SUKABUMI, Mbinews.id – Intensitas curah hujan yang tinggi sejak siang hari kemarin (17/02/2022), membuat beberapa titik wilayah di Kota Sukabumi diterjang bencana banjir dan tanah longsor. Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi kemarin, terdapat 68 titik bencana yang didominasi oleh bencana banjir, Jumat (18/02/2022).
“Saya bersama Pak Dandim turun langsung ke lapangan untuk mempercepat penanganan bencana,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela meninjau lokasi bencana bersama Dandim 0607 Letkol Infantri Dedy Arianto kemarin (17/02/2022) malam di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros.
Menurut data BPBD Kota Sukabumi yang berhasil dihimpun, sebanyak 59 titik bencana berupa banjir akibat tingginya curah hujan yang menerjang Kota Sukabumi sejak siang hingga malam hari. Sedangkan 9 bencana yakni, tanah longsor yang terjadi di beberapa titik wilayah Kota Sukabumi.
Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD Kota Sukabumi dibantu oleh TNI/Polri, Satpol-PP Kota Sukabumi, PMI, Tagana, serta relawan sosial, masih berada di salah satu lokasi bencana, untuk bersama warga mebersihkan sisa – sisa puing material lumpur dan sampah yang memasuki rumah warga, khususnya di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros.
Seperti yang dialami Eem (54) warga yang rumahnya saat ini terkena dampak bencana banjir, akibat meluapnya aliran air sungai dari jembatan merah. Saat ini dirinya mengaku masih kebingungan, karena harta bendanya yang sebagian sudah rusak akibat terjangan banjir hebat kemarin.
“Semua barang saya kemarin terendam banjir. Tv, kulkas, kasur, semuanya terendam. Bahkan tembok ini juga jebol akibat terjangan banjir kemarin,” ujar warga yang terdampak bencana banjir di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros. (Ardan/Wan/Mbi)