longsor, yang membahayakan rumah warga,”terang XKem.

Dia mengatakan jika tidak ada penyangga, akibat pohonya habis terbakar dan gunung Sadu sendiri didominasi pohon bambu yang nota bene akan lebih cepat dan mudah terbakar, maka inilah yang membuat pihaknya melakukan reboisasi di lokasi tersebut.

Pihaknya berterimakasih kapada semua masyarakat, komunitas yang hadir dan instansi pemerintah baik dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kabupaten Bandung yang telah memberikan materi pencegahan. Serta yang telah memberikan support baik tenaga dan materi selama kegiatan berlangsung.

Berdasarkan pemantauan dinlapangan, sejunlah tanaman keras yang ditanam di lokasi adalah pohon kibeureum, ki hujan, malela, kipeser, kawung, ganitri dan pohon katapang.
Selain itu, pihaknya juga menaman pohon jamuju, kayu manis, salamander, Puspa, mala, pohon Durian, salam, jambu batu dan pohon alpuket.

“Saya ucapkan terima kasih kepada komunitas Reforestasi Sunda Hejo, Patanjala, PGPI, LACAK, Nalusur Peradaban, LANTERHA LTLM, BFN, OCC, IKAPAGUNA, JABAR Quick Response, Penggiat Alam Bebas, masyarakat. Tidak lupa juga pemerintahan desa Sadu, Disbudpar kab.Bandung, DLH, BPBD, dari Unsur TNI dan POLRI,”ucapnya.

Ditegaskannya, usai penanaman pihaknya akan terus memonitoring selama 40 hari ke depan untuk memastikan hirup atau matinya pohon yg kita Tanam. Selanjutnya kata XKem, Kawargian Situs Gunung Sadu, pada agenda ke 2 sekaligus mengundang para penggiat lingkungan kembali berkumpul pads 4 Februari 2024.

“Kami akan kembali mengundang yakni kawargian situs gunung Sadu untuk bersama-sama kerja bakti di situs gunung Sadu. Semiga Alloh SWT memberikan perlindungan dan para karuhun marengan urang safayana,”pungkasnya. (Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaksanaan  Perda PKL di Kota Bandung Belum Ada Perubahan

    Pelaksanaan Perda PKL di Kota Bandung Belum Ada Perubahan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Peraturan Daerah (Perda) tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) baru disahkan diakhir masa jabatan DPRD Kota Bandung 2019-2024. Sampai saat ini, penataannya belum ada perubahan yang signifikan. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung drg.Susi Sulastri mengatakan kepada  wartawan Jum’at (08/11/2024) “Saya belum cek perwalnya sudah diterbitkan atau belum. Tetapi sejauh saya […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Tuai Respon Positif Atas Inovasinya Menekan Angka Stunting

    Bappeda Kota Sukabumi Tuai Respon Positif Atas Inovasinya Menekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews. id – Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Sukabumi, mengikuti kegiatan Penilaian Kinerja (PK) terhadap Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (06/07). Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh […]

  • Pemkot Bandung MoU Dengan Pemkot Kawasaki “Fokus Teknologi Bidang Pengelolaan Sampah”

    Pemkot Bandung MoU Dengan Pemkot Kawasaki “Fokus Teknologi Bidang Pengelolaan Sampah”

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial beserta jajaran baru saja pulang dari Jepang untuk menghadiri beberapa agenda. Ia berangkat pada 2 Februari lalu, dan baru tiba kembali di Bandung pada 8 Februari 2020. Selain Oded, turut dalam rombongan di antaranya, Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan, anggota DPRD Kota Bandung Maya Himawati […]

  • Komisi V DPRD Jabar:  Pembangunan Daerah Harus Sesuai Filosofi Adat Budaya

    Komisi V DPRD Jabar: Pembangunan Daerah Harus Sesuai Filosofi Adat Budaya

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audiensi dari Majelis Adat Sunda yang sebelumnya melakukan orasi di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasinya mengenai keberatannya terhadap swastanisasi berbagai lahan kabuyutan dan kawasan sakral seluruh Jawa Barat. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengatakan jika pihaknya […]

  • Dinilai Peduli ‘Wong Cilik’, Andi Seto Didatangi Komunitas Bentor, Ojol dan Jukir

    Dinilai Peduli ‘Wong Cilik’, Andi Seto Didatangi Komunitas Bentor, Ojol dan Jukir

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MAKASAR, MBINews.id – Mengagetkan Rumah Bacalon Wali Kota Makasar Didatangi Komunikasi Bentor, Ojol dan Jukir, Ada Apa! Rumah Andi Seto Asapa, tiba-tiba ramai didatangi komunitas pengemudi Bentor, Ojek Online (Ojol) dan juru parkir (Jukir). Di jalan Nikel Jumat, 26 April 2024. Kedatangan mereka yang mengaku sebagai komunitas wong cilik ini ternyata bukan untuk berdemo, tapi […]

  • Lima Pedestrian Kota Sukabumi Rampung, Ini kata Wali Kota Sukabumi

    Lima Pedestrian Kota Sukabumi Rampung, Ini kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semua fasilitas yang sudah dibangun. Seperti halnya lima kawasan pedestrian yang sudah rampung pembangunanya. Yakni, Jalan Sudirman, Veteran, Arif Rahman Hakim, Bhayangkara dan Siliwangi, “Saya berharap, masyarakat bisa menjaga keberadaan pedestrian tersebut, karena diyakininya, keberadaan pedestrian sangat bermanfaat dan mampu meningkatkatkan indeks kebahagiaan masyarakat,”ujar […]

expand_less