Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Perkuat Program 12 PAS, Sasar Pengangguran hingga Pemberdayaan Ekonomi Warga

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat pelaksanaan program 12 PAS (Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah) sebagai salah satu upaya membantu masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Program ini diarahkan untuk memperluas manfaat bantuan sosial dan permodalan, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha maupun memulai kegiatan ekonomi mandiri.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, program 12 PAS akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan fokus pada penanganan pengangguran dan persoalan pendidikan. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Ayep, pelaksanaan program harus disertai tanggung jawab dalam mengelola anggaran daerah agar setiap bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Seluruh perangkat daerah harus memastikan, bahwa pengelolaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat dilakukan secara bertanggung jawab. Setiap program dan bantuan harus tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”tegasnya usai melakukan kegiatan pogram tersebut di Kelurahan Selabatu dan Kelurahan Cikole, Selasa (13/10/2026)

Ia juga, meminta agar pelaksanaan program dikawal secara menyeluruh, mulai dari perencanaan anggaran, penyaluran bantuan, penetapan penerima, hingga evaluasi hasilnya. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak yang terukur.

Ayep menilai, keterlibatan berbagai pihak dalam pengawasan dan pelaksanaan program menjadi faktor penting untuk memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan program 12 PAS di Kelurahan Selabatu dan Kelurahan Cikole. Ia berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Bobby mengatakan, dukungan permodalan yang disalurkan melalui program tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha mikro meningkatkan kapasitas usahanya. Adapun warga yang belum memiliki usaha diharapkan dapat memanfaatkan bantuan sebagai modal awal untuk merintis usaha mandiri.

“Bantuan permodalan diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi dorongan bagi warga untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan membangun kemandirian ekonomi,”ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, program 12 PAS turut didukung sejumlah pihak, antara lain DPRD Kota Sukabumi, PNM, Baznas, BJB, BPR, Dinas Sosial, unsur kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat jangkauan bantuan sekaligus memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kewilayahan.

Melalui program 12 PAS Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Pemkot Sukabumi berupaya mengintegrasikan dukungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap program ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendukung upaya penurunan pengangguran dan kemiskinan di Kota Sukabumi.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Studi Banding Penataan PKL di Provinsi Yogyakarta

    Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Studi Banding Penataan PKL di Provinsi Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama rombongan dari Pemerintah Kota Sukabumi, telah melakukan studi banding terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Provinsi Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengelolaan dan pelayanan terhadap PKL di Kota Sukabumi, Senin (08/07/2024). Studi banding yang berlangsung pada hari Sabtu (06/07/2024) kemarin, mengunjungi beberapa […]

  • 30 Kecamatan Di Kota Bandung, 15 Yang Mampu Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

    30 Kecamatan Di Kota Bandung, 15 Yang Mampu Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kecamatan harus memiliki tempat isolasi mandiri. Hal ini sebagai langkah agar penanganan Covid-19 lebih cepat. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Hendrawan terus mendorong agar kecamatan dan puskesmas terus menjalin koordinasi intensif terkait pengadaan tempat isolasi mandiri. Hasilnya, dari 30 kecamatan di Kota Bandung saat ini sudah ada 15 kecamatan yang […]

  • Terkait Pungli di TPU, DPRD Jabar: Pemprov Jabar Harus Tambah Lahan Pemakaman Khusus Covid

    Terkait Pungli di TPU, DPRD Jabar: Pemprov Jabar Harus Tambah Lahan Pemakaman Khusus Covid

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyediakan lahan bagi pasien yang meninggal akibat Covid-19. Hal itu ditinjau dari tingginya angka kematian Covid-19 khususnya di Kota Bandung. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bandung dan Kota Cimahi, Arif Hamid Rahman mengatakan, […]

  • Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat okupansi hotel sejak diberlakukannya PPKM atau PSBB tahap 1 hingga 2 hanya berkisar 10-20 persen. Kendati demikian, Disparbud Kota Bandung memastikan angka tersebut masih terbilang wajar. Pasalnya, okupansi hotel di akhir tahun 2020 hanya di angka 40 persen. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi […]

  • Pemkot Sukabumi Akan Segera Resmikan Mal Pelayanan Publik

    Pemkot Sukabumi Akan Segera Resmikan Mal Pelayanan Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tak lama lagi, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi akan segera diresmikan. Hal tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk mewujudkan MPP Kota Sukabumi pada tahun ini. “Rencananya sih diwujudkannya diakhir tahun 2021 ini,”ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Yanto Arisdiyanto. […]

  • Akibat Stok Daging Ayam Terbatas, Disdagin : Harga Daging Ayam Naik

    Akibat Stok Daging Ayam Terbatas, Disdagin : Harga Daging Ayam Naik

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Harga daging ayam di sejumlah pasar di Kota Bandung mencapai Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut diduga akibat terbatasnya stok daging ayam di Kota Bandung.  “Itu karena stok yang terbatas,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (18/6/2020).  Elly menjelaskan, stok terbatas […]

expand_less