SUKABUMI, Mbinews.id -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi ditunjuk sebagai koordinator Tim khusus penekanan angka stunting tahun ini.
“Iya, kita sebagai koorinator dari tim untuk penanganan masalah stunting di Kota Sukabumi,” ujar PLT. Kepala Bappeda kota Sukabumi Reni Rosyida, usai menggelar sosialisasi Keputusan Walikota Sukabumi Nomor 188.45/314-Bappeda/2021 tentang pembentukan tim Percepatan Penurunan Stunting, di Aula rapat Bappeda Kota Sukabumi. Kamis, (28/10/2021).
Reni menjelaskan, pembentukan tim khsusus yang dilakukan tersebut, dikarenakn Kota Sukabumi menjadi salah satu kota dari 154 daerah yang ditunjuk untuk melakukan percepatan penanganan stunting oleh pemerintah pusat.
“Jadi dalam tim khusus itu semua perangkat daerah terlibat, untuk penuntasan stunting,” ujarnya.
Reni mengatakan, grafik stunting di Kota Sukabumi sebetulnya sudah alami penurunan sebesar 15,6 persen pada tahun 2019. Kemudian, kembali turun di tahun 2020 sebesar 7, 3 persen.
“Kalau bisa dibilang, stunting ini ibarat fenomena gunung es, yang muncul di permukaan lebih sedikit. Makanya, perlu dilakukan penangan dan percepatan stunting,” ungkapnya.
Ditahun depan lanjut Reni, pihaknya menargetkan tidak ada ditemukan kasus stunting baru di wilayah Kota Sukabumi, atau zero new stunting.
“Makanya, salah satu laglah kita mencegah agar ibu dan anak dalam kondisi gizi yang baik, terutama saat 1000 hari pertama kehidupan anak,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi