9 ASN Pemkot Sukabumi Masuki Purnatugas, Bobby Maulana Soroti Tantangan Fiskal Daerah
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 60
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id – Sebanyak sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memasuki masa purnatugas terhitung mulai 1 Oktober 2026. Pelepasan sembilan ASN tersebut berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (30/9/2026).
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, mewakili Wali Kota Sukabumi dalam kegiatan tersebut. Dari sembilan ASN yang memasuki masa purnatugas, di antaranya terdapat Kepala Dinas Sosial dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, perwakilan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), pimpinan Bank BJB, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian sembilan ASN tersebut selama menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Menurutnya, masa pengabdian yang telah dilalui para ASN merupakan bagian dari perjalanan penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik di Kota Sukabumi.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai ASN. Pengabdian tersebut telah memberikan kontribusi bagi pemerintahan dan masyarakat Kota Sukabumi,”ujar Bobby.
Ia menegaskan, memasuki masa purnatugas bukan berarti berakhirnya kesempatan untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bobby berharap para ASN yang memasuki masa pensiun tetap menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta dapat berkontribusi di lingkungan keluarga dan masyarakat dengan pengalaman serta pengetahuan yang telah dimiliki selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Purnatugas bukan berarti berhenti memberikan manfaat. Pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh selama bertahun-tahun tentu tetap dapat menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat,”katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjalankan pembangunan daerah, khususnya terkait efisiensi anggaran pada 2026.
Bobby mengatakan, kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah melakukan pengelolaan keuangan secara lebih cermat, menetapkan skala prioritas pembangunan, serta mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah.
“Kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan yang harus kita hadapi bersama. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengelola anggaran secara cermat dan memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,”jelasnya.

Bobby mengungkapkan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu langkah yang terus didorong untuk memperkuat kapasitas fiskal Kota Sukabumi.
Pasalnya, lanjut Ia, optimalisasi potensi daerah, peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, serta perbaikan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan PAD.
“Peningkatan PAD menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Kita perlu mengoptimalkan potensi yang dimiliki, meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak, sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.
Bobby menambahkan, penguatan kapasitas fiskal diperlukan agar pemerintah daerah memiliki ruang yang memadai dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian pemerintah daerah antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan ekosistem pariwisata yang dinilai memiliki potensi dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Bobby menilai pelaksanaan berbagai agenda pembangunan tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami memohon doa agar Pemerintah Kota Sukabumi diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Masih terdapat berbagai persoalan yang harus diselesaikan dan layanan yang perlu terus ditingkatkan. Kami berharap setiap upaya yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,”tuturnya.
Bobby juga mengajak para ASN yang memasuki masa purnatugas untuk tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan Pemerintah Kota Sukabumi.
Menurutnya, pengalaman para purnabakti selama menjalankan tugas pemerintahan merupakan pengetahuan yang berharga dan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Pengalaman yang telah dimiliki selama menjalankan tugas pemerintahan merupakan aset yang berharga. Kami berharap komunikasi dan silaturahmi dengan Pemerintah Kota Sukabumi tetap terjaga,”katanya.
Menutup sambutannya, Bobby kembali menyampaikan penghargaan kepada sembilan ASN yang memasuki masa purnatugas per 1 Oktober 2026.
Ia berharap masa pensiun dapat menjadi awal dari fase kehidupan baru yang tetap produktif serta memberikan kebahagiaan bagi para purnabakti dan keluarganya.
“Semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan bersama keluarga, serta rezeki yang berlimpah. Mudah-mudahan kita dapat kembali bertemu dalam keadaan sehat dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,”pungkas Bobby.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur


Saat ini belum ada komentar