Breaking News
Trending Tags

Gandeng Aisah Dahlan TP-PKK Kota Sukabumi Dorong Pelayanan Humanis Lewat Seminar Smart Service Parenting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 375
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi menghadirkan pakar parenting dan neuroscience, dr. Aisah Dahlan, dalam Seminar Smart Service Parenting, yang digelar di GOR Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Memahami Bahasa Kalbu: Strategi Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Publik dan Pengasuhan” itu diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai kalangan.

Peserta seminar terdiri atas kader PKK, organisasi kewanitaan, kaum ibu, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pola asuh, komunikasi efektif, serta pelayanan publik yang lebih humanis melalui pendekatan neuroscience.

Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengatakan seminar parenting merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Namun, pada pelaksanaan kali ini pihaknya secara khusus menghadirkan Aisah Dahlan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai komunikasi dan karakter manusia.

“Kami menghadirkan Ibu Aisah Dahlan yang dikenal sebagai pakar parenting sekaligus memiliki latar belakang kedokteran, termasuk di bidang neuroscience. Materi yang beliau sampaikan sangat bermanfaat agar kita bisa lebih memahami orang lain,”katanya.

Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap muncul dalam kehidupan keluarga maupun pelayanan publik adalah miskomunikasi. Karena itu, peserta diajak memahami cara kerja otak serta perbedaan pola pikir antara laki-laki dan perempuan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan tepat.

“Kadang orang salah menangkap atau mengartikan informasi sehingga terjadi miskomunikasi. Melalui materi neuroscience ini, kita belajar memahami karakter perempuan dan laki-laki sehingga pesan yang disampaikan tidak salah diterima,” ujarnya.

Ranty menjelaskan, seminar tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anak yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pemerintahan.

Ia menilai peningkatan kapasitas diri menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan sosial yang semakin kompleks. Tidak hanya kecerdasan intelektual, masyarakat juga perlu memperkuat kecerdasan emosional dan spiritual.

“Kami inisiasi seminar ini sebagai ruang belajar bersama untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Karena tantangan yang kita hadapi saat ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ranty menuturkan, fokus seminar tahun ini tidak hanya membahas pola asuh anak dalam keluarga, tetapi juga komunikasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, hal tersebut sangat relevan bagi ASN yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Pada dasarnya kita adalah pelayan masyarakat. Upgrade diri itu penting, termasuk memahami bagaimana cara melayani masyarakat dengan baik,”ucapnya.

Dalam seminar tersebut, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya empati, sikap positif, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik sebagai bagian dari pelayanan publik. Pelayanan kepada masyarakat, lanjut Ranty, tidak hanya berkaitan dengan prosedur dan administrasi, tetapi juga menyangkut cara berinteraksi dan membangun kepercayaan publik.

“Tadi disampaikan bagaimana melayani masyarakat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti senyum, cara berbicara, dan sikap yang baik. Kita harus memahami ilmunya agar bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal,”ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kota Sukabumi berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, setelah mengikuti seminar ini, kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menjadi pelayan publik yang lebih humanis, lebih memahami masyarakat, serta meminimalkan terjadinya miskomunikasi,”pungkas Ranty.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Hari PSBB, Cek Poin Gerbang Tol Buah Batu Putar Balik Mobil 622 Dan Motor4.553

    14 Hari PSBB, Cek Poin Gerbang Tol Buah Batu Putar Balik Mobil 622 Dan Motor4.553

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), petugas cek poin Gerbang Tol Buahbatu telah memutarbalik sebanyak 4.553 sepeda motor dan 622 kendaraan roda empat. Selain itu ada 68 travel umum, 34 angkutan umum, dan 846 angkutan barang.  “Artinya cek poin di Buahbatu ini sangat efektif,” aku Wali Kota Bandung Oded M. Danial usai […]

  • PWI Jabar Peringati HPN Bersama Gubernur & Presiden Secara Virtual

    PWI Jabar Peringati HPN Bersama Gubernur & Presiden Secara Virtual

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar bersama Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil akan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) secara virtual, yang akan terhubung dengan peringatan HPN secara nasional dan dihadiri Presiden Joko Widodo. Ini merupakan puncak peringatan HPN tingkat nasional, yang diselenggarakan pada Selasa 9 Pebruari 2021. Peringatan HPN secara virtual akan […]

  • Lawan Covid-19, Oded Minta Generasi Muda Teladani Perjuangan Para Veteran

    Lawan Covid-19, Oded Minta Generasi Muda Teladani Perjuangan Para Veteran

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di masa pandemi Covid-19 ini, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta generasi muda Kota Bandung meneladani perjuangan para veteran yang sangat heroik di masa lampau. Ketika itu, para pejuang yang kini telah menjadi Veteran, berjuang demi bangsa dan negara melawan penjajah. Spirit itu juga yang harus ditiru generasi muda untuk bersama-sama […]

  • Pemkot Bandung Terus Tingkatkan Pengelolaan Aduan Masyarakat

    Pemkot Bandung Terus Tingkatkan Pengelolaan Aduan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya meningkatkan pengelolaan aduan masyarakat. Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Peningkatan Kompetensi dan Koordinasi Admin Operator Lapor! Perangkat Daerah di Ciater, Subang, 17-18 Mei 2022. Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya strategis yang dilakukan pemerintah demi terwujudnya pelayanan publik yang […]

  • Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 Tahun 2022 tingkat kota Sukabumi, digelar di Lapang Merdeka Sukabumi. Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi bertindak langsung sebagai inspektur upacara, Selasa (03/01). Dalam upacara tersebut Fahmi mengajak langsung seluruh peserta upacara, agar bersama-sama menjaga kerukunan beragama yang ada saat ini. “Intinya pesan bapak Menteri Agama […]

  • UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – TIM Unit Perumus Undang-Undang DPR Riko Wahyudi, pemerintah perlu adanya sinergitas antar lembaga dalam realisasi undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. ujarnya “Dahulu disabilitas ini sebagai objek sosial dan masalah sosial dimasyarakat yang butuh belas kasihan. Kini dirubah dengan undang-undang No.8 tahun 2016 yang posisinya disamakan dengan masyarakat lainnya baik […]

expand_less