Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MbINews.id – Kecamatan Coblong Kota Bandung berencana mengajukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 3 RW. Sedangkan Kecamatan Arcamanik dan Antapani bakal memperketat dengan mendirikan sejumlah posko.

Lurah Dago, Nurliati Affandi menyampaikan, di wilayahnya terdapat 13 RW dan 105 RT. Rencananya akan mengajukan PPKM untuk 3 RW terlebih dahulu.

“Ada 13 RW, 105 RT, kita akan ajukan dulu 3 RW secepatnya,” jelasnya.

“Ada 1 RW, di RW 11 paling tinggi 12-13 orang. Mobilisasi penduduknya tinggi, sehingga didominasi cluster keluarga,” tuturnya.

Untuk kesiapan tempat, RW sekitar memaksimakan dengan pengusaha kos. Sehingga mampu dimanfaatkan oleh warga untuk isolasi.

“RW siapkan tempat, kerjasama dengan pemilik kosan. Paling banyak itu isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara untuk yang drop itu puskesmas lakukan tindakan dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Di lain tempat, Camat Antapani Rahmawati Mulia mengatakan Antapani saat ini berada di peringkat ke enam dengan kasus positif aktif sebanyak 52 orang.

Dengan indikator dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, tidak ada RW yang masuk di zona oranye atau merah.

“Saya telah berkoordinasi dengan para dokter mau pun Kepala Bidang di Dinas Kesehatan, bahwa ternyata selama ini laporan itu per kasus, tapi kalau Instruksi Mendagri berdasarkan rumah, seperti di Antapani Kidul misalnya di satu RW , satu rumah 10 orang positif jadi kasusnya klaster keluarga,” katanya.

Sementar itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha mengatakan kecamatan Arcamanik berada di peringkat 4 deangan 55 kasus. Namun data yang diterima RT yang masuk zona kuning ada 41, yang lainnya zona hijau, dan tidak ada zona oranye atau kuning.

“Perihal status kelurahan dan RT tersebut sesuai ketentuan. Sementara ini tidak ada yang merah, tidak ada yang PPKM, tapi pembuatan posko,” katanya.

Menurutnya Posko tersebut dibutuhkan di wilayahnya sampai tingkat RT meski pun tidak ada kasus positif, kelengkapannya juga akan disesuaikan dengan posko-posko lainnya juga.

“Laporan yang masuk sudah kurang lebih ada 15 posko, dan RT lainnya sekarang sedang berproses, di tiap RT kita imbau mau ada yang positif atau tidak, kita ajukan semua membuat posko,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan agar kewilayahan memiliki kesepakatan dan kesepemahaman mulai dari ‘bottom up’. Hal tesebut sangat penting, karena secara rinci perlu pendapat sehingga rencana untuk mengajukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Ini sifanya ‘bottom up’. Mereka harus bangun dulu kesepemahaman dan kesepakatan. Bila perlu diberlakukan jam malam ya silahakan, tapi hasil komitmen. Misal, sekarang skalanya tingkat RT atau RW silahkan disepakati,” tuturnya yang juga sebagai Katua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Sampai saat ini kata Ema belum ada kelurahan ataupun kecamatan yang mengajukan PPKM.

“Belum keluar SK Wali Kota. Mekanisme perwal nomor 5 itu harus dipahami, kalau mau menerapkan, sepakat dulu, baru ajukan dan keluar SK,” tegasnya.

Menurutnya, di Kecamatan Coblong ini harus ada yang menerapkan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

“Saya menilainya dari angka kumilatif, harus ada RW yang melakukan PPKM. Makaya saya tegaskan silahkan komitmen dulu oleh lurah. Kordinasikan, bicarakan dengan tokoh masyarakat harus jadi kesepakatan bersama,” kata Ema. (yan/agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Dorong Literasi Keuangan untuk UMKM

    bank bjb Bersama Pemkot Sukabumi dan OJK Dorong Literasi Keuangan untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews – Pengelolaan keuangan yang bijak menjadi kunci bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mempertahankan bisnis yang berkelanjutan. Pengelolaan ini mencakup perencanaan anggaran, pemisahan keuangan pribadi dari usaha, hingga pencatatan transaksi yang teratur. Hal ini penting untuk memastikan pengusaha dapat mengontrol arus kas dan mengambil keputusan finansial dengan lebih baik, […]

  • Pemkot Sukabumi Terima Bantuan Pencegahan Covid-19 dan Tangani Bencana

    Pemkot Sukabumi Terima Bantuan Pencegahan Covid-19 dan Tangani Bencana

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penyerahan bantuan untuk penanganan Covid-19 dari Ace Hardware dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dari perusahaan Jepang mitra PDAM di Balai Kota Sukabumi, Rabu (15/12). Adapun bantuan yang diberikan untuk mencegah penyebaran Covid-19, disalurkan oleh perusahaan Ace Hardware bekerjasama dengan Iris Ohyama yang menyerahkan bantuan masker sebanyak 1.440 […]

  • Komisi I Temui Perlakuan Penanganan Aset Yang Tidak Tepat Pasca Bencana Banjir Bandang Garut

    Komisi I Temui Perlakuan Penanganan Aset Yang Tidak Tepat Pasca Bencana Banjir Bandang Garut

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    GARUT, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau kondisi Desa Sukaratu Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (20/7/2022). Desa Sukaratu sendiri merupakan satu dari sekian daerah yang terdampak banjir bandang, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari lalu di Kabupaten Garut. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat mengungkapkan, […]

  • Oded Lantik 8 Lurah dan Tujuh Sekcam

    Oded Lantik 8 Lurah dan Tujuh Sekcam

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melantik 8 lurah baru di Ruang Serba Guna Balai Kota Bandung, Jumat (12/4/2019). Penempatan lurah tersebut untuk memenuhi jabatan yang sebelumnya kosong. Kedelapan lurah yang dilantik adalah Lurah Kebon Kangkung, Rakhmat Taufiq; Lurah Batununggal, Asep Syaripudin; Lurah Sukamaju, Rudi Syafarudin; Lurah Cigondewah Rahayu, Dani Buldani; Lurah […]

  • Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tanggapi Aksi GMNI Soal TKPP dan Tuduhan Nepotisme

    Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tanggapi Aksi GMNI Soal TKPP dan Tuduhan Nepotisme

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, angkat bicara menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya di Balai Kota Sukabumi, Kamis (21/08/2025). Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti sejumlah kebijakan Pemkot yang mereka nilai bermasalah, termasuk soal keberadaan Tim Kerja Percepatan Pembangunan (TKPP) dan dugaan praktik nepotisme. GMNI Sukabumi Raya […]

  • Pemkot Bandung Pastikan Beri Kadeudeuh Bagi Atlet Dan Pembina PON XX Papua 2021

    Pemkot Bandung Pastikan Beri Kadeudeuh Bagi Atlet Dan Pembina PON XX Papua 2021

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan memberikan bonus atau kadeudeuh bagi para atlet peraih medali di ajang PON XX Papua 2021. Rencananya, kadedeuh tersebut diberikan pada tahun 2022. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan, berdasarkan aturan dan norma yang berlaku, bonus tersebut tidak hadir pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah […]

expand_less