Breaking News
Trending Tags

Pansus V DPRD Jabar: Anggaran Perlindungan Perempuan Harus Memadai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB.BANDUNG BARAT, MBInews.id- Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan minimnya anggaran pendampingan hukum dan penanganan psikologis bagi korban kejahatan terhadap perempuan.

Hal itu diungkapkan Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Lilis Boy dalam kunjungannya ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bansung Barat.

Lilis mengatakan, tidak adanya biaya pendampingan perlindungan bagi kalangan ekonomi rendah atau menengah ke bawah menjadi salah satu permasalahan yang terjadi sekarang.

“Kami merasa miris dalam kasus kekerasan terhadap perempuan ini tidak dana untuk perlindungan hukum mayoritas dari kalangan menengah ke bawah. Apalagi kalau sudah terekspose ke media akan membutuhkan banyak biaya untuk pendampingan hukum,” Ujar Lilis di DP3A KBB, (1/6/2022).

Seharusnya, menurut Lilis, pasca korban melaporkan kepada pihak terkait ada pendampingan seperti fasilitas seperti rumah aman bagi korban perempuan. Jika dirumah sendiri dikhawatirkan tidak ada pendampingan dari berbagai aspek yang dapat melindungi korban dari dampak kekerasan atau bentuk kejahatan lainnya terhadap perempuan.

“Diharapkan dengan adanya raperda perlindungan perempuan ini dapat mengakomodir seluruhnya yang dibutuhkan korban mulai dari pelaporan hinggan pendampingan hukum termasuk pemulihan secara psikologis korban,” katanya.

Menurutnya, hal itu sangat penting, sebab sebagai contoh perempuan yang mengalami pelecehan seksual dapat mengganggu kejiwaannya yang meninggalkan trauma mendalam. Sehingga, dengan adanya trauma healing dapat mengembalikan kondisi psikologisnya dan dapat melanjutkan kehidupannya secara normal.

Diketahui, Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat jaring masukan serta mengumpulkan informasi berkaitan dengan persoalan kasus yang menimpa kalangan perempuan, hal itu dilakukan dalam rangka pembahasan mengenai Raperda tentang Perlindungan Perempuan Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Bandung Barat.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam CPNS Lapas Nyomplong Sukabumi Dilantik, Kalapas: Selalu Menjadi Insan Pengayoman Yang Berintegritas

    Enam CPNS Lapas Nyomplong Sukabumi Dilantik, Kalapas: Selalu Menjadi Insan Pengayoman Yang Berintegritas

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Enam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi yang lolos seleksi, resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (28/12/2021).Kalapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar mengatakan, ke-enam CPNS yang dilantik tersebut, merupakan peserta yang mengikuti seleksi pada Angkatan tahun 2020. “Kita bersyukur, ada enam orang ASN […]

  • Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru, Pemkot Bandung Dan Kecamatan Coblong Rancang Wisata Nuklir

    Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru, Pemkot Bandung Dan Kecamatan Coblong Rancang Wisata Nuklir

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MBInews.id,  Bandung – Kecamatan Coblong Kota Bandung tengah merancang wisata teknologi. Destinasi wisata ini bakal menghadirkan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung  dengan Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT)  Badan Nuklir Nasional (Batan) Camat Coblong, Krinda Hamidipradja mengaku masih terus menggodok realisasi wisata teknologi tersebut. “Saat ini masih proses MoU (Memorandum of Understanding) dengan […]

  • Mediasi Penggugat Dengan RS Melinda 2 Di PN Bandung, Kuasa Hukum Penggugat : Kecewa, Arogansi Pihak RS Melinda Dan Tidak Jujur…!

    Mediasi Penggugat Dengan RS Melinda 2 Di PN Bandung, Kuasa Hukum Penggugat : Kecewa, Arogansi Pihak RS Melinda Dan Tidak Jujur…!

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Mediasi antara Penggugat keluarga eks pasiennya dr. Miftahurachman, Sp. PD., KEMD., M. Kes., FINASIM (Almarhum) dengan pihak tergugat RS Melinda 2, dimana mediasi ini digelar di Pengadilan Negeri Bandung dengan perkara nomor 171/ Pdt.G/202 PN Bdg. Gugatan ditujukan kepada dr. Ancilla Lina L., M.M., M.Kes., M.HKes., selaku Direktur Utama Rumah Sakit Melinda […]

  • Asosiasi Kades Kabupaten Indramayu Pertanyakan Banprov Dana Desa

    Asosiasi Kades Kabupaten Indramayu Pertanyakan Banprov Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Indramayu dari Kecamatan Kerangkeng mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Barat untuk melakukan audiensi serta silaturahmi dengan anggota DPRD Jabar terkait bantuan keuangan desa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang besarannya 130 juta rupiah per desanya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi yang menerima langsung audiensi […]

  • Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi  Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tiga agenda DPRD kota Sukabumi yang saat ini tengah di bahas yakni, pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2020, tata terib dan kode etik merupakan sisa pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang akhir tahun ini. Raperda APBD tahun 2020 yang merupakan usulan dari eksekutif sudah masuk dalam jawaban wali kota. “Kalau pekerjaan DPRD sendiri, […]

  • Achmad Fahmi  Lakukan Perombakan ASN Dilingkungan Pemkot Sukabumi, Sebanyak 35 Penjabat Eselon II, III, IV

    Achmad Fahmi Lakukan Perombakan ASN Dilingkungan Pemkot Sukabumi, Sebanyak 35 Penjabat Eselon II, III, IV

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kembali melakukan perombakan Aparatur Sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sebanyak 35 pejabat mulai dari eselon II , III dan IV. Diantaranya, 2 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni kepala Dinas Kominfo yang di jabat oleh Yadi Mulyadi, kemudian Kepala Dinas Kesehatan di isi oleh Dr. […]

expand_less