Breaking News
Trending Tags

Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Kota Sukabumi mengaku, tidak pernah tahu adanya pembangunan pedestrian Ahmad Yani yang saat ini tengah dalam pembangunan. Hal itu terungkap saat Paguyuban tersebut melakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi, di Ruang Paripurna DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (1/12/2021).

“Sangat disayangkan sosialisasi ke warga tidak ada, harusnya kita dong diajak ngobrol padahal kita yang paling berdampak,”ujar Ketua Paguyuban Pedagang Toko Ahmad Yani, Ikbal Adenan.

Ikbal menandaskan, semenjak adnaya pembangunan pedestrian tersebut, alami penuruna omset sekitar 60 persen. Pasalnya, pembangunan pedestrian membuat orang malas ke toko karena tidak nyaman.

“Anjlok 60 persen pendapatan kita, karena tadi itu,”katanya.

Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Saat Hearing Dnegan Jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi

Makanya lanjut Ikbal, dalam hearing ini, pihaknya meminta agar para wakil rakyat bisa membantu solusi bagi pengusaha Toko yang berdampak ini.”Kami menaruh harapan kepada para anggota dewan untuk mencari solusi permasalahan ini,”tandasnya.

Ikbal juga mengungkapkan, permasalahan lainya yakni tentang pemasangan tray kabel disepanjang plafon toko- toko Ahmad Yani, tanap izin pemilik tempat atau pemilik toko.”tidak ada izin. Padahal pemasangan trey kabel tersebut merusak properti toko kami , dengan cara membolongi plafon, serta menutup papan toko kami,”ungkapnya.

Selain itu juga, tambah Ikbal, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di nol kilometer yang terlalu mepet ke badan toko, yang dikhawatirkan oleh pemilik toko bisa dijadikan media untuk berbuat jahat.

“bayangin saja PJU itu ujungnya persis di jendel kamar salah satu pemilik toko. Apakah itu tidak menjadi khawatir,”ujarnya.

Tampak PJU yang disoal oleh Paguyuna Pengusaha Toko Ahmad Yani Yang diKhatirkan Memebhayakan Pemilik Toko

Ikbal juga menanyakan, pendestrian itu nantinya itu seperti apa, bagaimana menyikapai masalah kantung parkirnya, PKL nya apakh bisa tertata dengan baik. Sedangkan kalau melihat pembangunanya, jalan menjadi sempit, dan pasti akan terjadi kemacetan.

“Coba lihat, selain jalan menjadi sempit, tempat parkirnya tidak ada, dan itu yang menjadi keresahan kita, karena berdmapak juga kepada pemilik toko. Makanya hari ini kita adukan semuanya kepada anggota DPRD, agar kami bisa kembali nayman dalam berdagang dan tidak alami penurunan omset,”bebernya.

Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Asep Irawan mengungkapkan, sebetulnya koordinasi dan sosialisasai sudah dilakukan yang dilaksanakan di Pemda. Cuman nampaknya belum cukup. Hal itu disadarinya, karena banyak hal-hal yang semula tidak dipikirkan ternyata terjadi dilapangan.

“Sosialisasai dan koordinasi ada, hanya belum cukup saja kiranya,”kata Asep.

Dalam hearing tadi dengan mereka dan para anggota DPRD, yang paling menonjol pelaksanan pemindahan utilitas. Seperti kabel-kabel PLN yang dipasang dipertokoan. Mereka merasa khawatir dan takut, karena menyangkut keamanannya.

“Tapi Alhamdulillah, smeuanya sudha terjawab, karena dalam hearing ini juga, kami menghadirkan pihak dari PLN untuk menjelaskan kepada mereka, bahwa kabel yang akan diganti atau dipasang akan aman, karena menggunakan kabel baru,”katanya.

Seangkan berkaitan dnegan PJU, Asep mengungkapkan, jika PJU itu ada dua. Yakni, PJU estetika yang dipasang sepanjang jalan, dan PJU yang tinggi dipasang di nol kilometer yang dikhawatirkan juga takutnya jadi batu loncatan para pencuri.

“Untuk itu kami akan mencari solusi seperti apa pemasangan PJU yang di keluhkan oleh pemilik toko tersebut,”akunya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, yang sekaligus memimpin hearing, Ivan Rusvansyah, mengungkapkan, pihaknya bersama jajaran Komisi 2 lainya, akan menampung keluhan para paguyuban pengusaha toko yang ada di Jalan Ahmad Yani tersebut dan segera akan menyampaikan ke pihak eksekutif (pemerintah).

“Segera kita akan koordinasikan keluhan ini, ke pemerintah agara ada solusi yang diharapkan oleh paguyubanm,”singkatnya.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPRD Kota Sukabumi Kecewa Tidak Hadirnya KCD Provinsi Jabar Di Agenda Hearing Dengan Sekolah

    Komisi III DPRD Kota Sukabumi Kecewa Tidak Hadirnya KCD Provinsi Jabar Di Agenda Hearing Dengan Sekolah

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinewsid- Komisi III DPRD Kota Sukabumi kecewa dengan tidak hadirnya Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Provinsi Jawa Barat digenda rapat hearing dengan seluruh Sekolah tingkat SMA/SMK se Kota Sukabumi, yang digelar di ruang rapat paripurna. Selasa, (6/10/2020).Wakil Ketua Komisi III Bambang Herawanto mengungkapkan, ketidak hadiranya KCD tersebut, tentu saja membuat kami (Komisi) III kecewa, padahal […]

  • Faisal Minta Bapemperda Tunda Bahas Raperda Penyertaan Modal PDAM

    Faisal Minta Bapemperda Tunda Bahas Raperda Penyertaan Modal PDAM

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi, meminta agar salah satu Rancangan Peraturan Daerah (raperda) yang dijadwalkan akan dibahas pada triwulan ke dua ini, lebih baik di tunda. Satu raperda yang dimaksud itu yakni mengenai penyertaan modal bagi PDAM. “Di triwulan ke dua ini, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Sukabumi, akan membahas tiga raperda. […]

  • Terjadi Refocusing, Walikota Sukabumi Minta SKPD Tetap Berikan Pelayanan Terbaik

    Terjadi Refocusing, Walikota Sukabumi Minta SKPD Tetap Berikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meskipun, APBD tahun 2021 ini terjadi refocusing anggaran.”Saya minta SKPD untuk tidak lengah, tetap berikan pelayanan, serta lakukan komunikasi terbaik dengan masyarakat,”ujar Fahmi usai melakukan rapat, di Balikota Sukabumi. Selasa, (23/03/2021). Fahmi mengungkapkan, jika APBD […]

  • Fasos Fasum di Kecamatan Cibiru Kota Bandung Sudah 35 Tahun Dari Pengembang Belum Diserahkan Kepada Warga

    Fasos Fasum di Kecamatan Cibiru Kota Bandung Sudah 35 Tahun Dari Pengembang Belum Diserahkan Kepada Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Masa sidang reses , Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, mendapat aspirasi dari Perumahan Kompleks Vijaya Kusuma Permai RW 16 Kecamatan Cibiru, Kota Bandung terkait masalah Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di wilayahnya. Sehingga Senin, 5 Mei 2025, Aswan bersama Dinas terkait dan pihak kelurahan langsung meninjau lokasi yang dikeluhkan […]

  • Jalani Observasi, Yana Pastikan Dirinya dalam Keadaan Sehat

    Jalani Observasi, Yana Pastikan Dirinya dalam Keadaan Sehat

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan kondisi terbarunya, Rabu 13 Juli 2022. Untuk diketahui, Yana menjalani proses observasi di Rumah Sakit Santosa Bandung. Meski begitu, ia menyampaikan dirinya dalam keadaan sehat. “Hari ini Rabu 13 Juli 2022 saya Yana Mulyana Wali Kota Bandung Alhamdulillah dalam kondisi sehat. Namun memang memerlukan beberapa observasi,” […]

  • Reses Inggu Sudeni: Warga Citamiang dan Cikole Sampaikan Tiga Keluhan Besar

    Reses Inggu Sudeni: Warga Citamiang dan Cikole Sampaikan Tiga Keluhan Besar

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Inggu Sudeni, menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Kecamatan Cikole dan Citamiang, pada Minggu (01/06/2025). Dalam dialog bersama warga, muncul tiga persoalan krusial yang mendominasi aspirasi masyarakat setempat. Diantaranya, terkait permasalahan kebersihan lingkungan, kerusakan infrastruktur, dan belum meratanya dampak program ekonomi. “Reses […]

expand_less