Breaking News
Trending Tags

Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Layak Anak (KLA) adalah kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak.

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, telah membentuk Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan dan Desa/Kelurahan Layak Anak (Dekelana).

“Belum lama ini kita sudah sosialisasikan Kelana dam Dekelana, sebagai support sistem untuk mendukung Sukabumi sebagai kota layak anak,”ujar Ketua Gugus Tugas KLA, sekaligus Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Mutmainah. Senin, (8/8/2022).

Reni mengatakan, KLA di Indonesia sudah lebih terarah dengan adanya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2021, tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Dalam peraturan tersebut dijelaskan, jika Kebijakan KLA bertujuan untuk mewujudkan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Reni menambahkan, di KLA ini ada 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster. Yaitu, yang pertama Peraturan Daerah (Perda) KLA, Terlembaga KLA, Keterlibatan Masyarakat, dunia usaha dan media (kelembagaan), kemudian Akta Kelahiran, Informasi Layak Anak, Partisipasi Anak (Kluster I Hak Sipil Kebebasan), Perkawinan Anak, Lembaga Konsultasi bagi Orang tua atau keluarga, Lembaga Pengasuhan Alternatif, Infrastruktur Ramah Anak, PAUD-HI (Kluster II Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif). Dilanjut dengan persalinan di fasilitas kesehatan (fakses), Prevalensi Gizi, PMBA, Faskes dengan Pelayanan Ramah Anak, Air Minum dan Sanitasi, Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok (Kluster III Kesehatan Dasar dan kesejahteraan).
Dilanjut dengan wajar 12 tahun, Sekolah Ramah Anak (SRA), Pusat Kreatifitas Anak (PKA), korban kekerasan dan eksploitasi, korban pornografi dan situasi darurat, penyandang disabilitas, dan terakhir indikator ke 24 ABH, trorisme, stigma.

“Sedangkan untuk lima kluster yang dimaksud yaitu, hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus. Sedangkan untuk Kecamatan meliputi 19 indikator, dan Kelurahanya memiliki 14 indikator,”jelas Reni.

Sedangkan berbagai upaya dalam mewujudkan KLA diantaranya, dilakukan dengan program inovasi Posmamah (Posyandu Mapay Imah), Sukabumi Youth Planner Conference, Sahabat Gerakan Literasi, Kelurahan Sport Center dan Galeri Literasi yang berlokasi di Alun – Alun.

“Begitu juga dengan program Ananda Sehat yang diluncurkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Program dokumen administrasi kependudukan ini merupakan layanan Kartu Identitas Anak dan Akta Kelahiran. Inovasi ini juga salah satu bentuk dalam dukunganya terhadap KLA di Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Tahun Politik 2024, Wakil Wali Kota Sukabumi Minta DKP3 Jaga Ketahanan Pangan

    Jelang Tahun Politik 2024, Wakil Wali Kota Sukabumi Minta DKP3 Jaga Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketahanan pangan dan energi telah menjadi isu strategis yang berkembang di nasional, hingga tingkat global. Oleh sebab itu, perlu menjaga agar ketahanan pangan dan energi tidak mudah terguncang oleh gejolak kenaikan harga pangan dan energi global. Selain itu secara regional di Jawa Barat, terdapat beberapa tantangan dalam pemenuhan pangan penduduk. “Tantangannya, yaitu […]

  • Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

    Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan alih fungsi Lapang Merdeka. Isu tersebut mencuat setelah muncul unggahan yang memperlihatkan lapangan basket digunakan sebagai arena permainan mobil-mobilan di tengah tingginya aktivitas warga saat libur Tahun Baru. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa aktivitas tersebut […]

  • Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan Kota Bandung mengalami penurunan kasus Covid-19 selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Penurunan terjadi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19. Saat PSBB proporsional dimulai pada 13 Juni 2020 lalu tercatat 138 kasus positif yang masih […]

  • Hasil Random Sampling Saat Libur Lebaran 2021, Dinkes Kota Bandung: 36 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan

    Hasil Random Sampling Saat Libur Lebaran 2021, Dinkes Kota Bandung: 36 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengungkapkan ada temuan 36 kasus positif hasil random sampling menggunakan rapid antigen saat libur lebaran 2021 lalu. Ahyani menuturkan, pengujian secara acak ini dilakukan di 14 lokasi. Yakni 8 titik posko cek poin serta 6 tempat wisata yang terjadi peningkatan pengunjung saat libur pascalebaran. […]

  • Tedy Rusmawan Respons Positif Rencana Angkutan Massal di Bandung Raya

    Tedy Rusmawan Respons Positif Rencana Angkutan Massal di Bandung Raya

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah Bandung Raya. Badan Pengelola Cekungan Bandung pun dibentuk dengan tujuan menyelesaikan masalah yang ada di Bandung Raya, salah satunya adalah kemacetan. Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., pun merespons positif salah satu langkah stategis dari Pemprov […]

  • DPRD Kota Bandung Menyetujui Raperda Pertanian dan Perikanan

    DPRD Kota Bandung Menyetujui Raperda Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG  Mbinews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian dan Perikanan pada Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa, 30 April 2024. Penandatangan persetujuan bersama atas Raperda oleh Pj Wali Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung. Dalam […]

expand_less