Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir.

Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka.

Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai.

Menurutnya,kenaikan harga cabai memberi tekanan besar pada para pedagang kecil yang bergantung pada bahan dasar tersebut.

“Kami selaku pedagang tentu bingung. Tidak mungkin menaikkan harga jual dagangan kami begitu saja, karena khawatir pembeli berkurang. Namun, di sisi lain, harga bahan baku seperti cabai terus naik,” ujar Sardi saat ditemui, Minggu (19/01/2025).

Hal serupa dirasakan oleh Eliawati, seorang pemilik warung nasi. Ia mengungkapkan bahwa cabai adalah bahan pelengkap yang wajib tersedia.

Namun, tingginya harga membuat dirinya harus menambah modal atau mengurangi penggunaan cabai pada hidangannya.

“Seringkali pembeli batal belanja karena kehabisan sambal. Sekarang harga cabai meroket, jadi terpaksa kami menambah modal. Kalau tidak, rasa masakan bisa berubah,” jelas Eliawati.

Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, masih bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram.

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang mengganggu produksi.

“Kami mencatat, selain cabai rawit merah, harga cabai merah lokal mencapai Rp 75 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting merah berada di angka Rp 65 ribu per kilogram,” terang Rifki.

Selain cabai, beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan mencolok adalah bawang putih (Rp 38 ribu/kg) dan minyak goreng kemasan di pasar tradisional (Rp 21 ribu/liter). (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri langsung upacara pemberian remisi terhadap 366 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Kamis (17/08). Dalam kegiatan yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi tersebut, turut diikuti pula oleh unsur Forkopimda Kota Sukabumi, serta instansi terkait lainnya. “Semoga dengan pemberian remisi […]

  • Pemkot Bandung Pantau Secara Intensif Pelaksanaan PSBB

    Pemkot Bandung Pantau Secara Intensif Pelaksanaan PSBB

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung intensif memantau pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional ini yang berlangsung hingga 12 Mei 2020 mendatang. Hal itu mengingat adanya relaksasi sejumlah sektor untuk mulai beroperasi. Setiap harinya tim yang sudah ditentukan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2020, memulai pemantauan dengan berkumpul di sekretariat […]

  • Yana: Terus Barakan Pengorbanan Bandung Lautan Api

    Yana: Terus Barakan Pengorbanan Bandung Lautan Api

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tepat di hari Kamis, 24 Maret 2022, 76 tahun lalu Bandung membarakan dirinya. Tak hanya harta benda, nyawa pun menjadi taruhan demi mempertahankan bumi Sunda dari jajahan sekutu. Mengenang segala perjuangan pahlawan dan masyarakat kala itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, pengorbanan seperti dalam momen Bandung Lautan Api […]

  • Misa Malam Natal 2021 Di Kota Bandung Aman Terkendali

    Misa Malam Natal 2021 Di Kota Bandung Aman Terkendali

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksanaan malam natal tahun 2021 di Kota Bandung terpantau aman terkendali dan taat protokol kesehatan, Jumat 24 Desember 2021. Hal itu terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna memantau sejumlah gereja di Kota Bandung. Di antaranya di Gereja Katedral Jalan Merdeka dan […]

  • Stok Oksigen di Kota Sukabumi Aman

    Stok Oksigen di Kota Sukabumi Aman

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menjamin, jika ketersdiaan oksigen untuk keperluan pasien covid-19 hingga saat ini tergolong aman, termasuk pendistribusian juga lancar. “Sejuah ini tidak ada kelangkaan oksigen, untuk keperluan pasien Covid-19,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Kamis, (5/8/2021). Kepastian adanya oksigen tersebut, menyusul belum lama ini Walikota bersama jajaranya mengunjungi perusahan pemasok oksigen di Jawa […]

  • Kepala Desa Hanya Dipercaya Masyarakat Jika Terbuka

    Kepala Desa Hanya Dipercaya Masyarakat Jika Terbuka

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah desa, termasuk Kepala Desa (Pemdes) di Jabar, hanya bisa dipercaya masyarakat jika teguh menerapkan UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat mengatakan, keterbukaan informasi pemerintah desa adalah keniscayaan. Selain tercakup dalam pasal 19 hak asasi manusia tentang hak mengetahui yang diatur […]

expand_less