Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Asyik, Ada Kampung Jahe Dan Kunyit Di Karasak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Inovasi masyarakat terus meningkat, dari Buruan SAE yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, kini menyebar di tiap wilayah berlomba membentuk kawasan yang memiliki ketahanan pangan.

Kali ini di RW 01 Kelurahan Karasak Kecamatan Astana Anyar, tepatnya Jalan Kurdi hadir Kampung Jahe dan Kampung Kunyit.

Hadirnya kampung tersebut berkolaborasi juga dengan unsur akademisi yakni Program Studi Farmasi & LPPM Universitas Islam Bandung.

“Kita dorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan dengan bercocok tanam,” kata Ketua RW 01, Dadang Sungkawa, Jumat 4 Februari 2022.

Menurut Dadang, kedua kampung ini hadir berkat kepedulian masyarakat untuk terus berinovasi memanfaatkan tanaman yang ada.

Apalagi kedua kampung ini memperoleh dukungan dari Universitas Islam Bandung (Unisba). Di antaranya pemberian bibit 50 pohon setinggi 10 cm.

“Ada 2 kali panen selama 1 tahun ini. Hasilnya belum kita secara signifikan uji coba dulu fungsi jahe itu buat bandrek. Baru berjalan 1 tahun,” ujarnya.

Adapun hasilnya bisa dikonsumsi oleh masyarakat sekitar. Bahkan bisa menjadi minuman herbal bandrek.

“Jahe ini bisa menghasilkan produk bandrek,” katanya.

Ia berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam memanfaatkan lahan di sekitar lingkungan.

“Harapannya agar bisa ikut partisipasi, dengan adanya tanaman jahe ini menjadikan pertumbuhan ekonomi masyarakat bahkan sampai kuliner juga. Rencananya juga akan menjadi Cafe Jahe Kurdi,” bebernya.

Apresiasi pun dilontarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bahwa masyarakat mampu memanfaatkan lahan sekitar.

“Bagus Program Buruan SAE-nya, memanfaatkan lahan-lahan kosong di sekitar rumah warga dan tanamannya tematik, ada jahe, ada kunyit. Mudah-mudahan ini bisa di duplikasi di tempat lain,” katanya.

Ia menambahkan, 96,47 persen bahan pangan disuplai dari luar Kota Bandung, sehingga dengan adanya pemanfaatan lahan mampu mengurangi ketegangan pangan dari luar.

“Mudah-mudahan dengan Program Buruan SAE ini memanfaatkan lahan yang ada dengan tanaman apa pun. Tapi diharapkan tanaman pangan agar mengurangi ketergantungan kita, ” bebernya.

“Kalau dari 96,47 persen itu kita bisa turunkan ke 80,75 persen, bertahap dengan gerakan masif warga seperti ini. Karena kalau sudah dirasakan manfaatnya, saya pikir warga juga semangat untuk menanam seperti ini, ” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Prodi Farmasi Unisba, Kiki Mulkiya menerangkan bahwa pihaknya memberikan sosialisasi juga bibit di wilayah tersebut.

“Kita mau mengembangkan kampung jahe memberikan pelatihan jahe bagaimana caranya manfaatkan lebih nyaman,” katanya.

Ia pun menyampaikan bahwa banyak manfaat yang bisa dikonsumsi jahe.

“Sebetulnya jahe ini konsumsi rutin meningkatkan imunitas, kemudian terbukti membantu pemulihan untuk beberapa penyakit tertentu. Ini kan bukan obat kimia, ini relatif aman dikonsumsi untuk usia lanjut,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Camat Astana Anyar, Syukur Sabar menyampaikan bahwa di wilayah Astana Anyar, Jalan Kurdi memiliki kampung Jahe dan Kunyit.

“Jadi kita ingin menjadikan ini sebuah kampung jahe, ada juga Kampung kunyit, jadi ada tematik. Pak Lurah berteman LPM juga PKK karang taruna ingin membuat tematik, ada juga Kampung Strawberry,” ujarnya.

“Namun yang sudah lebih awal Disini yang muncul adalah jahe ini, insyaallah juga tempat ini akan dijadikan Cafe yang menjual hasil-hasil jahe minuman yang menghangatkan,” katanya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMi, MBInews.id – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi Yuda Sukmagara siap melepas jabatan dirinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi. “Saya pribadi mendaftarkan diri menjadi bakal Calon Bupati Sukabumi 2020, selaku kader partai. Jika partai menunjuk saya, maka saya siap mundur dari jabatan ketua DPRD” ujarnya, Rabu (15/01/2020) malam. Yuda mengatakan, dirinya rela memundurkan diri dari […]

  • Demo Massa di Depan Grahadi Surabaya Memanas, Polisi Siaga Penuh Antisipasi Kerusuhan Susulan

    Demo Massa di Depan Grahadi Surabaya Memanas, Polisi Siaga Penuh Antisipasi Kerusuhan Susulan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Surabaya || MBInews.id – Aksi unjuk rasa bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, berakhir ricuh pada Jumat (26/06/2026) petang. Kerusuhan terjadi setelah situasi yang sebelumnya berlangsung tertib berubah memanas menjelang malam, ditandai dengan aksi perusakan fasilitas publik dan pelemparan benda ke arah kompleks Grahadi. Aksi yang mengatasnamakan “Warga Surabaya Turun ke […]

  • AKBP Sumarni Pemuda Harus Jadi Trigger, KNPI Pemuda Bangkit Berkarya

    AKBP Sumarni Pemuda Harus Jadi Trigger, KNPI Pemuda Bangkit Berkarya

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni di momentum Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 tahun 2020 ini mengajak para pemuda agar memberikan contoh dalam menerapkan protokol kesehatan. “Berikan contoh, Minimal pemahaman soal 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau handsanitizer, dan menghindari kerumunan,” ujar Sumarni seusai menghadiri sarasehan DPD KNPI Kota Sukabumi […]

  • Tak Hanya Laik Jalan, Dishub Pastikan Bus Juga Harus Laik Operasi

    Tak Hanya Laik Jalan, Dishub Pastikan Bus Juga Harus Laik Operasi

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung kembali melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) di terminal Cicaheum, Kamis, 14 April 2022. Dari hasil pengecekan, masih ditemukan beberapa bus yang tidak laik jalan maupun laik operasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan, masih banyak bus […]

  • Eks Vokalis ST12, Charly Siap Dampingi Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung

    Eks Vokalis ST12, Charly Siap Dampingi Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pentolan Setia Band, Charly Van Houten menyatakan tertarik untuk mendampingi Bupati  Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung 27 November 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan Charly Van Houten saat dirinya bersilaturahmi dengan Bupati Dadang Supriatna bersama sejumlah Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kompleks Pemkab Bandung, Sabtu (25/5/2024) […]

  • Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KAB.GARUT, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ade Kaca sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Sabtu (15/10/22). Ade Kaca mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus berangkat dari lingkungan terkecil yakni keluarga. […]

expand_less