Breaking News
Trending Tags

Quick Win Smart City di Kota Sukabumi dievaluasi Kemenkominfo

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Penerapan program Quick Win Smart City di Kota Sukabumi dievaluasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Selasa, (4/10/2022). Dalam evaluasi tersebut, dilakukan melalui wawancara virtual serta melibatkan dua orang akademisi dari Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada, dan diikuti oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, Yuli Noviawan, beserta lima Dinas lainnya pada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi yang mewakili enam pilar Smart City.

Baca Juga:https://mbinews.id/2021/10/18/melalui-aplikasi-super-warga-adukan-keluhan-kepada-pemkot-sukabumi/

Kepala Bidang Aptika Diskominfo Yuli Noviawan mengungkapkan, dalam evaluasi yang rutin dilakukan setiap tahun, sejak rampungnya masterplan Smart City Kota Sukabumi pada 2017 lalu, pihak Kemenkominfo tidak hanya menilai pelaksanaan program quick win, tetapi juga mengukur dampaknya pada masyarakat melalui survei.

“Ada sekitar delapan program yang disurvei dan dievaluasi. Diantaranya, aplikasi Sukabumi Participated Responder (Super) yang digunakan untuk mengelola aduan masyarakat, mendapatkan hasil yang memuaskan,”ungkap Yuli seperti dikutip disitus Sukabumikota.go.id.

Baca Juga:https://mbinews.id/2022/03/18/relawan-tik-dan-kim-kota-sukabumi-resmi-dikukuhkan/

Dalam evaluasi, pihak Kemenkominfo juga memberikan rekomendasinya yaitu penggunaan standar ISO SNI 37122 tahun 2019. Menurut Yuli, jika standar ini sudah digunakan maka pengukuran Smart City akan bertambah menjadi 20 indikator, tidak hanya diukur dari enam pilar seperti Smart Living dan Smart Economy saja.

Baca Juga:

“Ia mengharapkan melalui evaluasi Smart City, kinerja pelaksanaan program Quick Win akan meningkat dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koin Muhtamar Menuju Kemandirian NU

    Koin Muhtamar Menuju Kemandirian NU

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Puluhan juta rupiah donasi terkumpul saat launching Kotak Infak Nahdlatul Ulama (Koin) Muktamar NU pada Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-94 yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) NU Kota Cimahi yang bertempat di Gedung Technopark Kota Cimahi, Minggu (09/02/20). “Alhamdulillah wasy-syukrulillah, dana Koin Muktamar yang sudah terhimpun di Lazisnu Kota Cimahi sebesar Rp. […]

  • Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Setelah menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah selama 42 hari, sebanyak 363 jemaah haji asal Kota Sukabumi akhirnya tiba kembali dengan selamat di tanah air pada hari Kamis, 9 Juli 2024 malam. Kepulangan mereka disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada […]

  • Fahmi Minta, FPD Bisa Mengakomodir Isu Strategis, Serta Program Prioritas dan Unggulan

    Fahmi Minta, FPD Bisa Mengakomodir Isu Strategis, Serta Program Prioritas dan Unggulan

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi meminta kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, untuk mengakomodir isu strategis, serta program prioritas dan unggulan. Hal itu disampaikan oleh Fahmi, saat membuka acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Diskoperindag, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Senin, (22/2/2021).”FPD itu berfungsi sebagai dari penyusunan perencanaan program tahun […]

  • Ketua Dewan Pers terima Audensi PWI Pusat

    Ketua Dewan Pers terima Audensi PWI Pusat

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA , Mbinews – Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu beserta jajaran menerima audensi Pengurus PWI Pusat sisa masa bakti 2023-2028 hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI di Lantai 7 Kantor Dewan Pers, Jumat (30/8/2024). Selain Ninik Rahayu, ikut menerima audensi PWI Pusat anggota Dewan Pers lainnya, yakni Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya, Ketua […]

  • Maret 2025, Kota Sukabumi Alami Inflasi Y-0n-Y Sebesar 1,77 Persen

    Maret 2025, Kota Sukabumi Alami Inflasi Y-0n-Y Sebesar 1,77 Persen

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Maret 2025, Kota Sukabumi alami Inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,77 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,30. Dan inflasi month-to-month (m-to-m) Kota sukabumi sebesar 1,61 persen Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Sukabumi. Erni Agus Riyani, mengatakan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota […]

  • Kota Sukabumi Bergerak untuk Semua. Wali Kota :  Pembangunan Inklusif Jadi Prioritas

    Kota Sukabumi Bergerak untuk Semua. Wali Kota : Pembangunan Inklusif Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menegaskan, komitmen pemerintah kota untuk memastikan kelompok rentan, seperti disabilitas, lansia, perempuan, dan anak-anak, merasakan manfaat pembangunan secara nyata. Menurutnya, mereka bukan sekadar penerima, tetapi bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan di sektor infrastruktur, sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. “Disabilitas, lansia, perempuan, dan anak-anak harus benar-benar merasakan denyut nadi […]

expand_less