Breaking News
Trending Tags

Berkah Ramadan, Konfirmasi Aktif Covid-19 Kota Bandung Terbaru Per Hari Hanya 3 Orang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Data terbaru konfirmasi aktif covid-19 yang dikeluarkan pada Selasa, 5 April 2022 melalui laman covid19.bandung.go.id, tercatat hanya ada tiga kasus. Pelandaian terus terjadi selama sepekan Ramadan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani Apip menyampaikan, sejak 31 Maret 2022, konfirmasi aktif per hari sudah di bawah 100 kasus.

“Walaupun naik turun kasusnya, dari 30 jadi 60. Lalu, esoknya turun lagi ke 40. Mudah-mudahkan saja terus membaik ya,” ucap Rosye, pada Kamis, 7 April 2022.

Meski fluktuatif, penurunan kasus cenderung turun signifikan jika dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya.

Rosye memaparkan perhitungan secara minggu epidemiologi, pada pekan kedelapan, kasus aktif di Bandung mencapai 10.062 dalam seminggu.

Kemudian, pada pekan berikutnya terdapat 7.137 kasus. Lalu, di pekan kesepuluh terkonfirmasi 5.592 kasus aktif.

Di pekan ke-11, tercatat 2.677 kasus aktif. Dan terakhir di pekan kedua belas, terdapat 1.449 kasus aktif per minggunya.

“Di minggu sekarang, selama Ramadan ini baru ada 628 kasus aktif, tapi ini belum selesai ya. Perhitungan saya biasanya dari Senin-Minggu. Mudah-mudahan lebih sedikit dibanding dengan minggu sebelumnya,” tuturnya.

Meski angka aktif pandemi sudah semakin tenang dan terlihat pula rumah sakit sudah tidak penuh dengan pasien Covid-19, tapi Rosye menekankan, pentingnya tetap waspada.

“Saat ini kondisi masih pandemi dan kita berada pada level 2. Artinya masih ada pembatasan-pembatasan. Tetap patuh pada protokol kesehatan (prokes) supaya apa-apa yang sudah kita jaga dan usahakan bersama ini bisa tetap menurunkan angka covid di Kota Bandung,” ungkapnya.

Sebab, tak menampik kemungkinan jika kita abai dengan prokes, kasus Covid-19 akan kembali meningkat di Kota Bandung.

Selain itu, Rosye mengimbau, demi mengindari beratnya penyakit saat terpapar akibat covid, segera lakukan vaksinasi.

“Karena sudah terbukti vaksinasi bisa mencegah beratnya penyakit. Kebanyakan kasus, di atas 70 persen pasien covid-19 yang meninggal di Kota Bandung itu belum divaksinasi dan ditambah memiliki komorbid,” ujar Rosye.

Ia menyebutkan, sampai saat ini vaksinasi booster di Kota Bandung telah mencapai 24 persen dari target 30 persen sesuai dengan arahan presiden.

Aspek lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah dari paparan Covid-19, imbuh Rosye, pastikan daya tahan tubuh tetap bagus. Perhatikan pola hidup yang sehat, bukan hanya makan yang harus dijaga, tapi juga pola hidup lainnya.

“Kalau dari makanan, perbanyak minum air mineral. Lalu, usahakan makan real food, bukan junk food. Perbanyak konsumsi sayur, buah, protein, dan karbohidrat jangan lupa. Juga batasi GGL: gula, garam dan lemak,” imbaunya.

Selain itu, Rosye mengatakan perlunya menjaga stamina tubuh dengan tetap beraktivitas. Jangan sampai karena Ramadan, kita jadi malas gerak.

“Karena kalau hanya makanan yang dijaga, tapi aktivitasnya tidak dijaga, ya tidak akan sempurna hasilnya. Olahraga bisa dipilih yang ringan-ringan saja, misal jalan kaki di pagi atau sore hari jelang buka puasa. Atau olahraga indoor seperti workout di rumah,” katanya.

“Olahraga juga bisa malam hari. Tak ada alasan untuk kita tidak bergerak karena dengan bergerak, jantung bisa memompa aliran darah menjadi lancar,” imbuh Rosye.

Berjemur juga merupakan aktivitas yang sebaiknya dirutinkan setiap pagi. Sebab, sinar ultraviolet dari matahari dapat mengubah pro vitamin D menjadi vitamin D yang cukup penting untuk tubuh kita.

Kondisi psikis pun perlu diperhatikan karena penyakit akan mudah menyerang jika kondisi jiwa kita sedang tidak baik-baik saja.

“Hindari stress berlebih dan istirahat yang cukup. Karena semua ini akan meningkatkan daya tahan tubuh kita,” pungkasnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengalir Deras, Achmad Fahmi Kembali Kantongi Dukungan Untuk Menjadi Walikota Sukabumi 2 Periode

    Mengalir Deras, Achmad Fahmi Kembali Kantongi Dukungan Untuk Menjadi Walikota Sukabumi 2 Periode

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dukungan kepada Bakal Calon Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi terus mengalir. Kali ini, dukungan Kembali datang dari Partai Perindo Kota Sukabumi. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Kota Sukabumi, Adinda Maulana Moch mengatakan, bahwa Partai Perindo Kota Sukabumi akan mendukung penuh Walikota Sukabumi Periode 2018-2023 tersebut, untuk maju Kembali pada kontestasi Pemilihan Kepala […]

  • TMI PPDB Jabar 2019, Penerimaan PPDB Online Tingkat SMA Tidak Transparan

    TMI PPDB Jabar 2019, Penerimaan PPDB Online Tingkat SMA Tidak Transparan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Koordinator Kajian Tim Monitoring Independen (TMI) PPDB Jabar 2019 menilai penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 online tingkat SMA tidak transparan. Hal itu tampak pada tidak adanya data passing grade siswa diterima dan tidak. Koordinator Kajian TMI PPDB Jabar 2019 Iwan Hernawan menyayangkan tidak munculnya data detail calon peserta didik pada PPDB […]

  • PGIW Jawa Barat Selenggarakan Doa Khusus Untuk Papua

    PGIW Jawa Barat Selenggarakan Doa Khusus Untuk Papua

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBInews.id-Sekum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Jawa Barat Pendeta Paulus Wijono mengatakan gereja harus hadir dan konkrit dalam situasi yang tidak mudah seperti apa yang dirasakan warga papua. Gereja harus jadi rumah bersama tanpa melihat golongan dan etnis termasuk Papua. Hal tersebut terungkap saat Ibadah dan Doa Khusus Untuk Papua yang diselenggarakan oleh PGIW Jawa […]

  • Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bandung, MBINews.id – Para seniman se Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas Sawargi menyatakan sikap untuk mendukung dukungan keoada Paslon no. 2, Prabowo-Gibran. Hal itu terungkap dalam sebuah pertemuan yang dilaksanakan di RM Cibiuk kota Bandung, pada Senin, (22/1/2024). Ketua Relawan Sawargi Ridwan Ch.Mafris mengatakan pada pertemuan Senin, 22 Januari 2024 sore itu merupakan sebuah […]

  • Hari Pertama Masuk, 99,9 Persen Pegawai Pemkot Bandung Hadir

    Hari Pertama Masuk, 99,9 Persen Pegawai Pemkot Bandung Hadir

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengungkapkan, kehadiran Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencapai 99,9 persen. Sedangkan sisanya yang tidak hadir yaitu ASN yang tengah sakit dan sebagainya. “Data sementara untuk non guru, dari 10.000, terdapat yang sakit 40 orang,” katanya […]

  • Satgas Rentenir Terima 7.321 Aduan, Lebih Dari Setengahnya Terkait Pinjol

    Satgas Rentenir Terima 7.321 Aduan, Lebih Dari Setengahnya Terkait Pinjol

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir Kota Bandung menerima 7.321 pengaduan dari masyarakat sejak 2018 hingga Oktober 2021. Pengaduan tersebut terkait warga yang merasa jadi korban rentenir atas utang yang dipinjamnya. Ketua Umum Satgas Anti Rentenir, Atet Dedi Handiman mengungkapkan, hasil analisa dari pengaduan tersebut, sekitar 6 persen meminjam untuk dana pendidikan, berobat […]

expand_less