SUKABUMI,Mbinews.id– Belum sampai akhir tahun, realisasai pajak daerah di Kota Sukabumi menujukan grafik yang cukup luar biasa. Pasalnya, tujuh pajak yang di kelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, rata-rata perolehanya diatas 100%.
“Alhamdulillah, terhitung Januari hingga 27 Desember 2023 ini, perolehanya sudah melebihi target,”ujar Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari. Kamis, (28/12/2023).
Sebagai rincianya, beber Ziad, pajak hotel teralisasi 106,2 %, pajak restoran 113,9 %, pajak hiburan 103,3 %, pajak reklame mencapai 106,4 %, pajak penrengan jalan (PPJ) 101,1 %. Kemudian pajak parkir 112,3 %, dan pajak air tanah dari 108,0 %.
“Jadi, setiap pajak perolehanya sudah malampaui batas yang sudah ditentukan,”akunya.

Makanya, kata Ziad, pihaknya tetap melakukan berbagai upaya optimalisasi dan pengendalian potensi pajak. Terutama bagi pajak yang masih dianggap minim. Hal itu juga untuk mengejar target pajak daerah di tahun 2024 yang naik menjadi Rp64 miliar lebih dari sebelumnya sebesar Rp58 miliar lebih.
“Upaya kita salah satunya dengan melakukan update data wajib pajak (WP) lama dan pendataan WP yang baru dari beebrapa objek pajak yang ada,”jelasnya.
Untuk itu sambung Ziad, di tahun depan akan kembali mengembangkan beberapa chanel pembayaran pajak dengan metode Qris dan Virtual Account (VA) dalam meningkatakn pelayanan kepada WP.
“Mudah-mudahan juga kedepanya bisa merealisaikan aplikasi aplikasi Pajak Online Kota Sukabumi (PANTAS) berbais andorid. Sehingga segala sesuatunya mulai dari pendtaan, penetapan dan pnginputanya lewat Handphone,”ucapnya.
Yang jelas, aku Ziad, akan terus mencari berbagi potensi pajak daerah untuk Pendapatan asli Daerah (PAD). Salah satunya berkoordinasi dengan bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Pengendalian Pajak Daerah dalam hal pengawasan pelaporan omzet WP.
“Begitu juga akan terus melakukan sosialisasi berbagi inovasi yang sudah diterapkan oleh kami, untuk memberikan pelayanan kepada WP dan mencari berbagai potensi pajak,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.