Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPR RI Soroti Pemotongan TKD dan Evaluasi Kinerja ASN di Daerah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Komisi II DPR RI menyoroti sejumlah isu penting terkait tata kelola pemerintahan daerah, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPK/TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima, saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi, Selasa (02/12).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi II melakukan pendalaman terkait transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan daerah, khususnya di tingkat kota dan kabupaten. Sukabumi menjadi salah satu dari tiga daerah yang dipantau langsung oleh Komisi II pada rangkaian kunjungan kerja kali ini.

Aria Bima menjelaskan, Komisi II memiliki ruang lingkup kerja yang berkaitan langsung dengan Kementerian Dalam Negeri, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pertanahan, serta Kementerian PAN-RB yang mengatur kebijakan birokrasi nasional termasuk penggajian dan TKD ASN.

“Kunjungan kita spesifik, kita ingin tahu betul bagaimana kinerja pemerintahan di daerah, terutama di kota kabupaten. Ini terkait Panja Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan,” tegasnya.

Aria mengapresiasi langkah Wali Kota Sukabumi yang memberikan kesempatan seluruh kepala dinas untuk memaparkan capaian kinerja selama delapan bulan masa jabatan. Menurutnya, penyampaian laporan secara terbuka menunjukkan budaya birokrasi yang sehat dan transparan.

“Kami mengapresiasi Pak Wali Kota yang memberi kesempatan seluruh dinas menyampaikan delapan bulan kinerjanya. Ini memberikan gambaran realitas dan prospek ke depan Sukabumi akan dibawa ke arah mana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pondasi utama keberhasilan pemerintahan daerah terletak pada kualitas ASN. Karena itu, Komisi II ingin memastikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran, termasuk yang menyangkut TKD, tidak mengganggu kualitas pelayanan publik.

Salah satu sorotan penting Komisi II adalah bagaimana pemerintah daerah merespons efisiensi anggaran dari pusat, khususnya terkait transfer ke daerah yang mengalami penyesuaian tahun ini. Menurut Aria, Kota Sukabumi mampu menyikapi pengurangan tersebut tanpa memangkas kualitas pelayanan publik.

“Ada efisiensi transfer daerah, tapi disikapi tanpa mengurangi pelayanan publik kepada masyarakat. Ini penting,” jelasnya.

Ia menilai pendekatan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengelola anggaran cukup inovatif, termasuk dalam mendorong ekonomi masyarakat melalui pembiayaan UMKM tanpa bunga.

Aria Bima menyoroti salah satu terobosan Pemkot Sukabumi, yakni pemberdayaan pra-UMKM melalui pemanfaatan dana wakaf. Hingga saat ini dana yang terkumpul telah mencapai Rp500 juta dan digunakan sebagai pinjaman tanpa bunga bagi warga yang memulai usaha.

“Pinjaman dari Rp250.000 sampai Rp1.000.000 tanpa bunga. Ini sebagai inkubator. Terlihat bagaimana manajerial Pak Wali Kota bukan sekadar rutinitas pemerintahan, tapi juga mencari terobosan,” tegas Aria.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kreativitas pemerintah daerah dalam mengatasi keterbatasan anggaran tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan solusi pemberdayaan ekonomi.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama Pemberlakukan Ganjil Genap di Kota Sukabumi, Diharapkan Bisa Menekan Tingkat Mobilitas Warga

    Hari Pertama Pemberlakukan Ganjil Genap di Kota Sukabumi, Diharapkan Bisa Menekan Tingkat Mobilitas Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemberlakuan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor di Kota Sukabumi sudah mulai berlaku, Jumat (13/8/2021) pagi. Kebijakan penerapan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor tersebut, diberlakukan di sepanjang Jalan A. Yani dan R.E Martadinata Kota Sukabumi, mulai pukul 08.00 WIB hinga 17.00 WIB. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin mengatakan, di hari pertama pemberlakuan kebijakan ini, diharapkan bisa […]

  • Ema Sumarna: Swadaya, kemandirian Dan Gotong Royong  Modal Tangani Covid-19

    Ema Sumarna: Swadaya, kemandirian Dan Gotong Royong Modal Tangani Covid-19

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDUNG, Di tengah kasus  Covid-19 yang saat ini masih tinggi merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk menunjukkan keswadayaan, kemandirian, dan gotong royong. Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, seperti yang terjadi di RW 02 Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Masyarakat membantu suplai makanan warga yang tengah isolasi […]

  • Kota Bandung Akan Fokus Jadi Kota Kreatif Dunia Sampai 2030

    Kota Bandung Akan Fokus Jadi Kota Kreatif Dunia Sampai 2030

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung, sebuah kota yang menyimpan banyak harta karun keindahan. Terkenal dengan kulinernya, kreativitas warganya, ragam tempat wisata, dan rindangnya pepohonan. Untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggait salah satu jasa konsultan branding terbesar, Markplus Inc. Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulayana mengatakan, kerja sama ini dibangun sebagai […]

  • Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara simbolis menyerahkan SPPT – PBB P2 tahun 2025 kesetuap kecamatan. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kewilayahan. Daalm sambutanya Ayep mengatakan, kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar segera menyampaikan SPPT – PBB P2 kepada para wajib pajak, kemudian aparatur di setiap kecamatan dan kelurahan bersama Badan Pengelolaan Keuangan […]

  • Lewat FPD, Walikota Sukabumi Ingatkan Dinkes

    Lewat FPD, Walikota Sukabumi Ingatkan Dinkes

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dan RSUD Syamsudin harus menjawab tantangan. Seperti pandemi Covid-19, salah satunya ekonomi pascapandemi yakni perawatan kesehatan. “Keluarga besar Dinkes dan organisasi profesi kesehatan harus mengingat, bahwa Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan,”ujar Fahmi saat membuka Forum Perangkat Daerah […]

  • Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    Harus Tahu! Pengunjung Mal Sukabumi Wajib Bawa Kartu Vaksin

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Daerah Kota Sukabumi menerapkan aturan protokol kesehatan ketat khususnya pada Pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi mewajibkan pengunjungnya menujukan kartu vaksin Covid-19, saat memasuki lokasi pusat perbelanjaan. Kamis (26/82021) siang. Sebelumnya,peraturan tersebut telah disepakati antara Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, dengan pengelola pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi. “Kita pastikan, agar […]

expand_less