Breaking News
Trending Tags

Polda Jabar Tetapkan Yusuf Al Bayyinah Garut Sebagai Tersangka Berkedok Investasi Bodong Travel Umroh

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ditreskrimum Polda Jabar telah menetapkan status Tersangka terhadap Yusuf Abdul Latief, salah seorang putra dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bayyinah Garut, K.H. Cecep Abdul Halim. Penetapan tersangka atas Yusuf Abdul Latief dalam kasus dugaan penipuan berkedok umrah.

Selain menaikkan status menjadi penyidikan, petugas Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jabar juga menetapkan Yusuf Abdul Latief, pemilik Travel Umroh Al Bayinnah yang berkantor di Garut, sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, peningkatan status kasus dugaan penipuan oleh Yusuf Abdul Latief, pemilik Travel Umroh Al Bayyinah itu dilakukan penyidik setelah melakukan gelar perkara pada pertengahan Mei lalu.

Dari gelar perkara itu, penyidik menyimpulkan terdapat perbuatan melawan hukum yang diduga dilakukan Yusuf. Sehingga, selain status perkara naik ke penyidikan, juga menetapkan Yusuf Abdul Latief yang sebelumnya terlapor menjadi tersangka.

“Kasus (dugaan penipuan oleh pemilik Travel Umroh Al Bayyinah, Yusuf Abdul Latief) naik ke penyidikan. Terlapor Yusuf Abdul Latief dinaikkan sebagai tersangka,” kata Kombes Pol Erlangga melalui pesan singkat, Rabu (3/6/2020)

Sementara itu, Hassanain Haykal dari Kantor Hukum Juris Integrata Managing Partners,kuasa hukum korban Ayi Koswara, mengatakan, keterangan para saksi dan bukti-bukti yang diperoleh penyidik mengarah kepada perbuatan penipuan sehingga Yusuf Abdul Latief jadi tersangka

Menurut kuasa hukum , penetapan tersangka tersebut dilakukan karena kasus dugaan penipuan investasi travel umrah yang dilakukan Yusuf Abdul Latief itu telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Kendati demikian, dia mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum bisa melacak keberadaan Yusuf yang merupakan salah
salah seorang putra dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bayyinah Garut,katanya

Ia mengatakan berdasarkan rentetan kejadian, kasus dugaan penipuan berkedok travel umrah tersebut diduga dilakukan Yusuf Abdul latief

“Tersangka dilaporkan oleh pengusaha asal Kota Bandung, Ir. Ayi Koswara, dengan pengaduan penipuan investasi dan penerbitan cek bodong yang bermitra dengan salah satu biro perjalanan umrah Al bayyinah di Garut sampai saat ini tidak ada niat baiknya,”

Tersangka tidak kunjung menepati janjinya untuk mengembalikan dana sesuai dengan yang telah di janjikannya. Bahkan Tersangka telah memberikan cek bodong kepada Pelapor, dengan surat keterangan dari Bank Mandiri bahwa rekening sudah di tutup. Berdasarkan informasi yang diperoleh, telah banyak pihak-pihak yang menjadi korban atas perbuatan Tersangka.Ungkapnya

Oleh karena itu, clien kami merasa ditipu selain penipuan berkedok travel umrah mungkin selain klien kami masih ada beberapa orang yang menjadi korban dugaan penipuan berkedok investasi travel umroh bodong ini cuma mereka tidak melaporkan, tandas Haykal

Tersangka dalam menjalankan aksinya menggunakan nama Travel Umroh Albayyinah untuk mendapatkan keuntungan, yang ternyata nama travel umroh albayyinah tersebut sebagaimana dimaksud tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemendag ) Republik Indonesia.

Tersangka juga telah mengiming-imingi Pelapor dengan memberikan profit sharing, namun dalam praktiknya, Tersangka hanya memberikan profit sharing beberapa kali saja, dan hingga sampai saat Pelapor melakukan pelaporan di Polda Jabar.

“Tersangka Yusuf Abdul Latief bisa dijerat dengan pasal tentang penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud Pasal 372 dan 378 KUHPidana, sehubungan investasi bodong dengan nama Travel Umroh Al-Bayyinah. Atas perbuatannya, tersangka dapat diancam dengan pidana penjara selama empat tahun,” pungkas Haikal (MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semen Kujang Resmi Kembali, SIG Padukan Warisan Lokal dan Teknologi Masa Kini

    Semen Kujang Resmi Kembali, SIG Padukan Warisan Lokal dan Teknologi Masa Kini

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 2.938
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Merek legendaris yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Jawa Barat kini kembali hadir. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi meluncurkan kembali Semen Kujang melalui rangkaian Grand Launching Semen Kujang bertema “Grand Launching Semen Kujang, Lebih Kokoh & Lebih Kuat”. Peluncuran yang digelar di Hotel InterContinental, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026), menjadi […]

  • Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    Ini Kata Walikota di FPD Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Sukabumi, harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu juga, mereka (SKPD) harus mempunyai inovasi, serta melibatkan teknologi disaat melakukan perencanaan, dan program kegiatan. “Saya minta SKPD harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ujar Fahmi saat membuka acara Forum perangkat Daerah (FPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah […]

  • Gelaran Piala Presiden Di Stadion GBLA Dorong Kebangkitan UMKM

    Gelaran Piala Presiden Di Stadion GBLA Dorong Kebangkitan UMKM

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hadirnya perhelatan Piala Presiden menjadi secercah harapan bagi pelaku pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kompetisi Piala Presiden yang digelar di Kota Bandung mulai hari ini, Minggu 12 Mei 2022 disambut antusias oleh para pelaku UMKM dan diharapkan mampu meningkatkan geliat ekonomi. Salah […]

  • Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seorang musisi dan seniman asal Bandung merilis album tentang kisah perjalanan hidupnya selama bulan ramadhan. Pasalnya, Bulan suci yang penuh berkah ini terasa berbeda di tahun ini karena wabah corona yang merebak hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Album yang bernama “Nyanyian Hati, Untuk Ramdhan” berisi 12 lagu yang diciptakan kurang lebih […]

  • Zakat Fitrah 1447 H di Jawa Barat Ditetapkan, Ini Rincian Nominalnya

    Zakat Fitrah 1447 H di Jawa Barat Ditetapkan, Ini Rincian Nominalnya

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Di tengah suasana Ramadan yang khusyuk dan semangat berbagi yang kian menguat, BAZNAS Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah 1447 H/2026 M bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. Penetapan ini menjadi pijakan penting agar ibadah sosial umat Islam berjalan seragam, tertib, dan tepat sasaran menjelang Idulfitri. BAZNAS Provinsi Jawa Barat menetapkan besaran […]

  • Ineu Purwadewi Sundari : Pembahaan Raperda APBD TA 2024 Bisa Selesa Tepat Waktu

    Ineu Purwadewi Sundari : Pembahaan Raperda APBD TA 2024 Bisa Selesa Tepat Waktu

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari berharap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jabar Tahun Anggaran (TA) 2024 selesai tepat waktu. Diharapkan pada 15 November 2023, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Barat dapat menyampaikan hasil kerja atau laporannya di hadapan rapat paripurna. “Kepada […]

expand_less