Breaking News
Trending Tags

2 Rumah Terancam Longsor di Cidadap, Pemkot Bandung Gerak Cepat Evakuasi Warga dari Zona Rawan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat mengevakuasi dua keluarga di RW 5 Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung setelah bangunan rumah mereka teridentifikasi berada dalam kondisi sangat rawan longsor.

Langkah evakuasi dilakukan sebagai tindakan pencegahan agar tidak terjadi korban di tengah meningkatnya curah hujan ekstrem di kawasan Bandung Utara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang datang langsung meninjau lokasi pada Selasa, 2 Desember 2025 memastikan, keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Dalam kondisi seperti ini, tidak ada pilihan lain. Kalau harus diungsikan, ya diungsikan. Bangunan bisa diperbaiki nanti, tapi nyawa tidak bisa digantikan,” tegas Farhan.

Dua rumah milik warga yaitu keluarga Yayat beserta istri, serta keluarga Tia dengan tiga anaknya dipastikan tidak lagi aman untuk dihuni.

Fondasi bangunan dilaporkan mulai bergeser dan posisi rumah kini berada tepat di atas lereng labil.

Farhan menyebut kondisi kedua bangunan tersebut sudah memasuki fase darurat.

“Struktur tanahnya tidak stabil. Bahkan rumah ini hanya tertahan rumpun bambu. Risiko terlalu besar jika tetap ditinggali,” ujarnya.

Kedua keluarga segera dipindahkan ke hunian aman di wilayah Ciumbuleuit. Seluruh kebutuhan dasar mereka ditanggung pemerintah melalui Dinas Sosial dengan koordinasi langsung dari kecamatan, kelurahan, dan unsur RW.

Farhan menyatakan, bencana serupa dapat terjadi di sejumlah titik rawan lainnya yang tersebar di Bandung Utara dan Bandung Timur.

Menurutnya, kawasan seperti Isola, Ledeng, Tamansari, Cipaganti, hingga Ciumbuleuit rentan longsor akibat kepadatan bangunan di lereng curam.

Sedangkan kawasan Ujungberung, Cibiru, dan Mandalajati juga berpotensi terdampak longsoran besar dari kawasan hutan Gunung Manglayang.

“Kita sedang menghadapi musim ekstrem. Semua warga di zona rawan harus waspada dan segera melapor jika melihat retakan tanah, pergeseran pondasi, atau tanda-tanda awal longsor,” kata Farhan.

Pemkot Bandung kini mengintensifkan patroli kewilayahan serta pemetaan ulang titik berisiko, termasuk kemungkinan peninjauan ulang terhadap tata ruang di kawasan padat permukiman lereng.

“Terpenting saat ini adalah pencegahan. Lebih baik bertindak sebelum terjadi, daripada menyesal ketika bencana sudah terjadi,” ujar Farhan.

Evakuasi dua rumah ini menjadi alarm penting bagi seluruh warga Bandung, khususnya yang tinggal di daerah ketinggian dan lereng.

Pemerintah memastikan proses penanganan tidak berhenti pada pengungsian, namun akan dilanjutkan dengan asesmen teknis, stabilisasi kawasan, dan mitigasi jangka panjang.

“Kami ingin memastikan warga merasa aman. Kita bergerak bersama, kita antisipasi bersama,” tutup Farhan.

Sementara itu, Ketua RW 5, Tata Rusandi menyatakan kesiapan bersama warga dalam mendukung langkah pemerintah.

“Kami akan menyiapkan tempat sementara dan memastikan warga yang terdampak tetap mendapatkan kenyamanan, seperti yang telah Pak Wali arahakan. Kami bersyukur pemerintah bertindak cepat,” ucapnya.

Selain hunian sementara yang sudah disiapkan, pihak RW bersama kelurahan juga membuka opsi pemanfaatan rumah kosong milik warga sebagai tempat tinggal sementara. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Grup Usaha bank bjb, Total Aset Menembus Psikologis Rp200 Triliun

    Pertumbuhan Grup Usaha bank bjb, Total Aset Menembus Psikologis Rp200 Triliun

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Di tengah berbagai dinamika perkembangan perekonomian yang ada, termasuk perkembangan geopolitik, dimana berdampak pada inflasi dan suku bunga, bank bjb akan tetap mendorong pertumbuhan bisnis. bank bjb, juga akan mengambil langkah hati-hati dan cenderung konservatif, guna merespons berbagai situasi terkini sambil melihat perkembangan geopolitik dan suku bunga terhadap bisnis perbankan. Dari sisi […]

  • Usai Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2021, Wali Kota Sukabumi Klaim Penyerapan Anggaran Optimal

    Usai Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2021, Wali Kota Sukabumi Klaim Penyerapan Anggaran Optimal

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Usai mengikuti rapat paripurna terkait pemandangan umum fraksi-fraksi, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, jika Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 yang dilakukan oleh setiap intansi tergolong sangat optimal, Minggu (26/06). Bahkan, dirinya mengklaim bahwa hal itu terbukti dengan diraihnya penghargaan peringkat ke II secara nasional dari Kementerian Dalam Negeri […]

  • Berbagi Berkah Ramadhan 2024, Citimall Sukabumi Ajak Bermain dan Buka Puasa Anak Yatim

    Berbagi Berkah Ramadhan 2024, Citimall Sukabumi Ajak Bermain dan Buka Puasa Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang akhir bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah, Citimall Sukabumi menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk ‘Berbagi Berkah Ramadhan’. Dalam kegiatan yang dilakukan di Citimall Sukabumi tersebut, diikuti sedikitnya 50 anak yatim yang berasal dari Panti Asuhan At Taqwa dan Panti Ashabiq. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan sarana perlengkapan keagamaan kepada […]

  • Disdukcapil  Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman  e-KTP

    Disdukcapil Kota Sukabumi, Sisakan Lima Persen Belum lakukan Perekaman e-KTP

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Sebanyak 245.288 yang wajib KTP elektronik (e-KTP) di Kota Sukabumi, hanya menyisakan 5% yang belum melakukan perekaman. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat terus menghimbau kepada masyarakat untuk segera melakukan perekaman.”Ya, sudah mencapai 95,5% yang sudah melakukan perekaman e-KTP,”ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Iskandar Ikhfan lewat Telepon genggamnya. Sabtu,(07/09/2019). Disisilain Iskandar […]

  • Perda Pajak dan Retribusi Daerah Kota Bandung Diharapkan Tingkatkan Pajak Daerah

    Perda Pajak dan Retribusi Daerah Kota Bandung Diharapkan Tingkatkan Pajak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pajak dan Retribusi Daerah merupakan salah satu sumber Pendapatan Daerah yang penting ,  untuk membiayai pelaksanaan Pemerintahan   Daerah. Karena, dana pajak ini bisa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membangunan sebuah daerah.  Anggota DPRD Kota Bandung Andri Rusmawan mengatakan, untuk menggenjot Pajak dan Retribusi Daerah, Pemerintah Kota Bandung harus memiliki payung hukum. […]

  • Asyik, Ada Kampung Jahe Dan Kunyit Di Karasak

    Asyik, Ada Kampung Jahe Dan Kunyit Di Karasak

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Inovasi masyarakat terus meningkat, dari Buruan SAE yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, kini menyebar di tiap wilayah berlomba membentuk kawasan yang memiliki ketahanan pangan. Kali ini di RW 01 Kelurahan Karasak Kecamatan Astana Anyar, tepatnya Jalan Kurdi hadir Kampung Jahe dan Kampung Kunyit. Hadirnya kampung tersebut berkolaborasi juga dengan […]

expand_less