Breaking News
Trending Tags

Cegah Angka Stunting, TP-PKK Kota Sukabumi Edukasi Remaja Pra Nikah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menekan angka stunting terus dilakukan. Bahkan, selain OPD, TP-KK Kota Sukabumi Juga ikut berkontribusi dalam penekanan permasalahan tersebut, dengan memberikan edukasi Pra-Nikah kepada para pelajar puteri, khusuanya kelas XII yang berdomisili di wilayah Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Kegiatan yang digagas oleh bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi ini, dalam upaya penurunan angka stunting dari hulu ke hilir di Kota Sukabumi. Pra-Nikah di usia sekolah menjadi sangat penting untuk menekan angka pernikahan remaja di masa sekolah.

“Bimbingan pra nikah di usia sekolah menjadi bekal penting untuk masa depan dan kehidupan pernikahan di saat usia sudah tepat. Kesiapan remaja masa sekolah yang dirasa masih kurang dapat menyebabkan dampak-dampak negatif dikemudian hari,”ujar Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Fitri Hayati Fahmi, saat memberikan materi edukasi Pra- Nikah, di GOR SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Senin, (8/8/2022).

Terjadinya kasus stunting selain dicegah dengan aspek kesehatan, juga bisa dicegah secara agama. Diantaranya para calon pasangan mendapatkan restu dari orang tua. Mohon do’nya supaya diberikan kebaikan diri sendiri, keluarga dan keturunan.

“Harapan kegiatan hari ini dapat mengedukasi remaja pra nikah dalam masalah kesehatan reproduksi. Agar para remaja yang akan menikah siap menghadapi masa kehamilan,” Jelas Fitri seperti dikutip di web Pemkot Sukabumi.

Fitri menambahkan, kasus stunting memang tidak hanya terjadi pada saat kelahiran bayi saja. Namun juga dipengaruhi dari proses panjang sebelum bayi tersebut lahir.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Ragu Tekan 112 Jika Terjadi Kegawatdaruratan

    Jangan Ragu Tekan 112 Jika Terjadi Kegawatdaruratan

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan rasa aman dan nyaman bagi siapapun yang tinggal di kota ini. Salah satunya dengan menyediakan layanan kegawatdaruratan 112. Bagi anda yang belum tahu, 112 adalah layanan kegawat daruratan milik Pemkot Bandung yang dikendalikan oleh Bandung Command Center. Layanan ini terintegrasi dengan berbagai instansi di Kota Bandung. Kepala […]

  • Unsur Profesi Tenaga Kesehatan Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota

    Unsur Profesi Tenaga Kesehatan Terima Penghargaan Kapolres Sukabumi Kota

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, berikan penghargaan kepada beberapa unsur profesi tenaga kesahatan di Kota Sukabumi. Penghargaan tersebut, diberikan kepada 5 unsur profesi tenaga kesehatan karena dedikasinya dalam membantu tugas Polri, untuk percepatan pembentukan kekebalan komunal, melalui kegiatan vaksinasi di gerai vaksin presisi. “Pagi hari ini kami memberikan ucapan terimakasih […]

  • Pademi Covid-19, Sektor Pariwisata Di Kota Bandung Semakin Lesu

    Pademi Covid-19, Sektor Pariwisata Di Kota Bandung Semakin Lesu

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Sejak PPKM darurat diberlakukan. Sektor pariwisata di Kota Bandung semakin lesu, terlebih saat ini kebijakan diperpanjang hingga tanggal 9 Agustus 2021. Pasalnya sejak pemberlakuan PSBB secara proporsional Juni lalu, tempat wisata dan tempat hiburan di Kota Bandung sudah tidak beroperasi mengikuti instruksi pemerintah. Hal tersebut diakui oleh Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Kota Bandung, Edward […]

  • 5 Ikatan Alumni Inisiasi W20 Bangkitkan Peran Perempuan dan Difabel di Kota Bandung

    5 Ikatan Alumni Inisiasi W20 Bangkitkan Peran Perempuan dan Difabel di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Lima ikatan alumni (IKA) kampus bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menggelar Women 20 (W20) dengan meriah di Jalan Asia Afrika Kota Bandung pada 1-3 Juli 2022 mendatang. Kelimanya yaitu IKA Unversitas Padjadjaran (Unpad), IKA Universitas Parahyangan (Unpar), IA-ITB (Institut Teknologi Bandung), HA-IPB (Institut Pertanian Bandung) dan Iluni UI (Universitas Indonesia). Mengusung […]

  • Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber […]

  • Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Bertahan Rp 100 Ribu, Pedagang Kecil Merana

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Harga cabai rawit merah di Kota Sukabumi terus bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram selama sepekan terakhir. Lonjakan harga ini membuat pelaku usaha kecil, khususnya penjual makanan, kebingungan dalam menyiasati modal usaha mereka. Sardi, seorang penjual mie goreng di Kota Sukabumi, mengaku mulai kesulitan menghadapi tingginya harga cabai. Menurutnya,kenaikan harga […]

expand_less