Breaking News
Trending Tags

Kecamatan Coblong Ajukan PPKM Di 3 RW, Arcamanik Dan Antapani Perketat Pengawasan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MbINews.id – Kecamatan Coblong Kota Bandung berencana mengajukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 3 RW. Sedangkan Kecamatan Arcamanik dan Antapani bakal memperketat dengan mendirikan sejumlah posko.

Lurah Dago, Nurliati Affandi menyampaikan, di wilayahnya terdapat 13 RW dan 105 RT. Rencananya akan mengajukan PPKM untuk 3 RW terlebih dahulu.

“Ada 13 RW, 105 RT, kita akan ajukan dulu 3 RW secepatnya,” jelasnya.

“Ada 1 RW, di RW 11 paling tinggi 12-13 orang. Mobilisasi penduduknya tinggi, sehingga didominasi cluster keluarga,” tuturnya.

Untuk kesiapan tempat, RW sekitar memaksimakan dengan pengusaha kos. Sehingga mampu dimanfaatkan oleh warga untuk isolasi.

“RW siapkan tempat, kerjasama dengan pemilik kosan. Paling banyak itu isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara untuk yang drop itu puskesmas lakukan tindakan dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Di lain tempat, Camat Antapani Rahmawati Mulia mengatakan Antapani saat ini berada di peringkat ke enam dengan kasus positif aktif sebanyak 52 orang.

Dengan indikator dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, tidak ada RW yang masuk di zona oranye atau merah.

“Saya telah berkoordinasi dengan para dokter mau pun Kepala Bidang di Dinas Kesehatan, bahwa ternyata selama ini laporan itu per kasus, tapi kalau Instruksi Mendagri berdasarkan rumah, seperti di Antapani Kidul misalnya di satu RW , satu rumah 10 orang positif jadi kasusnya klaster keluarga,” katanya.

Sementar itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha mengatakan kecamatan Arcamanik berada di peringkat 4 deangan 55 kasus. Namun data yang diterima RT yang masuk zona kuning ada 41, yang lainnya zona hijau, dan tidak ada zona oranye atau kuning.

“Perihal status kelurahan dan RT tersebut sesuai ketentuan. Sementara ini tidak ada yang merah, tidak ada yang PPKM, tapi pembuatan posko,” katanya.

Menurutnya Posko tersebut dibutuhkan di wilayahnya sampai tingkat RT meski pun tidak ada kasus positif, kelengkapannya juga akan disesuaikan dengan posko-posko lainnya juga.

“Laporan yang masuk sudah kurang lebih ada 15 posko, dan RT lainnya sekarang sedang berproses, di tiap RT kita imbau mau ada yang positif atau tidak, kita ajukan semua membuat posko,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan agar kewilayahan memiliki kesepakatan dan kesepemahaman mulai dari ‘bottom up’. Hal tesebut sangat penting, karena secara rinci perlu pendapat sehingga rencana untuk mengajukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Ini sifanya ‘bottom up’. Mereka harus bangun dulu kesepemahaman dan kesepakatan. Bila perlu diberlakukan jam malam ya silahakan, tapi hasil komitmen. Misal, sekarang skalanya tingkat RT atau RW silahkan disepakati,” tuturnya yang juga sebagai Katua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Sampai saat ini kata Ema belum ada kelurahan ataupun kecamatan yang mengajukan PPKM.

“Belum keluar SK Wali Kota. Mekanisme perwal nomor 5 itu harus dipahami, kalau mau menerapkan, sepakat dulu, baru ajukan dan keluar SK,” tegasnya.

Menurutnya, di Kecamatan Coblong ini harus ada yang menerapkan PPKM untuk menekan penyebaran covid-19.

“Saya menilainya dari angka kumilatif, harus ada RW yang melakukan PPKM. Makaya saya tegaskan silahkan komitmen dulu oleh lurah. Kordinasikan, bicarakan dengan tokoh masyarakat harus jadi kesepakatan bersama,” kata Ema. (yan/agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Pejabat Pemerintah Kota Sukabumi Dirotasi

    Puluhan Pejabat Pemerintah Kota Sukabumi Dirotasi

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 53 pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi mengalami rotasi jabatan. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, memimpin langsung pelantikan yang dilakukan di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi, Rabu (02/11) malam. Sejumlah posisi mulai dari level kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bagian, kepala seksi, hingga lurah, mendapatkan rotasi jabatan tersebut. Dalam keterangannya, Fahmi […]

  • Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seorang musisi dan seniman asal Bandung merilis album tentang kisah perjalanan hidupnya selama bulan ramadhan. Pasalnya, Bulan suci yang penuh berkah ini terasa berbeda di tahun ini karena wabah corona yang merebak hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Album yang bernama “Nyanyian Hati, Untuk Ramdhan” berisi 12 lagu yang diciptakan kurang lebih […]

  • Sekwan Kota Sukabumi : Dua Raperda TJSLP Atau Csr Masih Di Godog Oleh Pansus

    Sekwan Kota Sukabumi : Dua Raperda TJSLP Atau Csr Masih Di Godog Oleh Pansus

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana mengungkapkan, dua rancangan Peraturan Daerah (raperda)  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR dan perangkat daerah yang saat ini tengah di godog oleh masing-masing Pansus, bisa saja tuntasnya berbarengan.Apalagi kata Asep, untuk Pansus TJSLP sudah dilakukankerjasama dengan Universitas Muhammadiya Sukabumi terkait Naskah Akademiknya […]

  • NP Meninggal di Sungai Cimandiri, Kapolres Sukabumi Kota: Tersangka Pembunuh dari Keluarga Angkatnya?

    NP Meninggal di Sungai Cimandiri, Kapolres Sukabumi Kota: Tersangka Pembunuh dari Keluarga Angkatnya?

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — NP anak 5 tahun yang meninggal di Sungai Cimandiri Lembursitu, Kota Sukabumi 5 Agustus lalu disebabkan dibunuh oleh keluarga angkatnya tersebut, kini mulai menemukan titik terang. Demikian dikatakan Kapoles Sukabumi Kota, Wisnu Prabowo usai dilakukan rekontruksi di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (30/09/19) sore. “Telah melakukan rekonstruksi terhadap pembunuhan anak yang dilakukan oleh […]

  • APBD Perubahan di Prioritaskan Untuk Pembangunan Kepentingan Masyarakat  Kecil

    APBD Perubahan di Prioritaskan Untuk Pembangunan Kepentingan Masyarakat Kecil

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembangunan  Kota  Bandung   dalam  APBD  Perubahan   tahun   anggran  2021, melalui beberapa program  dan  kegiatan  yang menikberatkan  kepada   kepentingan   Rakyat   kecil ,  antara lain bidang    Pendidikan ,  kesehatan ,  dan  bidang ekonomi   diantaranya   meningkatkan  dan  mengembangkan   ekonomi   kerakyatan yang tujuannya   untuk   Kesejahteraan masyarakat. Yaitu  Kegiatan  dalam upaya   meningkatkan    ketahanan   ekonomi    keluarga ,   menangani […]

  • Ayi Koswara Kecewa  JPU Berikan Tuntutan Terdakwa Hanya 18 Bulan ?

    Ayi Koswara Kecewa JPU Berikan Tuntutan Terdakwa Hanya 18 Bulan ?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa  Yusuf  Abdul Latief (33) selama 18 bulan hukuman penjara.Yusuf Abdul Latif dinyatakan terbukti bersalah melakukan penipuan cek bodong  terhadap Ayi Koswara Tuntutan itu dibacakan jaksa Cucu Gantina dalam sidang yang digelar secara Virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung Jalan RE Martadinata kota Bandung Selasa […]

expand_less