Indri Rindani: UMKM Perlu Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Komunitas
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung,MBINEWS— Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani menekankan pentingnya kolaborasi, jejaring, serta keberpihakan kebijakan dalam memperkuat pelaku UMKM dan industri kreatif di Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan bertajuk “Membangun Ekosistem Kewirausahaan Kreatif Melalui Sinergi Kebijakan Publik, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi di Era Transformasi Digital” yang digelar di Aula Utama Pascasarjana UIN Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam pemaparannya, Indri menegaskan bahwa penguatan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas.
“Kota Bandung memiliki potensi besar sebagai kota kreatif yang harus terus didorong melalui kebijakan yang berpihak kepada pelaku UMKM,” ujarnya.
Sebagai legislator yang membidangi sektor perekonomian, Indri mengaku memiliki kedekatan dengan persoalan UMKM karena juga memiliki pengalaman sebagai pelaku usaha selama hampir dua dekade. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi dasar dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil.
“Selama 18 tahun saya merasakan langsung menjadi pelaku usaha. Karena itu, ketika diberi amanah sebagai anggota DPRD, saya berupaya memastikan adanya keberpihakan pemerintah kepada UMKM dan industri kreatif,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung saat ini semakin membuka ruang bagi pengembangan UMKM, baik melalui kemudahan legalitas usaha maupun fasilitasi promosi melalui berbagai pameran di tingkat lokal hingga internasional.
Selain itu, Indri mendorong pemerintah daerah untuk lebih optimal memanfaatkan program pemerintah pusat. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghambat dalam penguatan ekonomi masyarakat.
“Program dari kementerian sangat banyak dan bisa diturunkan ke daerah. Karena itu, penting membangun jejaring dan komunikasi agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya perempuan, agar berani berwirausaha dan memiliki kemandirian ekonomi, tanpa mengabaikan peran dalam keluarga.
“Perempuan harus memiliki kemandirian ekonomi dan finansial, tetapi tetap bisa menjalankan peran sebagai istri dan ibu dalam keluarga,” tuturnya.
Indri berharap semakin banyak anak muda yang terjun ke dunia wirausaha, memanfaatkan peluang digital, serta membangun kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong dan mengawal agar program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Saat ini belum ada komentar