Breaking News
Trending Tags

Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir.

Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka.

Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai.

Menurutnya,kenaikan harga cabai memberi tekanan besar pada para pedagang kecil yang bergantung pada bahan dasar tersebut.

“Kami selaku pedagang tentu bingung. Tidak mungkin menaikkan harga jual dagangan kami begitu saja, karena khawatir pembeli berkurang. Namun, di sisi lain, harga bahan baku seperti cabai terus naik,” ujar Sardi saat ditemui, Minggu (19/01/2025).

Hal serupa dirasakan oleh Eliawati, seorang pemilik warung nasi. Ia mengungkapkan bahwa cabai adalah bahan pelengkap yang wajib tersedia.

Namun, tingginya harga membuat dirinya harus menambah modal atau mengurangi penggunaan cabai pada hidangannya.

“Seringkali pembeli batal belanja karena kehabisan sambal. Sekarang harga cabai meroket, jadi terpaksa kami menambah modal. Kalau tidak, rasa masakan bisa berubah,” jelas Eliawati.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, masih bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram.

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang mengganggu produksi.

“Kami mencatat, selain cabai rawit merah, harga cabai merah lokal mencapai Rp 75 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting merah berada di angka Rp 65 ribu per kilogram,” terang Rifki.

Selain cabai, beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan mencolok adalah bawang putih (Rp 38 ribu/kg) dan minyak goreng kemasan di pasar tradisional (Rp 21 ribu/liter). (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan Lepas Ekspedisi Kartini II Mahasiswa Unpas ke Lima Gunung di Timur Indonesia

    Farhan Lepas Ekspedisi Kartini II Mahasiswa Unpas ke Lima Gunung di Timur Indonesia

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan dukungan penuh terhadap Ekspedisi Jejak Kartini II yang diinisiasi oleh organisasi pecinta alam Mapag Alam Universitas Pasundan (Unpas). Ekspedisi ini dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, di Kampus II Unpas Tamansari, Kamis 17 Juli 2025. Sebanyak lima mahasiswa Unpas akan mendaki lima gunung yang […]

  • Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam melindungi pekerja rentan semakin konkret. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkot kini tengah memfasilitasi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini menjadi bentuk kehadiran negara di tengah kelompok pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan […]

  • Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBUnews.id- Kinerja Pemerintahan Kota Bandung selama dua tahun terakhir dievaluasi oleh Jaringan Survei Pemuda & Pelajar (JSPP) bekerja sama dengan Bandung Kolaborasi. Terdapat sejumlah catatan baik torehan positif maupun kritik atas program yang belum optimal seperti pemulihan sektor ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Survei JSPP ini dilakukan pada 5-12 Januari 2021 dengan dengan melibatkan […]

  • Maraknya Reklame dan Billboard Bodong, Walikota Sukabumi: Rugi Besar

    Maraknya Reklame dan Billboard Bodong, Walikota Sukabumi: Rugi Besar

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan adanya potensi kerugian besar yang dialami Pemerintah Kota Sukabumi akibat maraknya bangunan reklame dan billboard yang berdiri tanpa izin resmi. Hal ini disampaikannya dalam keterangan kepada wartawan pada Selasa (06/05/2025). “Kerugian besar ini akan coba kita lihat nanti setelah pembenahan. Dampaknya bisa terlihat dari peningkatan Pendapatan […]

  • Nekat Buka di Siang Bolong Saat Bulan Ramadhan, Rumah Makan Ini Ditegur Pj Walikota Sukabumi

    Nekat Buka di Siang Bolong Saat Bulan Ramadhan, Rumah Makan Ini Ditegur Pj Walikota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji meninjau langsung ke beberapa rumah makan di Kota Sukabumi, agar tidak melakukan aktivitas berjualannya di siang hari selama bulan suci Ramadhan.

  • Usung Tema Ekonomi Hijau, UMKM Kota Bandung Ikut Lestarikan Lingkungan

    Usung Tema Ekonomi Hijau, UMKM Kota Bandung Ikut Lestarikan Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung mengikuti pameran Karya Kreatif Jabar yang digelar di Trans Convention Center, 14-16 Mei 2022. Para UMKM ini mengisi stan Kota Bandung bersama dengan 27 kota dan kabupaten lain di Jawa Barat. Sejumlah produk yang ditawarkan di antaranya tas, aksesoris, dan produk kriya […]

expand_less