Breaking News
Trending Tags

Pemerintah Kota Sukabumi Bersama Baznas, Gandeng BPJSTK Menjamin Ulama Dan Kiyai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJSTK) Sukabumi, untuk memberikan jaminan kerja bagi 100 Ulama maupun pengurus majid yang berada di Kota Sukabumi, Selasa (19/04/2022).

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menghadiri langsung acara penyerahan secara simbolis, yang dilakukan di Masjid Agung Kota Sukabumi, sekaligus dalam rangkaian peringatan malam nuzulul qur’an, yang berlangsung kemarin malam.

“Pada hari ini, secara simbolis kami (Pemerintah Kota Sukabumi), bersama dengan Baznas Kota Sukabumi dan BPJSTK Sukabumi, menyerahkan kartu BPJSTK kepada para ulama ataupun pengurus masjid yang telah terdata di Kementerian Agama,” ujar Fahmi kepada awak media, usai menghadiri acara malam nuzulul qur’an kemarin.

Lajutnya, pada kesempatan kali ini, memang baru 100 ulama ataupun pengurus masjid yang mendapatkan kartu jaminan sosial ketenaga kerjaan tersebut. Namun demikian, kedepannya, kegiatan ini akan terus berlanjut, sehingga ulama yang terdaftar di data Kemenag, akan seluruhnya mendapatkan jaminan ketenaga kerjaan selama mereka menjalankan tugasnya.

“Kedepan akan terus kita tambah lagi penerima manfaat jaminan sosial ketenaga kerjaan ini, sesuai dengan rencana Pemerintah Kota Sukabumi yang akan memberikan jaminan sosial terkait keselamatan mereka dalam bertugas, kepada seluruh alim ulama di Kota Sukabumi,” jelasnya.

Penyerahan secara simbolis kepada 100 ulama dan kiyai di Kota Sukabumi, yang telah didaftarkan sebagai anggota BPJSTK.

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi mengatakan, ini merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan oleh Baznas Kota Sukabumi. Dan juga ini merupakan suatu implementasi yang dilakukan Baznas Kota Sukabumi, terkait program pelayanan terintegrasi berbasi masjid-masjid di wilayah se-Kota Sukabumi.

“Diantara program unggulan kita saat ini adalah jaminan sosial untuk para kyai dan ulama serta para santri. Untuk tahap awal ini, kita kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan, kita coba advokasi 100 ulama untuk tahap awal ini, dan nanti kedepannya sekitar 425 masjid Jami di Kota Sukabumi akan kita lakukan advokasi juga bagi mereka,” bebernya.

Sebagai pihak yang memegang peranan penting dalam program jaminan sosial ketenaga kerjaan, Kepala BPJSTK Sukabumi Oki Widya Gandha mengatakan, dengan bergulirnya program jaminan sosial bagi para Ulama dan Kiyai di Kota Sukabumi ini, pihaknya sangat mengapresiasi sekali langkah tersebut. Karena menurutnya, ini merupakan langkah kongkrit pemerintah daerah dalam menjamin para pekerja yang sedang melaksanakan tugasnya.

“Dengan jaminan sosial tenaga kerja ini, tentunya ini merupakan bentuk nyata hadirnya pemerintah daerah dalam menjamin para tenaga kerja yang sedang melakukan aktivitas pekerjaannya,” ungkapnya.

Selain itu, khusus untuk jaminan sosial tenaga kerja bagi kiyai dan ulama ini, memang tidak ada batasan waktu kerja. Seperti layaknya jam kerja di perusahaan, oleh sebab itu, asuransi BPJSTK bagi kiyai dan ulama ini, akan mengcover kecelakaan kerja maupun terjadinya meninggal dunia kepada para ulama yang telah didaftarkan menjadi peserta BPJSTK ini.

Penyerahan secara simbolis kartu keanggotaan BPJS tenaga kerja, bagi 100 kiyai dan ulama di Kota Sukabumi.

“Untuk perusahaan lainnya juga yang berada di Kota Sukabumi, bagi yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai penerima manfaat jaminan sosial tenaga kerja, agar segera mendaftarkan. Karena hal tersebut telah diatur dalam undang-undang,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga. Lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan. Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati menjelaskan, perempuan sebagai kepala keluarga […]

  • Patuhi Prokes, DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Antar Langsung Daging Kurban

    Patuhi Prokes, DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Antar Langsung Daging Kurban

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    SUKABUMI. Mbinews.id– Meskipun dalam situasi pandemi Covid -19, penyembelihan hewan kurban tetap menjadi agenda rutin Partai Golkar Kota Sukabumi setiap memperingati Idul Adha. Selain itu, salah satu hari raya umat muslim selalu dimaknai oleh para pengurus dan kader Partai Golkar Kota Sukabumi, sebagai momentum untuk berbagi kepada sesama. Sekjen DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, H. […]

  • KPA Kota Bandung Diminta Tingkatkan Program HEBAT!

    KPA Kota Bandung Diminta Tingkatkan Program HEBAT!

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung untuk melanjutkan program HEBAT! (Hidup Bersama Sahabat). Menurutnya, program yang sudah berjalan selama 9 tahun itu sangat bagus dan bermanfaat. Program HEBAT! merupakan kurikulum pencegahan HIV kepada siswa kelas VIII SMP melalui berbagai pendekatan pengajaran. Tak hanya tatap muka […]

  • Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id — Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari berharap rapat kerja nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI) bisa menyamakan persepsi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional terhadap DPRD […]

  • Wali Kota Bandung Tegaskan Keselamatan Publik di Teras Cihampelas Jadi Prioritas

    Wali Kota Bandung Tegaskan Keselamatan Publik di Teras Cihampelas Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan komitmennya menjaga keselamatan warga di ruang-ruang publik, termasuk di kawasan Teras Cihampelas yang menjadi ikon wisata Kota Bandung. Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi usai olahraga bersama jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) di Kantor Diskarmat Jalan Sukabumi Kota Bandung, Selasa, 12 Agustus 2025. […]

  • Langkah DMK dalam PILKADA KAB. BANDUNG 2020, dan Refleksi Penguatan RK

    Langkah DMK dalam PILKADA KAB. BANDUNG 2020, dan Refleksi Penguatan RK

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Dalam perjalanan politisnya Ridwan Kamil ( RK ) sungguh sangat luar biasa, saya suka bilang kalau RK punya Gurat (Garis) emas sama halnya seperti Jokowi, dan Alhamdullillah saya turut serta di dalam gerak langkahnya RK,  bahkan bisa di bilang menjadi salah satu guru politisnya RK, sejak RK mencalonkan Walikota. Bagaimana tidak, saya bisa di […]

expand_less