Breaking News
Trending Tags

DPRD Jawa Barat Pelajari Pembangunan Infrastruktur Provinsi DI Yogyakarta

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari beserta Pimpinan dan Anggota Komisi IV pelajari pembangun Infrastruktur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ke Komisi C DPRD DIY.

Dalam sambutannya, Ineu mengatakan Pembangunan Infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia sempat terhambat akibat refocussing anggaran pemerintah daerah untuk penanggulangan Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak tahun 2020 lalu.

Saat ini, lanjut Ineu, setelah organisasi kesehatan dunia mengumumkan berakhirnya darurat kesehatan global Covid-19 (5/5), masyarakat mulai meminta berbagai perbaikan infrastruktur seperti halnya perbaikan jalan rusak serta penerangan jalan umum.

“Pasca Pandemi Covid 19 ini masyarakat menuntut banyak pembangunan infrastruktur, banyak hal menarik di DI Yogyakarta yang bisa kita tiru seperti halnya penerangan jalan umum di pemukiman yang bisa langsung dilakukan, selama ini kita melalui bantuan keuangan ke pemerintah daerah” ujar Ineu.

Hal senada diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, KH. Tetep Abdulatip yang menyebut ada kemiripan kondisi infrastruktur paska Covid-19 seperti halnya jalan rusak yang dikeluhkan oleh masyarakat.

“Jadi ketika jalan yang rusak, itu di Yogyakarta gejolaknya tidak terlalu keras sementara di Jawa Barat kita kemarin menemukan beberapa protes yang cukup keras”, ujar Tetep.

Sehingga lanjut Tetep, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini memulai kembali penanganan infrastruktur seperti halnya perbaikan jalan, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), penanganan sampah serta irigasi.

“Yang menarik seperti menyelesaikan masalah PJU, ternyata selain jalan-jalan provinsi juga bisa menyelesaikan PJU di kawasan-kawasan perumahan yang dikerjakan langsung dinas BMPR Provinsi DI Yogyakarta. Sementara di Jawa Barat kita harus melalui bantuan keuangan kepada kota/kabupaten yang diusulkan oleh bupati dan walikota”, jelasnya.

Tetep menekankan walaupun ada beberapa perbedaan aturan, perbedaan anggaran dan luas wilayah, pihaknya tidak menutup diri untuk belajar ke Provinsi DI Yogyakarta.

“Beberapa hal yang tidak bisa dilakukan di Jawa Barat tetapi bisa dilakukan di DIY, kreativitas seperti ini harus dikembangkan. Intinya bagaimana masyarakat di wilayah Jawa Barat itu mendapatkan manfaat pembangunan siapapun yang mengerjakannya”, pungkas Tetep.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Silaturahmi bersama para pemuda Bedas hadirkan Karang Taruna Kab Bandung dan juga KNPI Kab Bandung berlangsung di gedung Moh Toha Pemkab Bandung. (6/2/2024) Dikatakan Bupati Bandung Dr. HM.Dadang Supriatna MSI. SIp, mengatakan,” kami mengajak Dan berpesan kepada para pemuda Bedas, baik yang tergabung dalam Karang Taruna maupun KNPI Kab Bandung untuk […]

  • Indeks Pertanaman 400, Produksi Beras di Kota Bandung Bisa Meningkat Dua Kali Lipat

    Indeks Pertanaman 400, Produksi Beras di Kota Bandung Bisa Meningkat Dua Kali Lipat

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.339
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Demi meningkatkan produksi beras di Jawa Barat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menggalakkan Indeks Pertanaman (IP) 400 pada 70 ha lahan persawahan di Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Bandung. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, dengan IP 400 ini, Bandung bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya. “Kebutuhan pangan Kota Bandung itu […]

  • Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    Sebanyak 65 Aduan Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi, Selama Periode Januari Hingga Juni 2021.

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jumlah aduan masyarakat yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Sukabumi Participated Responder (Super) dan aplikasi e-Lapor, pada periode Januari hingga Juni 2021 berjumlah 65 aduan. Jumlah tersebut alami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan periode yang sama. Dimana tahun 2020 lalu, jumlah aduan yang masuk mencapai 241. “Iya, kalau melihat perbandingan […]

  • Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas aspirasi dari warga terkait pemanfaatan lahan, penanganan banjir Cibaduyut, dan PSU di sekitar wilayah terdampak pembangunan KCIC, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu, (21/6/2023). Rapat tersebut digelar bersama Dinas SDA & BM, DPKP, Camat Bandung Kulon, Camat Bandung Kidul, Camat Bojongloa […]

  • Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    Kurangi Tumpukan Sampah Lebaran, Yuk Terapkan Kang Pisman

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Produksi sampah saat hari Raya Idulfitri diprediksi akan meningkat. Untuk itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi mengajak masyarakat untuk menerapkan Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah). Dudy menyampaikan terlebih pada hari H lebaran, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti ditutup. Sehingga sampah akan menumpuk bila tidak diolah dengan baik. “Kami […]

  • Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    Tingginya IPM, Diharapkan Bisa Mempercepat Pengentasan Kemiskinan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka skoring pada indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Sukabumi, berbanding lurus terhadap percepatan pengentasan angka kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi. Berdasarkan hasil penilaian, IPM Kota Sukabumi berada diangka 74,60 dan berada diatas rata-rata IPM Provinsi Jawa Barat. Dengan raihan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap, bisa segera menuntaskan angka […]

expand_less