Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Potensi Zakat Besar, BAZNAS Jabar Dorong UPZ Lebih Profesional dan Digital

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — Besarnya potensi zakat di Jawa Barat belum cukup hanya diukur dari kemampuan menghimpun dana. Tantangan berikutnya adalah memastikan potensi tersebut dapat dikelola melalui kelembagaan yang kuat, sistem digital yang transparan, serta program yang benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.

Hal itu menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (Rakor UPZ) BAZNAS Jawa Barat Tahun 2026 di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda No. 30, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan kajian Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) BAZNAS, potensi zakat Jawa Barat mencapai sekitar Rp535,4 miliar per tahun. Sementara itu, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) se-Jawa Barat pada 2025 tercatat mencapai Rp3,71 triliun.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., menilai penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan penghimpunan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan dana sosial keagamaan.

“UPZ merupakan garda terdepan sekaligus mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di berbagai instansi dan komunitas,” kata Anang.

Menurut dia, keberhasilan pengelolaan zakat tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya dana yang terkumpul. Zakat harus mampu memberikan perubahan sosial, memperkuat kemandirian mustahik, serta ikut berkontribusi dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakor yang mengusung tema “Menguatkan Peran UPZ, Memperluas Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Jawa Barat Istimewa” tersebut diikuti ratusan pengurus UPZ dari berbagai sektor, mulai dari instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BUMD, perguruan tinggi, perusahaan swasta hingga masjid.

Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat

Selain memperkuat kelembagaan UPZ, BAZNAS Jawa Barat mendorong percepatan transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan ZIS.

Sejumlah instrumen pembayaran digital seperti Cash Management System (CMS), mobile banking, QRIS, dan Virtual Account terus didorong untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat.

Digitalisasi dinilai bukan sekadar memberikan kemudahan transaksi bagi muzaki. Lebih jauh, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat akurasi pencatatan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan dana zakat.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menekankan pentingnya harmonisasi sistem pengelolaan zakat dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurutnya, dengan potensi zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun, Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekosistem zakat nasional.

“Penguatan kapasitas pengelola UPZ dan transformasi digital merupakan kebutuhan. Pengelolaan zakat harus semakin cepat, transparan, mudah diakses, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Zakat Tak Berhenti pada Angka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, UPZ, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., mengatakan zakat memiliki kekuatan sosial yang besar, terutama dalam membantu mengatasi kemiskinan dan kesenjangan.

“Zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi memiliki kekuatan sosial yang besar untuk membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat,” katanya.

Karena itu, peningkatan penghimpunan zakat diharapkan berjalan beriringan dengan perluasan manfaat bagi mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta sosial kemanusiaan.

BAZNAS Jawa Barat juga menyatakan terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 dan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan.

Melalui Rakor UPZ 2026, BAZNAS Jawa Barat ingin menempatkan UPZ bukan sekadar sebagai unit penghimpun dana, tetapi sebagai simpul kolaborasi yang menghubungkan muzaki, BAZNAS, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat penerima manfaat.

Dengan demikian, optimalisasi zakat tidak berhenti pada pencapaian angka penghimpunan. Lebih jauh, zakat diharapkan mampu mengubah kepedulian menjadi keberdayaan dan membantu mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM Level 4 Tidak Berubah,  Ketua Komite Kebijakan Satgas Covid-19 Upayakan Ringankan Dampak Ekonomi Yang Terpuruk

    PPKM Level 4 Tidak Berubah, Ketua Komite Kebijakan Satgas Covid-19 Upayakan Ringankan Dampak Ekonomi Yang Terpuruk

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Masih mengacu pada regulasi, aturan penanganan Covid-19 di Kota Bandung tidak ada yang berubah. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang. Meski begitu, Ketua Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial sudah berkirim surat kepada sejumlah instansi terkait untuk memberikan keringanan beban masyarakat yang terdampak […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung menargetkan vaksinasi ketiga atau booster mencapai 50 persen pada Akhir Agustus mendatang. Saat ini, vaksinasi ketiga baru mencapai 35,07 persen. “Masih ada jeda waktu 10 hari untuk kita melakukan penanganan jelang Iduladha. Targetnya, di akhir bulan Agustus kita bisa mencapai 50 persen untuk vaksin dosis III,” ujar Ketua […]

  • Terkait Pengelolaan Parkir, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Akan Undang Dishub

    Terkait Pengelolaan Parkir, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Akan Undang Dishub

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komisi II DPRD Kota Sukabumi segera akan memenaggil Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Pasalnya, pasca gagalnya lelang pengelolaan parkir ditepi jalan umum pada tahun 2020, hingga saat ini belum ada informasi mengenai lelang ulang.”Makanya, kita akan agendakan untuk mengundag Dishub Kota Sukabumi, mengenai penyebab gagalnya lelang pengelollan parkir tersebut,”ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi […]

  • Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    Pemkot Bandung Berangkatkan 2.034 Orang Mudik Gratis dari Terminal Cicaheum

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 2.034 warga Kota Bandung, mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jasa Raharja. Mereka berangkat dari Terminal Cicaheum, Sabtu 6 April 2024 menuju sejumlah daerah. Salah seorang pemudik, Sukiran (40) sangat bersyukur atas adanya program mudik gratis ini. Cukup membantu ekonomi ,tuturnya di Terminal […]

  • Ratusan RT/RW Geruduk Balai Kota,  Tagih Janji Wali Kota

    Ratusan RT/RW Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Wali Kota

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 336
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ratusan pengurus RT/RW bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Gerakan 2.6.26 menggelar aksi damai di Balai Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menuntut klarifikasi atas pernyataan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, yang sebelumnya menyebut Forum RT/RW sebagai organisasi ilegal. Aksi dimulai dari Gedung Juang 45 dan berlanjut dengan long march menuju […]

  • Warga Sukabumi Beramai-Ramai Tukarkan Celana Dalam Bekas Dengan Yang Baru

    Warga Sukabumi Beramai-Ramai Tukarkan Celana Dalam Bekas Dengan Yang Baru

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga Kota Sukabumi berbondong-bondong menukarkan pakaian dalam bekasnya dengan pakaian dalam baru merk Rider. Kegiatan yang berlangsung tersebut, merupakan program ‘Tukar Celana Dalam dan Singlet Bekas dengan Produk Rider Baru’ yang diselenggarakan di halaman parkir Yogya Departemen Store Sukabumi, Sabtu (30/09). Dedi salah seorang warga Kota Bandung yang memburu program ‘Tukar Celana […]

expand_less