Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Potensi Zakat Besar, BAZNAS Jabar Dorong UPZ Lebih Profesional dan Digital

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 1.033
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — Besarnya potensi zakat di Jawa Barat belum cukup hanya diukur dari kemampuan menghimpun dana. Tantangan berikutnya adalah memastikan potensi tersebut dapat dikelola melalui kelembagaan yang kuat, sistem digital yang transparan, serta program yang benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.

Hal itu menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (Rakor UPZ) BAZNAS Jawa Barat Tahun 2026 di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda No. 30, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan kajian Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) BAZNAS, potensi zakat Jawa Barat mencapai sekitar Rp535,4 miliar per tahun. Sementara itu, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) se-Jawa Barat pada 2025 tercatat mencapai Rp3,71 triliun.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., menilai penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan penghimpunan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan dana sosial keagamaan.

“UPZ merupakan garda terdepan sekaligus mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di berbagai instansi dan komunitas,” kata Anang.

Menurut dia, keberhasilan pengelolaan zakat tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya dana yang terkumpul. Zakat harus mampu memberikan perubahan sosial, memperkuat kemandirian mustahik, serta ikut berkontribusi dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakor yang mengusung tema “Menguatkan Peran UPZ, Memperluas Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Jawa Barat Istimewa” tersebut diikuti ratusan pengurus UPZ dari berbagai sektor, mulai dari instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BUMD, perguruan tinggi, perusahaan swasta hingga masjid.

Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat

Selain memperkuat kelembagaan UPZ, BAZNAS Jawa Barat mendorong percepatan transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan ZIS.

Sejumlah instrumen pembayaran digital seperti Cash Management System (CMS), mobile banking, QRIS, dan Virtual Account terus didorong untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat.

Digitalisasi dinilai bukan sekadar memberikan kemudahan transaksi bagi muzaki. Lebih jauh, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat akurasi pencatatan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan dana zakat.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menekankan pentingnya harmonisasi sistem pengelolaan zakat dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurutnya, dengan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun, Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekosistem zakat nasional.

“Penguatan kapasitas pengelola UPZ dan transformasi digital merupakan kebutuhan. Pengelolaan zakat harus semakin cepat, transparan, mudah diakses, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Zakat Tak Berhenti pada Angka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, UPZ, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., mengatakan zakat memiliki kekuatan sosial yang besar, terutama dalam membantu mengatasi kemiskinan dan kesenjangan.

“Zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi memiliki kekuatan sosial yang besar untuk membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat,” katanya.

Karena itu, peningkatan penghimpunan zakat diharapkan berjalan beriringan dengan perluasan manfaat bagi mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta sosial kemanusiaan.

BAZNAS Jawa Barat juga menyatakan terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 dan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan.

Melalui Rakor UPZ 2026, BAZNAS Jawa Barat ingin menempatkan UPZ bukan sekadar sebagai unit penghimpun dana, tetapi sebagai simpul kolaborasi yang menghubungkan muzaki, BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat penerima manfaat.

Dengan demikian, optimalisasi zakat tidak berhenti pada pencapaian angka penghimpunan. Lebih jauh, zakat diharapkan mampu mengubah kepedulian menjadi keberdayaan dan membantu mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Kurang dari Kuota, Disdik Kota Bandung Akan Kembali Buka PPDB Online

    Masih Kurang dari Kuota, Disdik Kota Bandung Akan Kembali Buka PPDB Online

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Bandung masih minim pendaftar baru, seperti di Banjarsari, Merdeka, dan Putraco. Faktornya beragam, mulai dari minimnya jumlah penduduk usia SD hingga pola pikir masyarakat terkait sekolah tertentu. Hal ini disampaikan Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Edy Suparjoto pada Selasa, 12 […]

  • Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Kota Sukabumi Gelar Donor Darah

    Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Kota Sukabumi Gelar Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi menggelar bakti sosial donor darah, Kamis, 18 Juli 2024. Giat tersebut digelar di Aula Kantor Kejari Kota Sukabumi, dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-24. Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi, David Razi menjelaskan donor darah diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan staf, […]

  • Puluhan PPK Dan PPTK Kota Sukabumi Ikuti Bimtek Barjas

    Puluhan PPK Dan PPTK Kota Sukabumi Ikuti Bimtek Barjas

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kota Sukabumi mengikuti bimtek tentang barang dan jasa (barjas). Bintek yang dilaksanakan tersebut, tentunya untuk mempersiapkan program-program yang akan dijalankan pada tahun 2020 nanti. “Bintek ini juga salah satunya untuk meningkatkan kapasitas PPK dan PPTK, sehingga pengetahuan tentang barjas lebih siap […]

  • Aksi Koboi Ngamuk Acungkan Pistol, Pelaku Inisial MFA Akhirnya  Di Tangkap Pihak Kepolisian

    Aksi Koboi Ngamuk Acungkan Pistol, Pelaku Inisial MFA Akhirnya Di Tangkap Pihak Kepolisian

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id -Tak butuh waktu lama untuk menangkap dan mengamankan seorang pelaku koboi jalan, pengemudi mobil Fortuner hitam B 1673 SJV pengacung pistol ke pengendara motor ataupun warga Jakarta Timur. Hal tersebut, diungkap dalam siaran langsung di Instagram @poldametrojaya, pada Jumat, (2/4/2021). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pelaku berinisial MFA telah […]

  • Hadir di Coinfest Asia 2025, POSDIGI Perkuat Inovasi Digital Pos Indonesia untuk Berbagai Industri Nasional

    Hadir di Coinfest Asia 2025, POSDIGI Perkuat Inovasi Digital Pos Indonesia untuk Berbagai Industri Nasional

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Bali || MBInews.id — Anak perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) yaitu PT Pos Finansial Indonesia (POSDIGI) berpartisipasi dalam Coinfest Asia 2025 melalui program Tokenize Indonesia untuk memperkenalkan solusi digital yang dirancang mendukung beragam sektor di Indonesia, Jumat (22/08/2025). Kehadiran POSDIGI menegaskan perannya sebagai perpanjangan tangan Pos Indonesia dalam membawa layanan publik ke level digital yang […]

  • Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka skoring pada indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Sukabumi, berbanding lurus terhadap percepatan pengentasan angka kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil penilaian, IPM Kota Sukabumi berada diangka 74,60 dan berada diatas rata-rata IPM Provinsi Jawa Barat. Dengan raihan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap, bisa segera menuntaskan angka […]

expand_less