Breaking News
Trending Tags

Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Indonesia masih sangat membutuhkan dokter gigi spesialis. Oleh karenanya, jumlah dokter gigi spesialis perlu ditingkatkan.

Hal ini disampaikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri dalam acara talkshow PDGI Kota Bandung di Holiday Inn, pada Rabu, 1 Juni 2022.

“Dokter gigi spesialis di Indonesia ini kurang. Di ASEAN saja, kita setara dengan negara kelas menengah bawah. Kita cuma punya 4.500 jumlah dokter gigi spesialis se-Indonesia. Dan ini rata-rata hanya menumpuk di kota besar,” ujar Usman.

Padahal, menurutnya perlu ada pemerataan tenaga medis sampai ke daerah terpencil. Jika tak ada regulasi dan percepatan regenerasi, dalam kurun 15 tahun kebutuhan akan dokter gigi spesialis tidak bisa terpenuhi.

“Saya berharap Unpad (Universitas Padjadjaran) dan universitas lain di kota besar melalui poli gigi umumnya bisa mencetak dokter gigi baru. Mereka bisa ditempatkan ke daerah terpencil yang kita ikat melalui regulasi,” usulnya.

Menanggapi hal ini, Ketua PDGI Kota Bandung, drg. Sri Mulyanti mengatakan, jika memang sebagian besar dokter gigi terutama spesialis masih menumpuk di kota-kota besar.

“Di Bandung, dokter gigi umum itu ada sekitar 1.400. Itu pun tidak semua aktif praktik ya. Ya memang kalau saya pikir, jumlah dokter gigi itu terlalu menumpuk di kota besar,” ungkap perempuan yang kerap disapa Yanti.

Menurutnya, belum meratanya jumlah dokter gigi di daerah terpencil juga berdampak dari kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai. Sebab, dokter gigi membutuhkan dukungan fasilitas, minimal kursi gigi untuk melakukan tindakan.

“Dokter gigi itu butuh alat, misalnya kursi gigi. Kalau tidak ada fasilitasnya, para dokter gigi juga tidak bisa maksimal melayani. Nantinya malah hanya penyuluhan. Saya pikir perlu didukung juga dengan fasilitas memadai sebelum diterjunkan ke daerah yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan apresiasinya untuk seluruh dokter gigi yang telah memberikan pelayanan maksimal di tengah pandemi.

“Rentan sekali dokter gigi ini terpapar karena Covid-19 itu kan dari droplet air liur ya. Mudah-mudahan setelah Kota Bandung masuk endemi, para dokter gigi bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masyarakat,” tutur Yana. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda Air Minum Tirta Raharja Kab Bandung Raih TOP BUMD AWARD 2024

    Perumda Air Minum Tirta Raharja Kab Bandung Raih TOP BUMD AWARD 2024

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Meraih penghargaan TOP BUMD AWARD 2024, yakni Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung Top BUMD 2024 Bintang 5, Top Pembina BUMD 2024 Bintang 4, dan Top CEO BUMD 2024. Penghargaan tersebut diterima Kuasa Pemilik Modal (KPM), HM. Dadang Supriatna, yang saat penerimaannya didampingi Direksi dan Dewan Pengawas, […]

  • KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Perluasan Ruang Berkreasi KPJ( Kelompok Pengamen Jalanan) ,diharapkan dapat meningkatkan kreasi dan penampilan. Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman mengatakan , dalam peluncuran Unjuk Kabisa Penyanyi Jalanan (KPJ), di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Jumat (26/5/2023). Selanjutnya Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman berharap […]

  • 90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pengelolaan sampah di rumah menjadi kunci utama untuk meminimalisir timbunan sampah di TPS, Hal Telah dilaksanakan warga RW 19 Kelurahan Antapani Tengah Kecamatan Antapani Kota Bandung. Sebanyak 90 persen warga RW 19 telah mampu mengolah sampah. 00Di wilayah ini sudah memasifkan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman). Menurut Ketua RW 19 […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar Rp56miliar. Anggaran tersebut dibagi ke tiga bidang. Yakni, kesehatan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan. “Hasil rekap sementara anggaran untuk penanganan covid-19 itu berkisar Rp56miliar,” terang Fahmi sat jumpa pers di pusat informasi Covid-19 Dinkes Kota Sukabumi. Jumat, (10/04/2020). Fahmi juga tidak memungkiri, anggaran tersebut […]

  • Pemkot Bandung tetapkan Darurat Sampah

    Pemkot Bandung tetapkan Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menetapkan status Darurat Sampah seiring dengan keputusan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan Bandung Raya darurat sampah. Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut tertuang dalam surat Nomor 658/Kep.579-DLH/2023 tentang Penetapan Status Darurat Sampah Bandung Raya, yang ditetapkan pada 24 Agustus 2023. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna […]

  • Tetenong Produk Lokal Khas Kampung Wisata Kelurahan Binong Kota Bandung

    Tetenong Produk Lokal Khas Kampung Wisata Kelurahan Binong Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tetenong, singkatan dari Teh Telang Binong, kini menjadi minuman kesehatan khas Kelurahan Binong Kota Bandung. Minuman ini diproduksi sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan produk lokal dan memberikan pengalaman unik kepada pengunjung Kampung Wisata Binong. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Inisiator, Wawan Setiawan menyampaikan Tetenong merupakan jejak almarhum Wali Kota Bandung, Oded […]

expand_less