Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Masalah Sosial di Sukamiskin Kota Bandung Diselesaikan dengan SiDesi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Kolaborasi bisa menyelesaikan permasalah dibandingkan kompetitif , Lurah Sukamiskin,Kota Bandung, Farida Agustin , mencari relasi yang tepat untuk ia ajak kolaborasi menyelesaikan permasalahan di Kelurahan Sukamiskin , Kota Bandung.

Dari kaloborasi itu lahir SiDesi, ( Sukamiskin Dilevery Sevice ), dan program inovasi lainnya yang ternyata efektif untuk mengurai beragam permasalahan sosial di tengah masyarakat Sukamiskin. Kota Bandung.

Lurah Sukamiskin Kota Bansung bersama timnya menghimpun semua masalah yang terjadi di Sukamiskin. Lalu diselesaikan secara bertahap. Mulai dari permasalahan sampah, stunting, UMKM, dan indeks kepuasan masyarakat (IKM)

Lurah Sukamiskin Kota Bandung ,menyadari seluruh permasalahannya tidak bisa diselesaikan sendiri. Oleh karena itu, sehingga memanfaatkan kolaborasi pentahelix,” ujar Farida saat melakukan ekspo di hadapan Tim Penilai Klarifikasi Lapangan Lomba Kelurahan Tingkat Nasional, Jumat 14 Juli 2023 di kantor Kelurahan Sukamiskin.Kota Bandung.

Dari kaborasi pentahelix, Kelurahan Sukamiskin mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program PIPPK sebanyak lebih dari Rp2 miliar. Jugà bantuan CSR pun mengalir untuk wilayahnya. Dari PT. KAI pernah memberikan Rp93 juta. Ada juga dari Persib untuk pembangunan Taman Air. Lalu, dari Bank Indonesia untuk bantuan Budikdamber dan 50 tower garden.

“Karena pemerintah yang berhasil adalah pemerintah yang dapat menyelesaikan masalah dengan pemberdayaan masyarakat,” ucapnya.

Lurah Sukamiskin dan masyarakat Sukamiskin , mencoba untuk mengubah sampah dari rujit (jijik) jadi duit. Ada beberapa RW yang berhasil memperoleh uang dari hasil mengolah sampah melalui program Kang Pisman. Sudah ada 14 RW yang aktif dan rutin melakukan Kang Pisman .

Dalam pengolahan Kang Pisman di Kelurahan Sukamiskin menganut konsep waste to food, sehingga sampah yang ada bisa bermanfaat bagi warga. Dari sampah organik dijadikan pakan ternak, sampai sampah anorganik yang dapat bernilai ekonomi.

“Misalnya pengolahan sampah di RW 01, tiap bulan mereka bisa mendapatkan Rp2 juta-Rp3 juta dari hasil sampah anorganik. Sedangkan sampah organik akan menjadi paka maggot. Maggot ini dijual dan hasil perbulannya mencapai Rp5 juta-Rp6 juta per bulan,” papar Farida.

Selain itu, dalam pengendalian stunting, masyarakat Sukamiskin juga melakukan beberapa inovasi. Di antaranya Selir (sehari lima ratus), Samping (sampah untuk stunting), Lele Budikdamber, Korea (Kolam retensi air), Buruan Sae, dan Bang Kasep (Bangga kagungan septic tank).

“Alhamdulillah stunting di sini menurun dari yang sebelumnya 202 anak pada tahun 2021, turun menjadi 94 anak di tahun 2022. Ini juga berdampak pada IKM yang meningkat dari 83 persen menjadi 84 persen,” ungkapnya.

Program SiDesi (Sukamiskin delivery service) yang merupakan pelayanan kepada masyarakat.Jadi masyarakat tidak mesti ke kantor. Tapi SiDesi yang langsung datang ke masyarakat .

Beragam inovasi ini mendapat tanggapan yang sangat positif dari Ketua Tim Penilai Klarifikasi Lapangan, Nana Wahyudi.

Ia mengatakan, di regional II Jawa Bali, dari 2.867 kelurahan, pada tahap I Kelurahan Sukamiskin berhasil masuk. Sedangkan tim penilai hanya mengambil 5 kota/kabupaten saja.

“Bangga sekali saya melihat Sukamiskin di posisi saat ini. Kalau masuk ke tahap berikutnya, akan ada pemaparan yang harus dijelaskan dalam 20 menit,” kata Nana.

Ia mengapresiasi model pentahelix yang bisa menjawab beragam permasalahan di Sukamiskin. Bahkan, banyak hal yang bisa diambil khususnya untuk teman-teman penilai.

“Namun, kita coba seobjektif mungkin. Oleh karena itu dari sisi evaluasi dan perkembangan tingkat kelurahan, kita hanya mengecek kebenaran, kelengkapan, apa yang sudah dilakukan di kelurahan ini,” tuturnya.

Misalnya seperti stunting. Timnya akan melihat seberapa besar usaha pihak kewilayahan untuk menurunkan hal tersebut.

“Kita melihat upaya yang sudah dilakukan dalam menurunkan hal tersebut. Lalu naskah kerja sama diambil. Dikorelasikan dengan perda yang ada. Karena ini kan awalnya berangkat dari kolaborasi pentahelix,” jelasnya.

Sementara itu, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna berharap, kehadiran tim penilai bisa memberikan semangat dan memicu pemerintah daerah untuk terus mengembangkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Semangat ini harus mengalir terus baik di tataran kelurahan sampai ke kami di pemerintahan Kota Bandung. Berbagai program yang sudah ada di RKPD tahunan dalam DPA secara berjenjang akan dijalankan dalam level-level institusi,” kata Ema.**
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • USB YPKP Kembangkan Sistem Informasi Manajemen PKK di Cibeunying Kidul, Kota Bandung

    USB YPKP Kembangkan Sistem Informasi Manajemen PKK di Cibeunying Kidul, Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Universitas Sangga Buana, Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) terus memperkuat peranannya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pada tahun 2025 ini, tim dosen dan mahasiswa USB YPKP melaksanakan kegiatan bertajuk “Peningkatan Mutu Pelayanan melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK Tingkat Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung”. Program ini mendapatkan dukungan […]

  • Dikeluhkan Warga, Dinas Bina Marga Jabar Rekontruksi Jalan Baros–Sagaranten

    Dikeluhkan Warga, Dinas Bina Marga Jabar Rekontruksi Jalan Baros–Sagaranten

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 410
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Proyek rekonstruksi Jalan Baros–Sagaranten, yang tengah menjadi sorotan masyarakat dipastikan masih dalam tahap pengerjaan. Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat menegaskan, kondisi jalan yang rusak saat ini merupakan bagian dari proses perbaikan yang dilakukan secara bertahap. Penelaah Teknis Kebijakan (PTK) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II, Provinsi Jawa Barat (Jabar), […]

  • Hingga Oktober 2021, Sebanyak 149 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    Hingga Oktober 2021, Sebanyak 149 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang Periode Januari sampai Oktober 2021, Jumlah bencana yang menimpa wilayah Kota Sukabumi sebanyak 149 kejadian. Dengan luas yang terdampak mencapai 52,34 hektare, dan jumlah kerugian mencapai RpRp5.758.562.500. “Hingga Oktober tahun ini, kejadian bencana yang menimpa di seluruh tujuh kecamatan yang ada di Kota Sukabumi mencapai 149 kejadian,”ujar Kepala Pelakasana Badan Penaggulangan Bencana Daaeah […]

  • Pemkot Bandung Segera Salurkan 2.000 Paket Sembako Untuk Warga

    Pemkot Bandung Segera Salurkan 2.000 Paket Sembako Untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapatkan bantuan sebanyak 2.000 paket dari Mayapada Grup. Bantuan tersebut berupa sembako berisi 3 kilogram beras putih, 1 kilogram gula pasir, 5 buah mie instan dan 1 buah sarden kaleng 155 ml. Paket itu akan disalurkan bagi masyarakat Kota Bandung yang terdampak pandemi covid-19. Secara simbolis paket […]

  • Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi di Genap Empat Tahun Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi di Genap Empat Tahun Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dimasa Kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami kini telah genap berusia 4 tahun, hal ini berarti bahwa pasangan yang dilantik pada 20 September 2018 lalu ini akan memasuki fase kelima atau tahun terakhir dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sukabumi […]

  • Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    Dukung Pojok Musik Lapas Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri Merasa Dikesampingkan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    CIAMIS,MBINEWS — Gemuruh tepuk tangan dan meriahnya penampilan musisi nasional pada acara Harmoni Tanpa Batas di Ciamis belum sepenuhnya meredakan kekecewaan sejumlah pihak. Di balik suksesnya perhelatan tersebut, Yayasan Bakti Anak Negeri menilai kontribusinya sebagai pendukung utama acara seolah tenggelam dan tidak mendapat pengakuan yang semestinya. Acara yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, Polres […]

expand_less