SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, menggelar program kali bersih (Prokasih) 2022, di Kawasan teras Cipelang Herang Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (1/11/2022).
Aksi tersebut melibatkan juga berbagai unsur, seperti Forum Pengurangan Risiko Bencana, elemen masyarakat peduli lingkungan termasuk pemuda dalam menjaga aliran sungai dari pencemaran dan pembuangan sampah sembarangan. Prokasih yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dihadiri juga oleh Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E Jawa) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Sugeng Wahyono serta Dinas PSDA Jabar.
Menjaga lingkungan bagian dari melakukan amanat agama dan pemerintah, sehingga harus dapat sukseskan program kali bersih.
“Prokasih digulirkan sejak 1989 oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan pada 1995 kebijakan kementerian itu dilaksanakan kota dan kabupaten,”ujar Fahmi.
Baca Juga:https://mbinews.id/2022/07/22/kpls-kota-sukabumi-lakukan-aksi-bersih-bersih-di-lapdek/
Prokasih, lanjut Fahmi, bukan sebatas menjaga dari limbah semata, atau bagaimana air baku jadi air aman bagi masyarakat. Melainkan ingin bagaimana menjaga lingkungan menghindarkan diri dari musibah. Artinya, tidak merusaka lingkungan dan semangatnya menaman pohon, menebar bibit ikan, serta terlibat aktif dalam edukasi menjaga sungai.
“Bersemangat menjaga lingkungan minimal edukasi kepada warga sekitar. Terlebih, penyebab bencana beberapa waktu lalu akibat ketika saluran air terhambat sampah, ini menunjukkan keberadaan sungai bisa jadi berkah atau musibah ketika tidak menjaga lingkungan dengan baik,”ucapnya.
Baca Juga:https://mbinews.id/2021/03/15/begitu-tuntas-dlh-akan-terima-pembangunan-tpsa-dari-kementrian-pupr/
Plt Kepala Dinas Lingkumgan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Endah Aruni menerangkan, momen ini bentuj kepedulian terhadap lingkungan dari pencemaran aliran sungai dan tidak terkendalinya sampah di aliran sungai. Oleh karena itu prokasih 2022 digulirkan dengan tema Ayo kita kembalikan kali pada fungsinya dan saatnya kita merdekakan kali dari sampah.
“Meskipun tingkat pencemaran sungai di Kota Sukabumi masih berada pada level sedang, namun kesadaran masyarakat untuk merawat sungai harus digugah sejak dini, sehingga kelestariannya tetap terjaga,”terangnya.
Baca Juga:https://mbinews.id/2022/01/03/dlh-gencar-sosialisaikan-bank-sammi-ke-masyarakat/
Makanya lanjut Endah, Pemkot melalui DLH inisasi mengajak lapisan masyarakat dan pemuda yang terhimpun untuk peduli lingkungan dan mempunyai rasa memiliki sungai.
“Tujuan prokasih yakni pengendalian pencemaran dari limbah sungai dan tingkatkan kualitas air sungai agar berfungsi sesuai peruntukkannya,”pungkas Endah.ardan/wan/mbi.