Breaking News
Trending Tags

Kebutuhan SDM di SOTK Pemkot Bandung Tidak Memenuhi 100 Persen

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Pembahasan Raperda Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Sudah hampir rampung dibahas Panitia Khusus (Pansus) 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Raperda tentang perubahan kedua atas Perda No. 08 tahun 2016 tentang pembentukan dan susuan perangkat daerah, harus ditinjau ulang.

“Karena banyak perubahan di Pemerinah Pusat, sehingga hal-hal yang sudah dibahas oleh Pansus 4 DPRD Kota Bandung Raperda SOTK, terkait pembentukan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah,red) kini harus diubah Kembali,” demikian dikatakan Anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung H. Soni Daniswara, SE kepada para wartawan di Bandung.

Lebih jauh dikatakannya, beberapa hal yang diubah, salah satunya karena efesiensi anggaran yang dilakukan Pemeritah Pusat. Sehingga, terkait SDM yang akan menduduki jabatan harus diubah lagi.

DPRD Kota Bandung sebelumnya setuju bahwa terkait posisi dan jabatan yang ada di BPBD, bisa merangkap jabatan. Tapi harus disesuaikan, karena kebutuhan SDM di Pemkot Bandung tidak terpenuhi 100 persen.

“Misalnya, dari kebutuhan SDM di salah satu SOTK, ada 50 orang, namun hanya dipenuhi sekitar 35 orang. Jadi ya, ini juga kami berlakukan di BPBD, ya seadanya SDM dulu, yang penting jalan. Masa harus nunggu semua kebutuhan terpenuhi baru berjalan,” kata Soni.

Padahal kebutuhannya mendesak, lanjutnya, yang menjadi perhatian meski kebutuhan SDM di SOTK di lingkungan Pemkot Bandung tidak terpenuhi 100 %, namun belanja pegawai melebihi jumlah yang ditentukan Pemerintah Pusat.

“Dari pemerintah pusat, belanja pegawai maksimal 30% dari APBD setiap wilayah, sementara di Kota Bandung sekitar 40%. Nah pertanyaannya, uangnya yang 10% dipakai buat apa,” terangnya.

Menurut Soni, Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung harus memberikan penjelasan mengenai kondisi ini. Hal ini harus dilakukan, agar bisa dicarikan jalan keluarnya.

“Harus ada data yang valid mengenai kondisi ini dari BKPSDM. Apakah kondisi ii karena SOTK yang gemuk, atau banyak yang pension,” tutupnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Dukung Komunitas Edan Sepur Indonesia Ciptakan Budaya Disiplin

    Pemkot Bandung Dukung Komunitas Edan Sepur Indonesia Ciptakan Budaya Disiplin

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus mendukung Komunitas Edan Sepur Indonesia yang selama ini sudah berkontribusi menciptakan budaya disiplin di perlintasan kereta api. Pasalnya, budaya disiplin di perlintasan kereta api masih menjadi persoalan. “Tantangannya memang berat. Kalau teman-teman mau jalan terus, kita bersama Dishub akan ikut mendampingi,” kata Wakil Wali Kota Bandung, […]

  • Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Destival Sentra Industri Kota Bandung diselenggarakan di Cihampelas Walk (Ciwalk). Festival ini hadir selama enam hari mulai dari 20-25 Juni 2023. Mengunjungi langsung lokasi festival, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin terus berupaya untuk mengembangkan industri dan perdagangan di Kota Bandung. Menurut Ema Sumarna ,Pememrintah […]

  • Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    Pemkot Bandung Dan BSSN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mengoptimalkan Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui pemanfaatan tandatangan elektronik tersertifikasi untuk Tanda Tangan Elektronik di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerja sama pemanfaatan sertifikat elektronik antara  Pemkot Bandung dan BSSN ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Sertifikat […]

  • Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Wawan Juanda menyikapi terkait belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi yang ada saat ini, Jumat (24/06). Menurutnya, hingga saat ini PAD Kota Sukabumi yang bersumber dari sektor pendapatan pajak daerah, masih bisa dioptimalsisakan kembali. Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung […]

  • bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

    bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id- bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas Jawa Barat pada tanggal 23 November 2020. Perseroan terbatas tersebut akan menjadi anak perusahaan bank bjb yang menaungi pengelolaan PED di Jawa Barat ini. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan “Pembentukan PED bjb Sekuritas ini merupakan tonggak baru dalam […]

  • Emrus Sihombing: Agus Cs Tidak Memiliki Legitimasi Lagi, Mundur Dong

    Emrus Sihombing: Agus Cs Tidak Memiliki Legitimasi Lagi, Mundur Dong

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id– Pakar Komunikasi Politik UPH Emrus Sihombing mengatakan dengan penyerahan mandat pimpinan KPK Agus Cs berarti  sudah kehilangan legitimasi dan harus mundur. Hal tersebut terungkap saat diskusi publik yang diselenggarakan oleh Journalist of Law Jakarta (JLJ) dengan tema “Ada Apa Dengan KPK? Evaluasi Publik Dibawah Kepemimpinan Agus Cs” di Gado – Gado Boplo Panglima […]

expand_less