Breaking News
Trending Tags

Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MbINews.id – Kecamatan Coblong Kota Bandung berencana mengajukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 3 RW. Sedangkan Kecamatan Arcamanik dan Antapani bakal memperketat dengan mendirikan sejumlah posko.

Lurah Dago, Nurliati Affandi menyampaikan, di wilayahnya terdapat 13 RW dan 105 RT. Rencananya akan mengajukan PPKM untuk 3 RW terlebih dahulu.

“Ada 13 RW, 105 RT, kita akan ajukan dulu 3 RW secepatnya,” jelasnya.

“Ada 1 RW, di RW 11 paling tinggi 12-13 orang. Mobilisasi penduduknya tinggi, sehingga didominasi cluster keluarga,” tuturnya.

Untuk kesiapan tempat, RW sekitar memaksimakan dengan pengusaha kos. Sehingga mampu dimanfaatkan oleh warga untuk isolasi.

“RW siapkan tempat, kerjasama dengan pemilik kosan. Paling banyak itu isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara untuk yang drop itu puskesmas lakukan tindakan dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Di lain tempat, Camat Antapani Rahmawati Mulia mengatakan Antapani saat ini berada di peringkat ke enam dengan kasus positif aktif sebanyak 52 orang.

Dengan indikator dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, tidak ada RW yang masuk di zona oranye atau merah.

“Saya telah berkoordinasi dengan para dokter mau pun Kepala Bidang di Dinas Kesehatan, bahwa ternyata selama ini laporan itu per kasus, tapi kalau Instruksi Mendagri berdasarkan rumah, seperti di Antapani Kidul misalnya di satu RW , satu rumah 10 orang positif jadi kasusnya klaster keluarga,” katanya.

Sementar itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha mengatakan kecamatan Arcamanik berada di peringkat 4 deangan 55 kasus. Namun data yang diterima RT yang masuk zona kuning ada 41, yang lainnya zona hijau, dan tidak ada zona oranye atau kuning.

“Perihal status kelurahan dan RT tersebut sesuai ketentuan. Sementara ini tidak ada yang merah, tidak ada yang PPKM, tapi pembuatan posko,” katanya.

Menurutnya Posko tersebut dibutuhkan di wilayahnya sampai tingkat RT meski pun tidak ada kasus positif, kelengkapannya juga akan disesuaikan dengan posko-posko lainnya juga.

“Laporan yang masuk sudah kurang lebih ada 15 posko, dan RT lainnya sekarang sedang berproses, di tiap RT kita imbau mau ada yang positif atau tidak, kita ajukan semua membuat posko,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan agar kewilayahan memiliki kesepakatan dan kesepemahaman mulai dari ‘bottom up’. Hal tesebut sangat penting, karena secara rinci perlu pendapat sehingga rencana untuk mengajukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Ini sifanya ‘bottom up’. Mereka harus bangun dulu kesepemahaman dan kesepakatan. Bila perlu diberlakukan jam malam ya silahakan, tapi hasil komitmen. Misal, sekarang skalanya tingkat RT atau RW silahkan disepakati,” tuturnya yang juga sebagai Katua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Sampai saat ini kata Ema belum ada kelurahan ataupun kecamatan yang mengajukan PPKM.

“Belum keluar SK Wali Kota. Mekanisme perwal nomor 5 itu harus dipahami, kalau mau menerapkan, sepakat dulu, baru ajukan dan keluar SK,” tegasnya.

Menurutnya, di Kecamatan Coblong ini harus ada yang menerapkan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

“Saya menilainya dari angka kumilatif, harus ada RW yang melakukan PPKM. Makaya saya tegaskan silahkan komitmen dulu oleh lurah. Kordinasikan, bicarakan dengan tokoh masyarakat harus jadi kesepakatan bersama,” kata Ema. (yan/agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II : Sektor Perekonomian Adalah Aktor Utama Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    Komisi II : Sektor Perekonomian Adalah Aktor Utama Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KAB. SUMEDANG, Mbinews.id – Sektor perekonomian Jawa Barat harus menjadi aktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi wajib hadir sebagai regulator dan akselerator pembangunan perekonomian Jawa Barat. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira disela rapat kerja pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) […]

  • Achmad Nugraha Dorong Pelatihan Keterampilan Barista Bagi Anak Muda

    Achmad Nugraha Dorong Pelatihan Keterampilan Barista Bagi Anak Muda

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., berharap generasi muda Kota Bandung dapat semakin produktif. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar semua dinas terus melakukan pelatihan-pelatihan dalam peningkatan keterampilan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Pelatihan Barista Hasil Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bandung, di LPT Panghegar, Jalan Panghegar, […]

  • Walikota Bandung Hadiri HUT Bhayangkara RI Ke-74, Oded : Ajak Tingkatkan Kekompakan Menjaga Situasi Kota Bandung

    Walikota Bandung Hadiri HUT Bhayangkara RI Ke-74, Oded : Ajak Tingkatkan Kekompakan Menjaga Situasi Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengajak Kapolrestabes Bandung Ulung Sampurna Jaya untuk bermitra lebih erat dalam menjalankan peran dan fungsi masing-masing di masyarakat. Selama ini keduanya sudah berkoordinasi dengan sangat baik dalam mengatasi pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Oded juga menyoroti tentang pentingnya menjaga situasi kota agar tetap kondusif. Hal itu […]

  • Amankan Aset Lahan Kebun Binatang, Pemkot Bandung, Gandeng PKBI

    Amankan Aset Lahan Kebun Binatang, Pemkot Bandung, Gandeng PKBI

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memiliki hak untuk mengamankan aset lahan bukan Kebun Binatang. “Pemkot Bandung mengamankan aset. Kalau ada pengamanan itu bukan Kebun Binatang, tapi pengamanan aset lahan,” tegasnya, Kamis 29 Juni 2023. Ema menerangkan, Pemkot Bandung telah berkordinasi dengan Perhimpunan Kebun Binatang Indonesia (PKBI) […]

  • Ribuan Warga Ikut Gebyar Vaksinasi Masal Dishub Kota Sukabumi

    Ribuan Warga Ikut Gebyar Vaksinasi Masal Dishub Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ribuan warga Kota Sukabumi antusias mengikuti program Gebyar Vaksinasi Masal, yang diadakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, jelang peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada tanggal (17/9/2021) nanti. Kegiatan yang dilakukan di Terminal Type A Kota Sukabumi tersebut, turut dihadiri oleh Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Wilayah I Mochamad Abduh Hamza […]

  • Pendapatan DBH Pajak Bukan Pajak Yang Diterima Pemkot Sukabumi Alami Penurunan

    Pendapatan DBH Pajak Bukan Pajak Yang Diterima Pemkot Sukabumi Alami Penurunan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan bukan pajak yang diterima oleh Pemkot Sukabumi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa barat alami penurunan. Penurunan itu tentunya dipengaruhi oleh Covdi-19, sehingga terjadi penyesuaian. Kabid Penagihan Pajak dan Non Pajak Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, dipertengahan tahun ini […]

expand_less