Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Gandeng Aisah Dahlan TP-PKK Kota Sukabumi Dorong Pelayanan Humanis Lewat Seminar Smart Service Parenting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi menghadirkan pakar parenting dan neuroscience, dr. Aisah Dahlan, dalam Seminar Smart Service Parenting, yang digelar di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Memahami Bahasa Kalbu: Strategi Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Publik dan Pengasuhan” itu diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai kalangan.

Peserta seminar terdiri atas kader PKK, organisasi kewanitaan, kaum ibu, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pola asuh, komunikasi efektif, serta pelayanan publik yang lebih humanis melalui pendekatan neuroscience.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengatakan seminar parenting merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Namun, pada pelaksanaan kali ini pihaknya secara khusus menghadirkan Aisah Dahlan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai komunikasi dan karakter manusia.

“Kami menghadirkan Ibu Aisah Dahlan yang dikenal sebagai pakar parenting sekaligus memiliki latar belakang kedokteran, termasuk di bidang neuroscience. Materi yang beliau sampaikan sangat bermanfaat agar kita bisa lebih memahami orang lain,”katanya.

Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap muncul dalam kehidupan keluarga maupun pelayanan publik adalah miskomunikasi. Karena itu, peserta diajak memahami cara kerja otak serta perbedaan pola pikir antara laki-laki dan perempuan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan tepat.

“Kadang orang salah menangkap atau mengartikan informasi sehingga terjadi miskomunikasi. Melalui materi neuroscience ini, kita belajar memahami karakter perempuan dan laki-laki sehingga pesan yang disampaikan tidak salah diterima,” ujarnya.

Ranty menjelaskan, seminar tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anak yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pemerintahan.

Ia menilai peningkatan kapasitas diri menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan sosial yang semakin kompleks. Tidak hanya kecerdasan intelektual, masyarakat juga perlu memperkuat kecerdasan emosional dan spiritual.

“Kami inisiasi seminar ini sebagai ruang belajar bersama untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Karena tantangan yang kita hadapi saat ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ranty menuturkan, fokus seminar tahun ini tidak hanya membahas pola asuh anak dalam keluarga, tetapi juga komunikasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, hal tersebut sangat relevan bagi ASN yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Pada dasarnya kita adalah pelayan masyarakat. Upgrade diri itu penting, termasuk memahami bagaimana cara melayani masyarakat dengan baik,”ucapnya.

Dalam seminar tersebut, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya empati, sikap positif, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik sebagai bagian dari pelayanan publik. Pelayanan kepada masyarakat, lanjut Ranty, tidak hanya berkaitan dengan prosedur dan administrasi, tetapi juga menyangkut cara berinteraksi dan membangun kepercayaan publik.

“Tadi disampaikan bagaimana melayani masyarakat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti senyum, cara berbicara, dan sikap yang baik. Kita harus memahami ilmunya agar bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal,”ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kota Sukabumi berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, setelah mengikuti seminar ini, kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menjadi pelayan publik yang lebih humanis, lebih memahami masyarakat, serta meminimalkan terjadinya miskomunikasi,”pungkas Ranty.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sportourism, Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung

    Sportourism, Geliatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai berbagai aktivitas di Kota Bandung saat ini cukup berjalan baik. Meskipun masih pandei covid-19, Pemerintah Kota Bandung tetap mematuhi aturan untuk menghindari penyebaran virus. Seperti halnya acara olahraga yang besar, kali ini dilaksanakan di Kota Bandung yaitu Pocari Sweat Run 2022. Lomba lari tahunan ini banyak […]

  • Pussenif Dan KONI Kota Bandung Kolaborasi Sediakan Fasilitas Berlatih Atlet

    Pussenif Dan KONI Kota Bandung Kolaborasi Sediakan Fasilitas Berlatih Atlet

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para atlet Kota Bandung kini punya tempat baru untuk berlatih di Pusat Kesenjataan Infanteri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pussenif TNI AD). Terutama para atlet dari sembilan cabang olahraga (cabor), yakni judo, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, sepak bola, sepatu roda, tenis lapangan, dan tenis meja. Kesempatan baru ini tercipta dari hasil […]

  • Kick Off Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Sukabumi

    Kick Off Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, Rabu (22/12/2021). Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, meninjau langsung proses gelaran vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, yang di gelar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Sukabumi Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Wali Kota […]

  • Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Salah seorang Tokoh Pemuda di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat bernama Habib Abdul Azis berhasil menjawab tantangan ekonomi masyarakat dalam situasi pandemi covid 19. Akibat pandemi covid, banyak masyarakat yang kena PHK dari tempat kerjanya. Namun Habib Azis mampu memberikan pekerjaan kepada warga sekitar untuk bekerja upaya mempertahankan ekonominya sehari-hari. Habib Azis berhasil […]

  • Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan,  Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    Dewan Kota Ajak, di Bulan Suci Ramadhan, Kegiatan Keagamaan Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini, berbagai kegiatan keagamaan harus ditingkatkan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Demokrat Deden Solehudin. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Tidak hanya ibadah shaum, di bulan penuh ampunan ini umat muslim pun melaksanakan ibadah lainnya seperti tarawih dan tadarus. “Isi kegiatan […]

  • Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan, tidak ada Pegawai NegeriSipil (PNS) misterius terkait temuan sebagai mana temuan BKN mencapai 97 ribu data pegawai negeri sipil/PNS misteri atau gaib orangnya. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, mengatakan, Jumlah PNS atau ASN di Pemkot Sukabumi tidak terlalu banyak. Justru pihaknya yang ada hanya memantau kedisiplinan PNS. “Jadi sangat […]

expand_less