Breaking News
Trending Tags

Dishub Kota Sukabumi Terima 337 Aduan PJU Rusak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang Tahun 2020, jumlah aduan masyarakat yang datang ke Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi keluhkan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) mencapai 337. Dari jumlah tersebut, yang sudah tertangani mencapai 299, dan sisanya sebanyak 38 belum ditangani.

“Di tahun 2020, sebanyak 337 masyarakat yang mengadukan kerusakan PJU. Aduan itu kami terima baik lewat aplikasi, melalaui media sosial, dan yang datang langsung datang ke kantor,”ujar Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi, Ade Darmawan yang didampingi Kasie PJU, Hikmat Azhari. Senin, (18/1/2020).

Rata-rata lanjut Ade, kerusakan yang sering dilaporkan oleh masyarakat mengenai lampu yang jumlahnya mencapai 225, sedangkan untuk jaringan mencapai 80 kerusakan, dan masalah tiang paling sedikit yaitu hanya berjumlah 6 yang alami kerusakan.”ruskanya PJU, bisa saja disebebkan oleh faktor cuaca. Misalkan hujan yang disertai petir bisa membuat lampu mati,”terangnya.

Makanya lanjut Ade, beberap titik PJU yang belum sempat tertangani di tahun 2020 lalu, pihaknya akan lakukan penanganan di tahun ini. Karena belum tertatngani di tahun kemarin itu, dikarenakan adanya recofusing anggaran untuk Covid-19.

Disisi lain Ade juga mengungkapkan, jika sarana dan prasarana pendukung juga sangat dibutuhkan tahun ini. Salah satunya Skylife, terutama skylife untuk masuk ke gang kecil.”Kita butuh skylife yang baru, karena skylife yang berjumlah dua unit saat ini usianya sudah 10 tahun lebih. Tapi smabil menunggu impina tyersbeut, kami tetap akan memebrikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himbauan Untuk Mobil Toko, Satpol PP : Jalan Diponegoro Kawasan Zona Merah Dilarang Untuk Berjualan !!

    Himbauan Untuk Mobil Toko, Satpol PP : Jalan Diponegoro Kawasan Zona Merah Dilarang Untuk Berjualan !!

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menegaskan, mobil toko (Moko) dilarang berjualan di Jalan Dipenegoro dan sekitarnya. Satpol PP memastikan, hal itu sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Retribusi Perhubungan. Jalan Dipenogoro merupakan zona larangan parkir. Tak hanya itu, Jalan Diponegoro juga merupakan zona merah […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Raih JDIHN Terbaik

    Pemerintah Kota Sukabumi Raih JDIHN Terbaik

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota Sukabumi kembali menerima penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik I Tahun 2021 Kategori Kota dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Penghargaan tersebut di berikan dalam acara JDIHN Awards diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM dan diberikan pada pertemuan Nasional Pengelola Jaringan […]

  • Wakil Walikota Bandung Berikan Tanda Dengan  Tempel Stiker Penerima Program PKH Dan BSN

    Wakil Walikota Bandung Berikan Tanda Dengan Tempel Stiker Penerima Program PKH Dan BSN

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali memberikan tanda dengan stiker pada rumah penerima manfaat untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako Nasional (BSN). Kali ini penempelan di Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gede Bage, Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menempelkan langsung stiker tersebut di rumah warga dengan didampingi Camat Gede […]

  • Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

    Komisi D DPRD Kota Bandung Undang Pakar Kebijakan Publik Unpad Yogi Suprayogi Bahas Perbaikan Layanan Dasar

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi D DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja dengan mengundang pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran, Yogi Suprayogi, S.Sos., MA., Ph.D., di Ruang Rapat Komisi D, Jumat, (01/12/2024). Rapat ini dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi para Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto, S.T., M.PMat; […]

  • Inflasi Kota Sukabumi Masih Terkendali dan Stabil

    Inflasi Kota Sukabumi Masih Terkendali dan Stabil

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dalam pengendalian inflasi sangat dibutuhkan langkah yang kongkret. Untuk itu, dalam pengedaliannya yang dilakukan oleh Pemkot Sukabumi, salah satunya dengan mengelar Bazar dan Pasar murah disetiap Kecamatan. “Alhamdulillah, sejauh ini nilai inflasi di Kota Sukabumi tergolong masih stabil dan terkendali,”ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmmana Hartadji. Selasa, (30/1/2024) Kusmana juga mengungkaokan, jika inflasi […]

  • Wali Kota Bandung Pastikan Tempat Penitipan Anak Wajib Penuhi Standar Layanan

    Wali Kota Bandung Pastikan Tempat Penitipan Anak Wajib Penuhi Standar Layanan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai, keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA) atau day care saat ini sangat penting, terutama karena semakin banyak keluarga yang mengandalkan penghasilan dari dua orang tuanya yang harus bekerja. “Sekarang, banyak ibu yang juga harus bekerja, bukan karena gaya-gayaan, tapi karena kebutuhan ekonomi. Maka kehadiran day care […]

expand_less