Breaking News
Trending Tags

Tutup TPS Nyomplong, Pemkot Sukabumi Siapkan Skema Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sistem pembuangan terpusat menuju pengolahan berbasis masyarakat. Langkah tersebut menyertai penutupan tempat pembuangan sampah (TPS) di Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi, Rabu (21/10/2026), sebagai bagian dari upaya mengurangi timbunan sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa penutupan TPS harus diikuti dengan sistem pengelolaan sampah yang terencana dan disepakati bersama warga. Menurutnya, kebijakan penataan lingkungan tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan masyarakat dalam menangani sampah sejak dari rumah tangga.

“Penutupan TPS harus disertai solusi yang jelas. Pemerintah dan masyarakat perlu membangun komitmen bersama agar pengelolaan sampah tetap berjalan tertib, mulai dari sumbernya hingga proses pengolahan,”ujar Bobby saat kegiatan penutupan TPS di Nyomplong.

Ia menjelaskan, penanganan sampah perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemilahan di rumah tangga, pengumpulan di lingkungan, hingga pengolahan sebelum sampah dibawa ke TPA Cikundul.

Bobby menambahkan, penertiban TPS liar dapat dilakukan sebagai bagian dari penataan lingkungan. Namun, penutupan TPS resmi harus mempertimbangkan kesepakatan bersama warga serta kesiapan sistem pengganti agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam pengelolaan sampah.

Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, Pemkot Sukabumi mendorong keterlibatan pengurus RT dan RW, karang taruna, Linmas, serta unsur masyarakat lainnya. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan juga diperlukan agar sistem pengelolaan sampah dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah dukungan sarana pengangkutan berupa gerobak sampah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Warga juga dapat membentuk satuan tugas (satgas) kebersihan di tingkat kelurahan atau lingkungan untuk mengangkut sampah dari rumah ke rumah berdasarkan jadwal yang disepakati.

Adapun pengaturan jadwal pengangkutan dan pembiayaan operasional satgas dapat ditentukan melalui kesepakatan warga. Dengan mekanisme tersebut, pengelolaan sampah diharapkan berlangsung lebih teratur dan tidak sepenuhnya bergantung pada layanan pengangkutan pemerintah.

Selain pengangkutan, Bobby menekankan, pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos melalui lubang biopori atau diolah dengan metode budidaya maggot. Sementara itu, sampah plastik dan bahan anorganik lainnya dapat dipilah untuk disalurkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomi.

Pemerintah juga mendorong pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai alternatif pengelolaan sampah di tingkat wilayah. Melalui fasilitas tersebut, sampah dapat dipilah dan diolah sebelum residunya dikirim ke TPA Cikundul.

“Langkah ini menjadi perhatian karena kapasitas TPA Cikundul semakin terbatas. Karena itu, pengurangan sampah dari sumbernya dinilai penting untuk menekan volume sampah yang harus ditangani di tempat pemrosesan akhir,”terangnya.

Bobby berharap, penutupan TPS Nyomplong menjadi momentum bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab.

“Keberhasilan penataan lingkungan tidak cukup diukur dari berkurangnya jumlah TPS, tetapi juga dari kemampuan warga menjaga kebersihan dan menjalankan sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM Sukabumi Raya Bagikan Ratusan  Takjil Untuk Warga Yang Terdampak Covid-19

    IMM Sukabumi Raya Bagikan Ratusan Takjil Untuk Warga Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi raya memberikan ratusan takjil untuk warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Sukabumi, Sabtu (09/05/2020) “Ini merupakan wujud kepedulian kader IMM pada kaum mustadh’afin, berlandaskan pada teologi Surat Al-Ma’un, yang diimana kita dituntut melakukan gerakan sosial yang nyata, salah satunya adalah memberi makan fakir miskin” kata […]

  • Radea Respati : Pembahasan Kebijakan Tidak Boleh Hanya Berlangsung di Ruang Rapat

    Radea Respati : Pembahasan Kebijakan Tidak Boleh Hanya Berlangsung di Ruang Rapat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Radea Respati Paramudhita, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandung Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T., dan Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung Mochammad Ulan Surlan, S.Tr. AKUN., menjadi narasumber pada Pembinaan Kewilayahan di Kantor Kecamatan Ujungberung, Bandung, […]

  • Pemkot Sukabumi Terus Kembangkan UMKM

    Pemkot Sukabumi Terus Kembangkan UMKM

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemkot Sukabumi terus menggempur para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk lebih maju pesat. Lewat berbagai pelatihan mulai dari kemasan, sampai mengurus masalah layak halal, terus dilakukan untuk kemajuan para UMKM di Kota Sukabumi. Bahkan kali ini, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat, UMKM juga diberikan kemudahan dalam […]

  • Pasar Kreatif Bandung 2025 Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

    Pasar Kreatif Bandung 2025 Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pasar Kreatif Bandung kembali hadir membawa semangat baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bandung. Lebih dari sekadar pameran, ajang ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan karya kreatif terbaik sekaligus memperluas jaringan bisnis dan pasar. Beragam produk ditawarkan, mulai dari fesyen, aksesoris, dekorasi rumah, kriya, hingga […]

  • IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada PWI Peduli Kota Sukabumi pada Sabtu (14/12/2024). Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana alam di Sukabumi dan sekitarnya. Ketua IKWI Kota Sukabumi, Ayu Maulida, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap para korban bencana. “Hari […]

  • Wujudkan Ketahanan Keluarga, Oded : Ada Empat Yakni keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya, Keluarga Berbagi

    Wujudkan Ketahanan Keluarga, Oded : Ada Empat Yakni keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya, Keluarga Berbagi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyebut ada empat pendekatan untuk membangun ketahanan keluarga. Keempatnya yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, serta keluarga berbagi dan peduli. “Untuk mewujudkan keluarga yang berketahanan, dibutuhkan empat pendekatan utama yakni keluarga berkumpul, yaitu setiap anggota keluarga meluangkan waktu untuk berkumpul bersama,” tutur Oded saat memperingati […]

expand_less