Breaking News
Trending Tags

Dari Jambore PKK, Wali Kota Sukabumi Serukan Gerakan Bersama Atasi Pendidikan dan Pengangguran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk mempercepat penanganan persoalan pendidikan dan pengangguran, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Jambore PKK Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2026 yang mengusung tema “Gerak PKK, Keluarga Sejahtera, Sukabumi Sehat” di Kota Sukabumi, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ayep menyebut, masih terdapat warga Kota Sukabumi yang belum menuntaskan pendidikan dasar hingga menengah. Di sisi lain, angka pengangguran pada kelompok usia produktif juga masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurutnya, kedua persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan sektor pendidikan dan ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki dampak terhadap berbagai persoalan sosial lainnya.

“Pendidikan dan pengangguran harus menjadi perhatian bersama. Penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja nyata, kolaborasi, dan komitmen seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat kewilayahan,”ujar Ayep.

Untuk sektor pendidikan, Pemkot Sukabumi akan mendorong masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal agar mengikuti program pendidikan kesetaraan melalui Paket A, Paket B, dan Paket C, termasuk pemanfaatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Sementara di sektor ketenagakerjaan, pemerintah daerah akan mendorong peningkatan penempatan tenaga kerja. Salah satu upaya yang disiapkan yakn,i membuka peluang kerja melalui program Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan dan kesiapan tenaga kerja.

Ayep menilai, penyelesaian dua persoalan tersebut dapat memberikan efek berantai terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendidikan yang lebih baik dan tersedianya lapangan kerja dinilai dapat membantu menekan angka kemiskinan sekaligus berkontribusi terhadap penanganan stunting, rumah tidak layak huni, dan berbagai persoalan sosial lainnya.

“Ketika pendidikan diselesaikan dan masyarakat usia produktif mendapatkan pekerjaan, dampaknya akan luas. Kita ingin persoalan kemiskinan, stunting, rumah tidak layak huni, dan persoalan sosial lainnya dapat ditangani secara bertahap,”katanya.

Ia juga mengajak, Tim Penggerak PKK (TP PKK), camat, lurah, serta seluruh perangkat daerah untuk membangun komitmen bersama dalam mendukung program tersebut.

Menurutnya, TP PKK memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Peran tersebut diharapkan dapat diperkuat untuk mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan keluarga.

“Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga harus diwujudkan melalui kerja nyata. Mari kita bangun kekompakan dan menyelesaikan persoalan pendidikan serta pengangguran secara bersama-sama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tegasnya.

Ayep menargetkan, upaya penanganan persoalan pendidikan dan pengangguran dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga 2035. Langkah tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan Sukabumi Emas.

“Saya berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi kader PKK, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program pemberdayaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amazing! Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun, Yuk Tunaikan Kewajiban

    Amazing! Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun, Yuk Tunaikan Kewajiban

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyebut, potensi zakat di kota kembang ini ternyata bisa mencapai Rp1,6 triliun. Angka fantastis tersebut diharapkan bisa membantu menangani masalah kemiskinan di Kota Bandung. Tercatat ada 62.000 orang mustahik (penerima zakat) yang terdapat di Kota Bandung. Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bandung, Arif Nurakhman […]

  • Jalan Dago Bebas Kabel FO 100 Persen

    Jalan Dago Bebas Kabel FO 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah enam bulan lamanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merapikan kabel fiber optik (FO), akhirnya Jalan Dago atau Ir. Djuanda telah bebas 100 persen dari FO. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana pada Rabu, 22 Juni 2022. “Ducting ini sudah dibangun dari tahun 2017 dan […]

  • Terkait  Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    Terkait Surat Edaran Inflasi Nasional, Disnakertrans Kota Sukabumi Gelar Rapat Dengan Depeko

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Tenaga kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi hari ini akan menggelar rapat dengan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) terkait adanya Surat Edaran (SE) dari pemerintah pusat tentang Penyampaian data tingkat Inflasi Nasional dan Produk Domestik Regional Bruto tahun 2019. Dalam surat tersebut disebutkan tentang kenaikan UMK diangka 8,15%.”Iya besok (hari ini), kita akan rapat […]

  • Kota Sukabumi Deflasi M-to-M sebesar 0,35 Persen, di Februrai 2025

    Kota Sukabumi Deflasi M-to-M sebesar 0,35 Persen, di Februrai 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat turunya beberapa indeks kelompok pengeluaran, seperti, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 15,18 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,46 persen, membuat Kota Sukabumi alami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,35 persen pada Februari 2025. “Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, Februari 2025 […]

  • Kepala BNNP Jawa Barat Sambangi Lapas Kelas 2B Sukabumi

    Kepala BNNP Jawa Barat Sambangi Lapas Kelas 2B Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat (Jabar) Brigjen Pol Benny Gunawan, menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sukabumi, Kamis (23/9/2021). Pada lawatan kali ini, Benny memberikan pembinaan dan penguatan kepada petugas Lapas Kelas 2B Sukabumi. “Sengaja pada hari ini, kami dari BNNP Jawa Barat melakukan agenda kunjungan ke Lapas Kelas […]

  • Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

    Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023. Rakornas yang dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, K.H. Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Yakni, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Menko PMK Republik Indonesia Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Menteri LHK, Menteri Keuangan […]

expand_less