SUKABUMI,Mbinews.id – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul Ulum mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang bernama LBH Syamsul “Ulum, dengan berkantor di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. LBH tersebut, untuk membantu masyarakat kecil yang tidak mampu yang membutuhkan bantuan hukum dalam mencari keadilan.
“Pendirian LBH ini ini ditujukan untuk membantu masyarakat tanpa melihat status sosial, ekonomi, Suku, Agama dan Etnis, serta pilihan politik, semua ditujukan untuk mereka yang mencari keadilan,”ujar Ketua STAI Syamsul Ulum Dr. H A Suganda M.Ag usai memberikan arahan kepada pengurus dan anggota LBH Syamsul ‘Ulum. Senin, (19/9/2022).
Suganda mengungkapkan, kerja ini merupakan kerja sosial, untuk bangsa dan negara. Ditujukan untuk rakyat kecil yang membutuhkan bantuan untuk mencari keadilan.
“Namun, harus ada keseimbangan karena roda organisasi perlu dana,” tegasnya.
Baca juga: https://mbinews.id/2022/09/16/jelang-munas-ketua-dpc-ppkhi-audensi-dengan-dprd-kabupaten-bekasi/
LBH Syamsul ‘Ulum dimotori oleh Dr. H Moch A. Dunuraeni SH., M.H yang sudah lama berprofesi sebagai advokat sekaligus salah seorang dosen STAI Syamsul ‘Ulum, dan diperkuat sejumlah Advokat handal dan jurnalis serta berbagai profesi lainnya yang berhubungan erat sekali dengan kehidupan orang miskin terutama masalah hukum.
Dr. Danil panggilan akrab A Dunuraeni mengatakan, LBH Syamsul ‘Ulum adalah LBH yang diisi para lulusan STAI Syamsul Ulum yang kebanyakan dari lulusan pascasarjana.
“LBH ini akan diisi para Advokat dari lulusan dan mahasiswa STAI Symasul ‘Ulum,” tegasnya.
Selain memberikan bantuan hukum ke masyarakat, lanjutnya, LBH ini juga memberikan kesempatan bagi para calon advokat untuk magang baik dengan sistem Luring (offline), daring (online) maupun hybrid (offline dan online) sebelum dilantik sebagai advokat.
“Hampir semua anggota LBH Syamsul ‘Ulum sudah memiliki ijin beracara, baik di pengadilan negeri maupun pengadilan agama., maupun diluar. dan saya berharap LBH ini mampu menunjukkan jati dirinya, sesuai dengan cita-cita para pendiri Syamsul Ulum,”pungkasnya.ardan/awan/mbi.