Dikeluhkan Warga, Dinas Bina Marga Jabar Rekontruksi Jalan Baros–Sagaranten
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id– Proyek rekonstruksi Jalan Baros–Sagaranten, yang tengah menjadi sorotan masyarakat dipastikan masih dalam tahap pengerjaan.
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat menegaskan, kondisi jalan yang rusak saat ini merupakan bagian dari proses perbaikan yang dilakukan secara bertahap.
Penelaah Teknis Kebijakan (PTK) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Abdul Muiz, mengatakan, pekerjaan perbaikan sedang berjalan melalui paket rekonstruksi ruas Jalan Sukabumi (Baros)–Sagaranten.
“Ya, kami tekankan saat ini masih dalam proses pengerjaan secara bertahap. Walaupun ada riakan dari masyarakat dan komunitas, faktanya memang sedang dikerjakan,”ujarnya kepada wartawan. Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, proyek tersebut menargetkan penanganan jalan sepanjang 6,3 kilometer yang terbagi ke dalam enam segmen. Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap rekayasa lapangan serta perbaikan kondisi awal sebagai persiapan menuju penanganan permanen.
“Ini merupakan tahap awal untuk mempersiapkan penanganan permanen, dengan target kondisi jalan menjadi baik dan mantap saat pekerjaan selesai,” katanya.
Menurutnya, proses perbaikan tidak dapat dilakukan sekaligus, melainkan harus melalui tahapan teknis agar hasilnya maksimal dan sesuai standar.
Menanggapi berbagai kritik yang muncul, pihaknya mengaku terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Ia juga, mengapresiasi perhatian publik terhadap pembangunan infrastruktur di Jawa Barat.
“Kami berterima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah mengawasi pelaksanaan pembangunan. Intinya, kami terbuka atas masukan dan kritik terhadap pengerjaan yang sedang berjalan,”akunya.
Sebelumnya, kondisi Jalan Baros–Sagaranten dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan di sejumlah titik. Namun, pemerintah memastikan perbaikan tengah berlangsung dan meminta masyarakat untuk bersabar hingga proyek rampung.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar