Kab. Bandung, MBINews.id – Forum Jasa Konstruksi Kabupaten Bandung menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor konstruksi. Kegiatan ini digelar di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (04/02/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, Dr. Ir. H. Zeis Zultaqawa, MM., IPU, mengatakan Forum Jasa Konstruksi merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan kebijakan lintas tingkatan pemerintahan, khususnya dalam pembinaan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi.
“Forum Jasa Konstruksi ini menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi dan kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pengembangan SDM konstruksi berjalan searah dan saling melengkapi,” ujar Zeis.
Menurut Zeis, salah satu isu utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi bersertifikat.
Ia menilai, tenaga kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi memiliki nilai tawar yang lebih tinggi, terutama terkait upah, keberlanjutan pekerjaan, dan daya saing di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin ketat.
“Tenaga kerja konstruksi bersertifikat memiliki posisi yang lebih kuat di pasar kerja. Sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi menjadi jaminan kualitas dan profesionalisme,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zeis menjelaskan bahwa Forum Jasa Konstruksi juga menegaskan pembagian peran yang jelas antarlevel pemerintahan dalam pembinaan tenaga kerja konstruksi.
Pemerintah pusat difokuskan pada peningkatan kompetensi tenaga ahli, pemerintah provinsi berperan dalam pelatihan tenaga ahli, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung secara khusus menangani pembinaan dan pelatihan tenaga kerja terampil.
“Kuncinya adalah komunikasi. Forum jasa konstruksi ini menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan kebijakan agar berjalan harmonis, sekaligus memastikan setiap pihak bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” kata Zeis.
Ia menilai, sinergi lintas pemerintahan tersebut menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan anggaran fiskal daerah. Dengan kolaborasi yang terarah dan pembagian peran yang jelas, upaya peningkatan kualitas SDM konstruksi dapat tetap berjalan optimal tanpa membebani satu pihak saja.
Zeis menambahkan, penguatan kompetensi tenaga kerja konstruksi juga sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Bandung dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. Sektor konstruksi dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Melalui Forum Jasa Konstruksi ini, kami berharap terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi, sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan industri jasa konstruksi di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Mindra)









