Breaking News
Trending Tags

Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil: Banyak Salah Paham Soal Sertifikat Tanah Elektronik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id –  Terkait kabar Sertifikat tanah masyarakat yang akan ditarik kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan digantikan dengan sertifikat elektronik ramai menjadi perbincangan warganet.

Hal itu menyusul terbitnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik yang akan mulai berlaku pada 2021.

Webinar ATR/BPN yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 ini, dimulai dengan kata sambutan dari Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari.

“Arah Kebijakan Pertanahan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja” yang menghadirkan Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional tersaji dengan baik, Jakarta, Kamis (4/2/2021), di Kementerian ATR/BPN.

Pada kesempatan itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menjamin tidak ada penarikan sertifikat tanah terkait penerbitan sertifikat elektronik.

Ketua Umum PWI Pusat dalam sambutannya memuji langkah dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil. Termasuk dalam penerbitan sertifikat elektronik.

“Apalagi sudah ada jaminan dari Pak Menteri,” demikian antara lain disampaikan Atal Sembiring Depari, yang saling menyapa dengan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.

Webinar ATR/BPN dengan tuan rumah penyelenggara PWI Provinsi DKI Jakarta ini, menghadirkan pembicara utama Sekjen Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto. Juga dihadiri oleh stafsus Kementerian ATR/BPN Bidang Kelembagaan (sekaligus Juru Bicara), Taufikul Hadi.

Dalam kata pengantarnya, Sofyan Djalil mengakui masih banyak kesalahpahaman dari masyarakat terkait kebijakan baru yang dikeluarkan Kementerian ATR/BPN, khususnya e-sertifikat (sertifikat elektronik).

“Sertifikat elektronik banyak salah paham, salah kutip. Ini tentu sangat merugikan masyarakat,” ujar Sofyan Djalil.

Menurut Sofyan Djalil, produk elektronik, termasuk sertifikat tanah, justru paling aman.

Dia memberi contoh, dulu bank memiliki buku khusus atau buku tabungan, tetapi saat ini sudah mulai tidak ada lagi.

Begitu juga dalam pasar saham tak ada lagi lembar saham yang harus diteken, tetapi sudah berubah menjadi sertifikat saham digital.

“Kalau ada berita di masyarakat soal penarikan sertifikat tanah, itu salah kutip atau dikutip di luar konteks,” katanya.

Sofyan Djalil menambahkan, “BPN tidak akan pernah menarik seritifikat masyarakat.”

Sofyan Djalil mengingatkan masyarkat akan kemungkinan adanya oknum-oknum tertentu yang mengaku petugas ATR/BPN dan menarik sertifikat tanah.

Ketua Panitia Webinar ATR/BPN, Naek Pangaribuan, mengapresiasi partisipasi luar biasa dari Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan jajarannya.

Dia berharap, kolaborasi Kementerian ATR/BPN dengan PWI Jaya untuk menyukseskan HPN 2021 terus berlanjut.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Dorong REI Bangun Hunian Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Yana Dorong REI Bangun Hunian Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (DPD REI) Jawa Barat untuk bersama membangun kawasan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Kita (Pemkot Bandung) berharap REI membantu pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya pada Pelantikan Komisariat REI Jabar, di Trans Luxury […]

  • Bangkitkan UMKM Kecil, Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan BEEC Siapkan Aplikasi Order Menu Bandung

    Bangkitkan UMKM Kecil, Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan BEEC Siapkan Aplikasi Order Menu Bandung

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Bandung Economic Empowerment Center (BEEC) untuk menghidupkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan aplikasi pemesanan makanan “Menu Bandung”. Aplikasi karya anak muda Bandung itu untuk membangkitkan kembali UMKM kuliner Bandung pascapandemi Covid-19. Aplikasi “Menu Bandung” ini kelak bisa menghubungkan antara pedagang dengan pembeli untuk bertransaksi. Soal […]

  • Hj Tia Akomodir Aspirasi Dari Pertemuan Dengan Pemkab Bandung

    Hj Tia Akomodir Aspirasi Dari Pertemuan Dengan Pemkab Bandung

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id –Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jabar di gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung (16/11/2023) mendapatkan tanggapan Anggota DPRD Provinsi Jabar, Dra.Hj Tia Fitriani dari Partai Nasdem Kab Bandung. Hj Tia berpendapat, yang di Citra Bakti sangat luar biasa dan itu di Dapil saya Kab Bandung dan kebetulan pimpinan banyak yang hadir, baik Asda […]

  • Baznas Kota Bandung Cari Kandidat Lima Komisioner Periode : 2021 – 2026

    Baznas Kota Bandung Cari Kandidat Lima Komisioner Periode : 2021 – 2026

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota tengah mencari 5 komisioner untuk periode 2021-2026. Untuk itu, Baznas Kota Bandung membuka kesempatan bagi orang-orang terbaik untuk mengikuti seleksi menjadi komisioner. Menurut Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kota Bandung, Medi Mahendra, saat ini pihaknya telah membentuk panitia seleksi (Pansel). Panitia tersebut diketuai oleh Prof. Dr. KH […]

  • Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sedikitnya 12 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi sepanjang Januari-Februari 2024. Aduan yang masuk melalui aplikasi E-Lapor tersebut, masih seputar fasilitas umum. Diantaranya, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air minum. “Berdasarkan data yang ada, aduan yang masuk dari masyarakat masih seputar fasilitas umum. Seperti, perbaikan PJU, air minum, dan […]

  • Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KAB.GARUT, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ade Kaca sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Sabtu (15/10/22). Ade Kaca mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus berangkat dari lingkungan terkecil yakni keluarga. […]

expand_less