SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kota Sukabumi, terlihat mengikuti latihan upacara menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Lapang Merdeka Sukabumi.
Yoga Swara Slamet selaku Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan agenda bersama yang dilakukan secara serentak di Indonesia, untuk persiapan Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 nanti, Kamis (11/08).
Yoga menjelaskan, para pelajar yang terpilih dalam pasukan pengibar bendera pusaka di Kota Sukabumi ini, merupakan para pelajar terbaik yang terpilih atas seleksi yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Kita melakukan latihan duplikat pengibaran bendera pusaka, yang diikuti oleh unsur pelajar dan anggota Unit Batalyon Infanteri 310,” ujar Yoga kepada awak media.
Baca Juga: P3DW Kota Sukabumi Akui Program Penghapusan Denda Berhasil Mendongkrak Target Capaian
Dirinya juga menjelaskan bahwa, pasukan yang dipersiapkan dalam Upacara Bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di tingkat Kota Sukabumi, terdiri dari 3 unsur pasukan.
“Ada 3 unsur pasukan, yakni pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45. Pasukan 17 yaitu mereka yang mengawal pasukan pengibar bendera. Sedangkan pasukan 8 yakni, pasukan Kibra (pengibar bendera) dan pembawa baki. Sedangkan untuk pasukan 45 yaitu, pasukan pengawal, yang diisi oleh anggota TNI dari Unit Batalyon Infanteri 310,” jelas Yoga.
Masih menurut Yoga, para pelajar yang terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Sukabumi adalah, mereka yang terpilih dari hasil tahapan seleksi yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Total ada 32 pelajar terbaik dari 15 SMA dan SMK di Kota Sukabumi yang terpilih menjadi Paskibraka Kota Sukabumi tahun 2022. Serta ada dua pelajar yang dikirim ke Provinsi Jawa Barat untuk mewakili Kota Sukabumi, sebagai pengibar bendera di tingkat Provinsi Jawa Barat,” jelas Yoga.
Baca Juga: Wow, Inovasi Baru Warga Gunakan Dana P2RW Untuk Pengadaan CCTV
Sementara itu, Serka Maman Hermanto selaku pelatih dari Unit Batalyon Infanteri 310 mengatakan, hingga saat ini proses latihan yang berlangsung berjalan lancara dan sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Kekompakan antara siswa-siswi dan anggota TNI sudah terjalin. Saat ini tinggal mengaplikasikan setiap hari proses latihan yang dilakukan, agar pada hari pengibaran bendera nanti seluruhnya berjalan lancar,” ujar pria yang kerap dipanggil Maher tersebut.
Lanjutnya, proses latihan yang dilakukan berlangsung intensif setiap harinya. Dirinya mengatakan setiap harinya, dilakukan sebanyak 4 kali latihan penaikan dan penurunan bendera, yang dimulai sejak pukul 8 pagi.
“Kendala yang kami dapati memang ada, namun sedikit. Hanya terkait persamaan dari gerakan antara siswa-siswi dan anggota TNI, yang saat ini sudah teratasi,” tandas Maher. (Ardan/Wan/Mbi)