Breaking News
Trending Tags

Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir.

Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka.

Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai.

Menurutnya,kenaikan harga cabai memberi tekanan besar pada para pedagang kecil yang bergantung pada bahan dasar tersebut.

“Kami selaku pedagang tentu bingung. Tidak mungkin menaikkan harga jual dagangan kami begitu saja, karena khawatir pembeli berkurang. Namun, di sisi lain, harga bahan baku seperti cabai terus naik,” ujar Sardi saat ditemui, Minggu (19/01/2025).

Hal serupa dirasakan oleh Eliawati, seorang pemilik warung nasi. Ia mengungkapkan bahwa cabai adalah bahan pelengkap yang wajib tersedia.

Namun, tingginya harga membuat dirinya harus menambah modal atau mengurangi penggunaan cabai pada hidangannya.

“Seringkali pembeli batal belanja karena kehabisan sambal. Sekarang harga cabai meroket, jadi terpaksa kami menambah modal. Kalau tidak, rasa masakan bisa berubah,” jelas Eliawati.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, masih bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram.

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang mengganggu produksi.

“Kami mencatat, selain cabai rawit merah, harga cabai merah lokal mencapai Rp 75 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting merah berada di angka Rp 65 ribu per kilogram,” terang Rifki.

Selain cabai, beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan mencolok adalah bawang putih (Rp 38 ribu/kg) dan minyak goreng kemasan di pasar tradisional (Rp 21 ribu/liter). (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Layanan, Pemkot Bandung Genjot Nilai SPBE

    Tingkatkan Layanan, Pemkot Bandung Genjot Nilai SPBE

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan mencapai nilai 3,7 pada penilaian indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Kota Bandung tahun 2022 ini. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat pun semakin meningkat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana, pada rapat koordinasi terkait SPBE dengan stakeholder terkait, di Balai […]

  • Pameran Foto Kegiatan Reses DPRD Jabar

    Pameran Foto Kegiatan Reses DPRD Jabar

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Bagian Humas dan Protokol menggelar pameran foto dengan tema “Reses Partisipatif”. Pameran foto tersebut memuat foto-foto kegiatan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di 15 Daerah Pemilihan (Dapil) yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota Jawa Barat. Bertempat di lobby Ruang Paripurna DPRD Jabar, pameran […]

  • Komisi IV DPRD Jabar: Akibat Refocusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan Alami Penurunan

    Komisi IV DPRD Jabar: Akibat Refocusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan Alami Penurunan

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, KAB TASIKMALAYA -Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan monitoring kegiatan Tahun anggaran 2021 dan rencana kegiatan tahun anggaran 2022 di UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka untuk memantau angka kemantapan […]

  • 30 PAC Dan Anak Ranting Dukung Ketua DPC  Partai Demokrat  Entang Suryaman Maju Pilwalkot Bandung

    30 PAC Dan Anak Ranting Dukung Ketua DPC Partai Demokrat Entang Suryaman Maju Pilwalkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung, Entang Suryaman menyatakan kesiapannya maju sebagai calon wali kota Bandung dalam Pilkada 2023, di kediamannya jalan Parakan Saat, Cinambo, Kota Bandung, Selasa (22/9/2020). Yang mempunyai nama lengkap H. Entang Suryaman SH, menerangkan bahwa sebagai wujud kesungguhannya maju di pemilihan wàli kota Bandung, ditandai dengan DPC Demokrat […]

  • Komisi IV Soroti Progres TPPASR Legok Nangka Di Kabupaten Bandung

    Komisi IV Soroti Progres TPPASR Legok Nangka Di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews –  Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan progres program kegiatan di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka di Kabupaten Bandung berjalan dengan lambat, mengingat TPPASR Legok Nangka bisa menjadi solusi terhadap permasalahan sampah di Jawa Barat khususnya di Bandung Raya yang dinilai sudah masuk kedalam kategori darurat. […]

  • Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial meminta masyarakat menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ia juga meminta warga Kota Bandung merespon dengan bijak hasil perhitungan cepat atau quick count yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei. Oded menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPI) merupakan lembaga penyelenggara Pemilu. Sehingga […]

expand_less