Breaking News
Trending Tags

Margin Error DTSEN Masih 13 Persen, Soni Daniswara Minta Perbaikan Data Dipercepat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 337
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, menegaskan pentingnya peningkatan akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan berbagai program bantuan dan perlindungan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Soni saat menghadiri kegiatan Sosialisasi DTSEN di Kantor Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial hingga layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Berdasarkan data per Mei 2026, jumlah penduduk Kota Bandung tercatat mencapai sekitar 2,6 juta jiwa. Namun demikian, masih terdapat margin error sekitar 13 persen atau setara dengan kurang lebih 200 ribu jiwa dan 75 ribu kepala keluarga yang berpotensi belum terdata secara optimal.

“Kalau margin error masih berada di angka 13 persen, tentu masih ada potensi ketidaktepatan sasaran. Idealnya angka tersebut bisa ditekan di bawah 10 persen, bahkan lebih baik lagi jika berada di bawah 8 persen, sehingga data yang dimiliki pemerintah benar-benar dapat digunakan secara optimal,” ujar Soni.

Ia menjelaskan, sejumlah kelompok masyarakat memiliki risiko tinggi tidak tercatat secara akurat dalam sistem DTSEN. Kelompok tersebut antara lain penyandang disabilitas yang berada dalam pengasuhan khusus, warga yang tinggal di panti sosial atau yayasan, warga binaan pemasyarakatan, hingga masyarakat yang berdomisili tidak sesuai dengan alamat yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK).

Selain itu, mahasiswa, pekerja, maupun individu yang tinggal di luar alamat sesuai data administrasi kependudukan juga menjadi kelompok yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data.

“Mahasiswa, pekerja, maupun individu yang tinggal di luar alamat sesuai KK juga menjadi kelompok yang rentan menimbulkan margin error dalam DTSEN,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Soni juga menyoroti banyaknya pertanyaan masyarakat terkait perubahan status desil dalam DTSEN yang berpengaruh terhadap akses berbagai program bantuan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Ia menegaskan bahwa penentuan status desil merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, sementara pemerintah daerah hanya berperan dalam proses verifikasi dan penyampaian data yang ada di lapangan.

“Dinas Sosial Kota Bandung tidak menentukan naik atau turunnya desil masyarakat. Keputusan tersebut berada di pemerintah pusat. Karena itu masyarakat perlu memahami faktor-faktor yang menjadi dasar perubahan desil,” jelasnya.

Soni mengimbau masyarakat untuk aktif memeriksa dan memperbarui data kependudukan yang dimiliki. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, warga diminta segera melaporkannya kepada perangkat kewilayahan atau instansi terkait agar dapat dilakukan perbaikan data.

Ia juga mengajak seluruh unsur kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW, untuk memperkuat kolaborasi dalam proses pemutakhiran data masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan terjadinya inclusion error maupun exclusion error dalam penyaluran bantuan sosial.

“Validitas data menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Karena itu diperlukan partisipasi semua pihak untuk memastikan data yang dimiliki pemerintah semakin akurat,” tegasnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Perang Melawan Knalpot Brong, Farhan: Pengguna di Jalan Akan Ditindak Tegas

    Pemkot Bandung Perang Melawan Knalpot Brong, Farhan: Pengguna di Jalan Akan Ditindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Persoalan knalpot brong masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kualitas lingkungan perkotaan. Meski ingin menindak hingga ke sumber distribusi, pemerintah mengakui langkah tersebut masih terbentur berbagai regulasi yang berlaku. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keberadaan knalpot brong telah lama menjadi keluhan masyarakat karena menimbulkan […]

  • Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara month to month (mtm), Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,19 persen pada Desember 2023. Bahkan nili inflasi tersebut, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), Kota Sukabumi merupakan yang terendah dibandingkan dengan kota lianya di Jawa Barat. “Yang dipantau inflasinya langsung oleh BI, ada tujuh Kota di Jawa Barat. Yakni, Kota Bekasi, Bandung, Cirebon, […]

  • Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polres Sukabumi Kota terus kebut target vaksinasi bagi warga masyarakat, termasuk bagi kalangan warga lanjut usia (lansia).kali ini, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, melakuakn peninjauan kegiatan vaksinasi masal, yang dilakukan di halaman Mako Polsek Gunungguruh. “Hari ini, kami dari unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi termasuk unsur Forkopimcam Gunungguruh melaksanakan kegiatan […]

  • Peringati HUT TNI ke-79, Pj Wali Kota dan Forkopmida Kota Sukabumi Gelar Ziarah Nasional di TMP Surja Kentjana

    Peringati HUT TNI ke-79, Pj Wali Kota dan Forkopmida Kota Sukabumi Gelar Ziarah Nasional di TMP Surja Kentjana

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) melakukan Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Surja Kentjana, Kota Sukabumi, Jumat pagi (04/10/2024). Acara tersebut dipimpin oleh Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Yudhi […]

  • Tokoin Angkat Bicara Terkait Dugaan Kasus Penipuan Investasi kripto dan Investasi kapal Ikan

    Tokoin Angkat Bicara Terkait Dugaan Kasus Penipuan Investasi kripto dan Investasi kapal Ikan

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA, Terkait berita yang santer belakangan ini mengenai dugaan kasus penipuan investasi yang melibatkan mantan CEO tokoin , pihak Tokoin angkat suara. Perwakilan Tokoin saat ini Welly melanjutkan, pihaknya sendiri hingga saat ini tidak mengetahui dan tidak ada hubungannya terkait permasalahan yang sedang melibatkan RBR, namun karena permasalahan ini, secara tidak langsung nama Tokoin juga […]

  • Sambangi Lokasi Wisata, Satlantas  Polres Sukabumi Kota Lakukan Ini

    Sambangi Lokasi Wisata, Satlantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Ini

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Petugas Kepolisian Polres Sukabumi Kota terus melakukan pemantauan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes), mulai dari tempat keraaian umum, hingga kawasan wisata yang berada di Sukabumi. Kali ini, melalui Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota, petugas melakukan imbauan terhadap pengunjung kawasan wisata di Selabintana, Kabupaten Sukabumi. “Hari ini kami dari Sat Lantas […]

expand_less