MOJI dan VIDIO Siarkan Liga Voli Mahasiswa 2026, Ajang Lahirkan Talenta Voli Kampus
- account_circle MBI Admin
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Mbinews — Panggung bola voli Indonesia kembali bertambah. Kali ini, arena persaingan datang dari lingkungan kampus.
MOJI resmi meluncurkan Liga Voli Mahasiswa (LVM) 2026, kompetisi antarmahasiswa yang mempertemukan 36 tim putra dan putri dari 24 perguruan tinggi di Indonesia.
Mengusung tema “Menjadikan Kampus sebagai Panggung Baru Olahraga Voli”, LVM 2026 akan menyambangi tiga kota, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.
Bukan sekadar kompetisi antarkampus, ajang perdana ini dirancang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka panggung baru bagi talenta-talenta muda bola voli Indonesia.
Sebanyak 18 tim putra dan 18 tim putri akan bersaing dalam total 60 pertandingan yang digelar selama 15 hari pertandingan.
Deputy Director Programming MOJI, Banardi Rachmad, mengatakan kehadiran LVM 2026 merupakan bagian dari upaya MOJI mendekatkan olahraga bola voli dengan generasi muda.
“Kehadiran LVM 2026 menjadi langkah MOJI untuk semakin mendekatkan olahraga voli dengan generasi muda sekaligus menciptakan panggung kompetisi baru bagi atlet voli perguruan tinggi di Indonesia,” kata Banardi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, pertandingan LVM 2026 juga akan disiarkan melalui MOJI dan VIDIO. Dengan demikian, aksi para atlet mahasiswa dapat disaksikan lebih luas oleh masyarakat.
“Diharapkan LVM dapat menjadi etalase talenta-talenta muda voli unjuk kemampuan sehingga ada semangat kompetitif di pentas nasional,” ujarnya.
Tiga Kota, Puluhan Laga
Persaingan LVM 2026 akan dimulai dari Seri Yogyakarta pada 7–11 Oktober 2026.
Setelah itu, kompetisi berlanjut ke Seri Surabaya pada 14–18 Oktober 2026, sebelum ditutup melalui Seri Jakarta pada 27–31 Oktober 2026.
Seri Yogyakarta dan Surabaya masing-masing akan diikuti enam tim putra dan enam tim putri. Selama lima hari, setiap seri menyajikan 20 pertandingan.
Di Yogyakarta, seluruh pertandingan berlangsung di GOR UII, sedangkan Seri Surabaya digelar di GOR Unesa.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung empat kali setiap hari, masing-masing pukul 13.00, 15.00, 17.00, dan 19.00 WIB.
Sementara itu, Seri Jakarta akan berlangsung di GOR Pertamina Simprug dengan format enam tim putra dan enam tim putri serta 20 pertandingan selama lima hari.
Pertandingan di Jakarta dijadwalkan lebih awal, yakni pukul 11.00, 13.00, 15.00, dan 17.00 WIB.
Kampus Adu Kekuatan
Sejumlah perguruan tinggi akan ambil bagian dalam kompetisi perdana tersebut.
Di sektor putra Seri Yogyakarta, misalnya, terdapat Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJAYA) Yogyakarta, serta Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri.
Sementara Seri Surabaya menghadirkan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Bojonegoro (UNIGORO), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Wiraraja Madura (UNIJA) Sumenep, STKIP PGRI Pacitan, dan UNP Kediri.
Adapun sektor putra Seri Jakarta diikuti Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi, STIE Syariah Mitra Karya (STIES MIKAR) Bekasi, IPB University Bogor, Budi Luhur University Jakarta, serta Universitas Trisakti.
Persaingan di sektor putri juga melibatkan sejumlah kampus dari berbagai daerah.
Seri Yogyakarta diikuti Universitas Nusa Megarkencana (UNMEKA) Yogyakarta, UII Yogyakarta, Universitas Semarang (USM), UNJAYA Yogyakarta, UAD Yogyakarta, dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.
Seri Surabaya menghadirkan UNESA, Universitas PGRI Sumenep, UM, Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, serta UNP Kediri.
Sedangkan Seri Jakarta diikuti UNJ, IPB University, Budi Luhur University, Universitas Trisakti, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dan STIES MIKAR Bekasi.
Drawing Tentukan Peta Persaingan
Jelang pertandingan, masing-masing seri akan diawali dengan agenda drawing untuk menentukan pembagian tim dan susunan pertandingan.
Drawing Seri Yogyakarta telah berlangsung pada Jumat (25/9/2026). Sebanyak enam tim putra dan enam tim putri dibagi ke dalam dua pool.
Sektor putri terbagi dalam Pool X yang dihuni Universitas Semarang, UPN “Veteran” Yogyakarta, dan UAD Yogyakarta.
Sedangkan Pool Y diisi UNMEKA Yogyakarta, UII Yogyakarta, dan UNJAYA Yogyakarta.
Untuk sektor putra, Pool A dihuni UNNES, UII Yogyakarta, dan UAD Yogyakarta. Sementara Pool B terdiri atas UNTAG Semarang, UNJAYA Yogyakarta, dan UNP Kediri.
Drawing Seri Surabaya dijadwalkan berlangsung Minggu (27/9/2026), sedangkan Seri Jakarta pada Jumat (16/10/2026).
Ada Uang Pembinaan
Selain memperebutkan posisi terbaik, LVM 2026 juga menyediakan uang pembinaan bagi empat besar di masing-masing sektor.
Juara pertama mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp2,5 juta.
Kehadiran LVM 2026 menjadi ruang baru bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun pengalaman bertanding, sekaligus menunjukkan potensi mereka di level kompetisi yang lebih luas.
Dengan 36 tim, 24 perguruan tinggi, dan 60 pertandingan yang tersebar di tiga kota, MOJI menghadirkan panggung baru yang mempertemukan semangat olahraga dan kehidupan kampus.
Dari lapangan kampus, talenta-talenta muda bola voli Indonesia kini mendapat kesempatan untuk tampil dan membuktikan kemampuan mereka di hadapan publik yang lebih luas.
(PERS)


Saat ini belum ada komentar