Breaking News
Trending Tags

Firli Bahuri: Nahdlatul Ulama Garda Pemberantasan Korupsi di Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Hari ini, Senin 31 Januari 2022, segenap bangsa Indonesia khususnya warga Nahdliyin, kembali memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) Ke-96.

“Kemandirian Dalam Berkhidmat Untuk Peradaban Dunia” yang di usung sebagai tema peringatan Harlah NU tahun ini sangat tepat, mengingat NU sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di jagad raya, memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk peradaban umat manusia dan alam semesta.

Di Indonesia sendiri, NU memiliki basis dukungan sosial terbesar di tanah air dan merupakan salah satu komponen bangsa yang ikut membidani, merawat sekaligus membesarkan republik yang kita cintai ini.

Seolah tak lekang oleh waktu, tugas suci nan mulia menjaga perjalanan bangsa dan negara serta kemaslahatan umat seantero negeri ini, senantiasa dilakukan oleh NU dari masa ke masa, sejak dulu hingga saat ini.

Jujur, masih sedikit organisasi sosial keagamaan seperti NU yang merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan negeri ini bergerak, sesuai dengan arah dan tujuan bangsa, seperti termaktub dalam mukadimah UUD 1945.

NU senantiasa hadir dan berdiri paling depan dalam menghadapi hingga mengatasi ragam persoalan bangsa, seperti persoalan korupsi yang telah berurat akar di republik ini.

Salah satu wujud nyata dan peran aktif NU dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, dapat dilihat dari pendidikan ANTIKORUPSI dalam perspektif islam yang ditanamkan sejak dini kepada para Nahdliyin di sekolah, pesantren hingga bangku kuliah.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak organisasi sosial lintas agama lainnya yang mengikuti jejak NU, memasukan benih – benih ANTIKORUPSI dalam kurikulum pendidikan sekolah. Karena sejatinya korupsi adalah musuh agama dan seluruh aliran kepercayaan  di republik ini.

Tidak ada satupun agama atau aliran kepercayaan yang mengajarkan apalagi memperbolehkan penganutnya melakukan korupsi. Atas dasar itulah, kita semua tentunya sepakat mengatakan bahwasanya siapapun yang melakukan tindak pidana korupsi adalah perusak agama dan pengkhianat nilai-nilai ketuhanan. Tegas, saya nyatakan bahwa para pelaku tindak pidana korupsi adalah pembunuh agama yang dianutnya sendiri.

Tidak berhenti disitu, nilai-nilai dan ruh ANTIKORUPSI juga selalu disemaikan ulama dan para kiayi NU dalam setiap kegiatan keagamaan, seperti pengajian, khutbah atau kultum (kuliah 7 menit) yang teduh, sehingga benih-benih ANTIKORUPSI senantiasa tumbuh, sejalan dengan berkembangnya alam demokrasi di bumi pertiwi.

Pendidikan inilah yang membentuk karakter kuat seorang Nahdliyin sebagai pribadi yang bermoral tinggi, berbudi pekerti luhur, jujur, sederhana dan menjunjung tinggi integritas sebagai makhluk ciptaan-Nya sehingga mereka senantiasa menerapkan nilai-nilai agama, budaya dan ketuhanan dalam bingkai kebhineka-an dalam kesehariannya.

Syukur Alhamdulillah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak di isi oleh insan – insan ANTIKORUPSI yang memiliki karakter Nahdliyin.

Karakter Nahdliyin senantiasa menggelorakan semangat pengabdian tanpa batas para punggawa ANTIKORUPSI yang menjadi insan KPK, sehingga kami memandang tugas dan kewajiban yang penuh resiko dalam memberantas korupsi di bumi pertiwi, sebagai ladang ibadah untuk bekal di akhirat kelak.

Saya garisbawahi, tugas dan kewajiban penuh resiko ini tidak sedikitpun menjadi beban, apalagi mengendurkan semangat juang memberantas korupsi. Karena segenap insan KPK telah mewakafkan diri dan keluarga dalam perang badar melawan korupsi di republik ini.

Syukur Alhamdulillah, semangat dan ruh Nahdliyin semakin mengental disetiap insan KPK dalam setiap kerja keras, kerja cerdas serta kerja ikhlas penuh pahala dalam segenap daya upaya memberantas korupsi di Indonesia.

Tidak berlebihan jika kami simpulkan bahwasanya setiap insan KPK dan elemen bangsa yang ikut andil dalam perang badar melawan korupsi di Indonesia, sejatinya adalah seorang Nahdliyin alami.

NU tidak pernah berdiam diri dan membiarkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan pengelolaan negara seperti korupsi.

Apalagi dampak destruktif korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, namun dapat menghancurkan suatu bangsa karena korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap khittah kenegaraan.

Peran nyata dan andil besar NU, sangat dibutuhkan untuk menjaga khittah kenegaraan yang sejatinya adalah manifestasi cita-cita berdirinya republik ini, yang tak lain melindungi, menyejahterakan segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

Kami ucapkan selamat memperingati Harlah NU Ke-96, terimakasih atas khidmat NU dalam menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan, dengan semangat ANTIKORUPSI. Mari bersama kita hadirkan kejayaan umat, bangsa, rakyat dan negara, dalam bingkai NKRI.

Terimakasih

Salam, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI, H. Firli Bahuri

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Gilas Pake Motor Ramaikan Festival Kirab Budaya Cimahi

    Aksi Gilas Pake Motor Ramaikan Festival Kirab Budaya Cimahi

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Aksi gilas menggunakan sepeda motor kali ini dilakukan oleh Ngatiyana. Sebelumnya ada sekitar 15 sepeda motor yang menggilas badan seseorang pria misterius yang enggan diketahui identitasnya. Aksi ini sekaligus memeriahkan Festival Kirab Budaya yang di buka langsung oleh Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana, bertempat di pendopo kantor DPRD kota Cimahi, Jumat (1/10/19) Aksi manusia digilas […]

  • 30 Ribu Kendaraan di Kota Sukabumi Terancam Dihapus dari Data Regident

    30 Ribu Kendaraan di Kota Sukabumi Terancam Dihapus dari Data Regident

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (Samsat) Kota Sukabumi mencatat ada sekitar 30 ribu kendaraan bermotor di Kota Sukabumi yang tidak membayar pajak. Hal tersebut tentunya  membuat kendaraan terancam dihapus dari data registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (regident ranmor), Rabu (14/12). Kepala Samsat Kota Sukabumi, Iwan Juanda mengatakan, berdasarkan data terbaru harian, tercatat […]

  • DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketimpangan antara likuiditas perbankan dan penyaluran kredit produktif menjadi sorotan dalam pertemuan Pemerintah Kota Sukabumi dengan Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat di Kantor OJK Jabar, Jalan Dago, Selasa (3/3/2026). Di tengah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah melampaui Rp10 triliun, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Sukabumi justru masih tertinggal—peringkat 25 dari 27 […]

  • Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    Radea Respati: Kewajiban Cetak Dokumen Bertentangan dengan Semangat Smart City

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  – Komisi I DPRD Kota Bandung menilai praktik administrasi yang masih mewajibkan penyampaian dokumen dalam bentuk digital (softcopy) dan cetak (hardcopy) secara bersamaan sudah saatnya dievaluasi. Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan upaya digitalisasi birokrasi, efisiensi anggaran, maupun komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengurangi timbulan sampah. Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea […]

  • Ditengah Pademi Covid-19,  Pemkot Edukasi  Bersepeda Aman

    Ditengah Pademi Covid-19, Pemkot Edukasi Bersepeda Aman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kontenjabar.id – Di tengah pandemi Covid-19, animo warga Kota Bandung berpeda ternyata semakin tinggi. Kini, setiap hari pesepeda memenuhi ruas jalan di Kota Bandung. Untuk itu juga, Pemerintah Kota Bandung berupaya mengedukasi dan mengampanyekan bersepeda aman dan sehat meski di tengah pandemi Covid-19. “Tadi saya memonitoring bersama komunitas ternyata ramai sekali. Saya berpesan agar […]

  • Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Infantri, Mohamad Iswan Nusi, SH mengajak PWI Pokja Kota Bandung untuk bersatu (manunggal) dan bersama-sama memerangi dan menangkal hoax atau berita bohong. Diharapkan , PWI Pokja Kota Bandung pun menyampaikan berita yang informatif, edukatif dan mencerahkan terlebih berita konstruktif yang menyuguhkan ketenangan agar dapat menjaga Jawa Barat khususnya […]

expand_less