Breaking News
Trending Tags

“Wajah Gerakan Mahasiwa” Pasca Pristiwa Cianjur: Mahasiswa Sukabumi Doakan Bripda Erwin

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id — Sejumlah oraganisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung plus melakukan diskusi bersama menyikapi tragedi Cianjur yang mengakibatkan terbakarnya 4 anggota Kepolisian Cianjur dan dikabarkan 1 orang meninggal kemarin, diskusi tersebut digelar di Skretariat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sukabumi, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa Malam (28/08/2019).

Tema dalam diksusi tersebut adalah wajah gerakan mahasiswa pristiwa Cianjur yang digagas oleh organ mahasiswa KAMMI sedangkan organisasi yang lainya hadir dalam undangan diskusi tersebut diantaranya Gerakan Mahaiswa Nasional Indonesia (GMNI) daerah Sukabumi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sukabumi, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sukabumi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiya (IMM) Sukabumi dan Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (HIMASI).

Ketua Kammi Sukabumi Oksa Bachtiar Chamsyah mengatakan kegitan tersebut, merupakan sengaja ia laksanakan dalam rangka meyikapi gerakan mahasiswa di Sukabumi kedepan, supaya organisasi gerakan mahasiwa tidak dipandang negatif oleh masyarakat, sehingga dapat mempengaruhi berjalannya organisasi itu sendiri pasca pristiwa Cianjur.

“Ya kita melakukan kegiatan ini menyikapi bagaimana peran gerakan mahasiswa di Sukabumi ini tidak terbawa imbas yang di Cuanjur yang nantinya akan berdampak bagi gerakan Cipayung plus dan yang lainnya di Sukabumi. Meskipun KAMMI tidak terlibat di Cianjur,” ungkap Oksa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua GMNI daerah Sukabumi Abdullah Masyhudi mengatakan bahwa kejadian di Cianjur merupakan pristiwa yang tidak disangka seperti yang terjadi saat ini yang ramai diperbincangkan dimasyarakat luas.

“Secara organisasi GMNI hal itu saya serahkan kepada keputusan hukum dan pihak DPP GMNI juga menyatakan seperti itu, biar saja proses hukum berjalan, Namun peristiwa Cianjur ini harus kita jadikan bahan pembelajaran buat di Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Kabid PTKP HMI Cabang Sukabumi Rival mengatakan peristiwa Cianjur pelajaran yang perlu diambil hikmahnya supaya tidak terjadi di Sukabumi dan meyakini organ mahasiswa Sukabumi bisa menjaga hal itu.

“Cukuplah peristiwa kawan kita di Cianjur merupakan pelajaran buat kita, yang jelas Sukabumi saya meyakini tidak akan seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua GPII Sukabumi Dian H mengatakan, hal tersebut merupakan kejadian diluar kendali dan tidak disangka, namun kejadian tersebut perlu adanya pola komunikasi yang baik antara pendemo dan aparat terkait.

“Ya memang tidak kenyangka kejadian seperti itu, hal itu menunjukan perlu adanya antisipasi antara kita sebagai peserta aski dan pihak aparat untuk berkoordinasi supaya tidak terjadi hal yang serupa,” ujarnya.

Disela-sela kegiatan berlansungnya kegiatan diskusi tersebut, para peserta diskusi organiasi gerakan mahsiswa Sukabumi doakan korban pristiwa demo di Cianjur agar segera disembuhkan dan khususnya untuk Bripda Erwin semoga amal dan Ibadahnya diterima oleh Allah Swt. serta berharap peristiwa tersebut menjdi pelajaran bagi semuanya. (Dian/Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajib Tahu, Ini Strategi Dinkes Kota Bandung Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

    Wajib Tahu, Ini Strategi Dinkes Kota Bandung Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG – Kasus Covid-19 di Kota Bandung semakin terkendali, berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 kini Kota Bandung sudah memasuki level II alias daerah yang memiliki kasus Covid-19 berisiko rendah. Namun meski begitu masyarakat tak boleh euforia, sebab ada ancaman gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia diprediksi akan terjadi pada akhir 2021. […]

  • Menteri Ekraf Tanda Tangani Kerja Sama Bilateral Ekonomi Kreatif di Hadapan Prabowo-Macron

    Menteri Ekraf Tanda Tangani Kerja Sama Bilateral Ekonomi Kreatif di Hadapan Prabowo-Macron

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang ditandai dengan penandatanganan 12 kesepakatan, termasuk penandatanganan dokumen Memorandum of Understanding (MoU) bidang ekonomi kreatif, Rabu (28/05/2025). MoU ini ditandatangani oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, di hadapan Presiden Prabowo dan Presiden […]

  • Tampil Perdana Reses H. Arya Anggota DPRD Kab Bandung ,Siap Tampung Keluhan Warga

    Tampil Perdana Reses H. Arya Anggota DPRD Kab Bandung ,Siap Tampung Keluhan Warga

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Reses kali ini alhamdulilah berjalan lancar dan ini merupakan titik ke-tiga, intinya saya menampung aspirasi peserta reses termasuk menampung keluhan -keluhan dari masyarakat, “tutur H. Arya Everest Setiawan Anggota DPRD Kab Bandung. H. Arya usai acara reses di Aula Desa Soreang Kab Bandung (16/11/2024) menambahkan, keluhan -keluhan yang muncul di masyarakat […]

  • Hut Damkar Ke 102 Kota Bandung, Wali Kota Bandung Dorong Kelengkapan Fasilitas Damkar

    Hut Damkar Ke 102 Kota Bandung, Wali Kota Bandung Dorong Kelengkapan Fasilitas Damkar

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berkomitmen memberikan fasilitas lengkap bagi Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB). Sebab menurutnya petugas pemadam kebakaran di Kota Bandung memiliki tantangan cukup berat. Mengingat jumlah populasi saat ini secara adminiatrasi mencapai 2,5 juta orang. Jumlah ini belum termasuk para pendatang baik yang beraktivitas dari sekitar […]

  • Omicron Belum Ditemukan, Vaksin pertama 100 Persen  di Kota Bandung, Warga Di Himbau Disiplin Prokes

    Omicron Belum Ditemukan, Vaksin pertama 100 Persen di Kota Bandung, Warga Di Himbau Disiplin Prokes

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MBInews.id  – Dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 100 persen. Bahkan, terhitung tanggal 19 Desember 2021, penyuntikan dosis pertama telah melebihi target. Guna menciptakan kekebalan kelompok di Kota Bandung minimal harus bisa memberikan vaksin kepada 1.952.358 orang. Angka tersebut yakni standar minimal cakupan sebesar 70 persen dari jumlah penduduk di Kota Bandung. Dari […]

  • Jelang Tahun Politik 2024, Wakil Wali Kota Sukabumi Minta DKP3 Jaga Ketahanan Pangan

    Jelang Tahun Politik 2024, Wakil Wali Kota Sukabumi Minta DKP3 Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketahanan pangan dan energi telah menjadi isu strategis yang berkembang di nasional, hingga tingkat global. Oleh sebab itu, perlu menjaga agar ketahanan pangan dan energi tidak mudah terguncang oleh gejolak kenaikan harga pangan dan energi global. Selain itu secara regional di Jawa Barat, terdapat beberapa tantangan dalam pemenuhan pangan penduduk. “Tantangannya, yaitu […]

expand_less