SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan warga di Sukabumi mengikuti program hapus tato gratis yang dilakukan oleh Komunitas Sosial Sehati Gerak Bersama, Minggu (5/9/2021) pagi.
Ketua Sehati Gerak Bersama Andri Kurniawan mengatakan, program ini merupakan lanjutan dari program rutin yang dilakukan oleh komunitasnya, sejak tahun 2019 silam.
“Total peserta hapus tato, semenjak diadakan pada tahun 2019 lalu, sekitar 70 orang. Meskipun kemarin pada saat awal pandemi Covid-19, kegiatan ini sempat vakum dahulu,” tutur Andri kepada Mbinews.id, Minggu (5/9/2021).
Ia menambahkan, kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan komunitas sosial Berani Hijrah Baik, yang berasal dari Jakarta.
“Alhamdulilah, kami dibantu oleh Komunitas Sosial Berani Hijrah Baik, untuk mesin laser penghapus tatonya,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Sehati Gerak Bersama tersebut, dimaksudkan untuk membantu para warga yang ingin menghilangkan bekas tatonya, tanpa merusak tubuhnya.
“Kita coba sediakan alat bantu untuk mereka yang ingin menghilangkan bekas tatonya, tanpa harus mengeluarkan biaya. Cukup dengan menyetorkan hafalan Qur’an Surat Ar Rahman, peserta bisa mendapatkan layanan hapus tato dengan menggunakan mesin laser,” terang Andri.
Sementara itu, Marbot Komunitas Sosial Berani Hijrah Baik, Wankie menyebutkan, kegiatan ini memang sengaja diadakan untuk membantu mereka yang ingin menghapus tato, tanpa harus mengeluarkan biaya mahal, apalagi harus menrusak tubuh dengan cara di setrika.
“Kita sengaja melakukan kegiatan ini, selain membantu mereka yang ingin menghapus tato, kita juga menimbulkan niat membaca Al-Quran, bagi mereka yang beragama muslim, yang selama ini memang jarang membaca Al-Quran,” tuturnya.
Lanjutnya, bahkan dengan adanya kegiatan ini, seharusnya selain menjadi penyemangat diri untuk gemar membaca Al-Qur’an, harusnya bisa menjadi tamparan bagi kita yang beragama muslim. Karena tak sedikit dari para peserta yang beragama non muslim, telah hafal Surat Ar Arhman, yang memang menjadi syarat mutlak dalam proses pendaftaran hapus tato gratis tersebut.
“Dari 25 kota dan kabupaten yang sudah kami kunjungi, dan rutin saat ini melakukan kegiatan hapus tato tersebut, banyak dari peserta non muslim yang sudah menyetorkan hafalan Qur’an Surat Ar Rahman untuk mengikuti program hapus tato gratis,” jelasnya.
Hingga saat ini, program hapus tato gratis di Sukabumi, rencananya akan rutin kembali diadakan setiap bulannya, dan juga tetap mematuhi protokol kesehatan 5M yang berlaku dalam proses acara berlangsung. Wan/Mbi