Breaking News
Trending Tags

Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Adukan Perumahan di Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Warga RT5 RW17 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gununpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan keberadaan perumahan yang berada dilokasi warga tersebut. Pasalnya, pihak perumahan tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga. Apalagi, pembangunannya meneyababkan tanah longsor sehingga berdampak ke pemukiman warga yang berbatasan dengan perumahan tersebut.

“Iya, kemarin sekitar hari Rabu (10/11/2021) saya dapat laporan dari warga ada longsor yang dikibatkan dari pembangunan perumahan tersebut,”ujar A. Supomo Ketua RT5 RW 17 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi. Senin, (15/11/2021)

Bahkan warga menduga jika perumahan tersebut tidak mengantongi izin. Sebab, kata Sutomo, selama tiga tahun berdiri perumahan tersebut tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga.

“Kita tidak pernah kedatangan dari pihak perumahan tersebut. Apalagi komunikasi atau bersosialisasi. tau-tau sudha berdiri saja,”ucapnya.

Untuk itu, pihkanya meminta kepada pemerintah setempat ataupun dinas terkait, untuk dapat menegur pihak peruahanya. Karena dikhwatirkan adanya longsor susulan.

“Tapi yang jelas kami atas nama warga meminta tolomg kep pemerintah untuk menanyakan izinnya,”tandasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Perizinan Pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Saepulloh, mengungkapkan jika perumahan yang dimaksud izinya hanya penjualan kavling saja. Jika dugaan warga itu sudah berubah, berarti memang sudah salah. Sebab, perumahan itu harus sertifikat nama Perusahaan Terbatas (PT).

“Dulu hanya pembuatan kavling saja, karena milik perorangan dan bukan perumahan. Kalau emang itu terjadi peralihan tentu saja harus berubah persyaratanya ke perumahan,”ungkapnya.

Kalau memang dugaan warga benar, lanjut Saepulloh, tentu saja itu sudah melanggar aturan. Dan pihaknya tentu saja akan meinta agar si pemilik kavling tersebut untuk mengurus persyaratan perubahan nama dari kavling ke perumahan.

“Untuk kavling sendiri memang tidak ada keharusan menempuh izin warga, maupun kajian rekomendasi dinas terkait, karena sifatnya perorangan, berbeda dengan izin perumahan yang memerlukan sederetan rekomendasi dari sebagian dinas terkait,”ungkapnya.

Untuk itu lanjut Saepullah, pihaknya segera akan terjun kelapangan untuk memastikan apakah statusnya berubah atau tidak seperti yang diduga oleh warga selama ini.

“Besok kita akan temui pihak pemilik kavling tersebut, untuk memastikan status apakah kavling atau sudah berubah ke permuahan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Nugraha: Saya Ingin Mafia Tanah Diberantas

    Achmad Nugraha: Saya Ingin Mafia Tanah Diberantas

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha berharap tidak ada lagi warga Kota Bandung yang menjadi korban penggusuran karena ulah mafia tanah. Hak dan aset milik warga harus mendapat perlindungan. Hal tersebut ia sampaikan saat menerima aspirasi warga bersama Lembaga Bantuan Hukum Pertanahan dan Perumahan, di Kawasan Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, […]

  • Membangun Infrastruktur Pemkot Bandung Cari Mitra untuk Kerjasama

    Membangun Infrastruktur Pemkot Bandung Cari Mitra untuk Kerjasama

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membuka kerja sama dengan berbagai mitra untuk membangun Kota Bandung lebih nyaman. Salah satunya untuk pembangunan infrastruktur drainase dan kolam retensi. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan , butuh kolaborasi untuk pembangunan agar lebih maksimal. Kolam retensi itu memang kurang, karena kecil dan sedikit, sedangkan itu harus […]

  • USB YPKP Bandung Kolaborasi Akademisi-Industri-Pemerintah Buka Peluang Kerja

    USB YPKP Bandung Kolaborasi Akademisi-Industri-Pemerintah Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menggelar Career Expo perdana sebagai puncak acara USB Edu Fair 2025, sebuah inisiatif kolaboratif antara akademisi, industri, dan Pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja bagi lulusan dan alumni. Kegiatan tersebut bertempat di Aula USB YPKP, Jl. KH. Hasan Mustopa No.68, Cikutra, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Rabu […]

  • Doa Aa Gym Saat Di Mina

    Doa Aa Gym Saat Di Mina

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Di tengah padatnya jamaah yang tengah melakukan ibadah haji, rahmat Allah turun dengan hujan deras disertai butiran-butiran es di Mina, Makkah. Merespons fenomena ini, KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym yang juga berada di Mina, memberikan pandangannya. “MasyaAllah ini ada hujan es sahabat sekalian. Allah yang menurunkan segalanya. Besar-besar […]

  • Ribuan Pemudik Masuk ke Kota Bandung via Terminal Cicaheum

    Ribuan Pemudik Masuk ke Kota Bandung via Terminal Cicaheum

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id —  Sebanyak 10.196 orang tercatat sudah kembali ke Kota Bandung atau sekitar 45 persen dari data keberangkatan dari Terminal Cicaheum. Kedatangan mereka diketahui saat pulang ke Kota Bandung melalui Terminal Cicaheum hingga Kamis 23 April 2023. Hal tersebut diungkapkan Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto kepada Humas Bandung. Ia menyebut pemudik yang gunakan jasa […]

  • Provinsi Jabar Beli Ventilator Produksi PT.DI & PT Pindad

    Provinsi Jabar Beli Ventilator Produksi PT.DI & PT Pindad

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memastikan, kebutuhan ventilator untuk 105 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di Jabar akan terpenuhi setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar membeli ventilator produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad. Adapun ventilator produksi PT DI (Persero) dan PT Pindad telah dikonfirmasi lulus uji produk dari Balai […]

expand_less